Tanah Amblas di Rumah Warga Bogor, Keselamatan Penghuni Terancam

Bogor — Sebuah peristiwa tanah amblas menimpa rumah warga di Desa Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat memastika

Jul 08, 2026 - 04:34
0 0
Tanah Amblas di Rumah Warga Bogor, Keselamatan Penghuni Terancam

Bogor — Sebuah peristiwa tanah amblas menimpa rumah warga di Desa Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat memastikan bahwa kondisi ini sangat membahayakan keselamatan para penghuni apabila tidak segera ditangani secara serius.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Apaberita.com, insiden tersebut terjadi pada hari Jumat (3/7/2026). Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menjelaskan bahwa amblasnya permukaan tanah di bagian dalam rumah diduga kuat dipicu oleh rembesan air yang terus-menerus menggerus struktur tanah di bawah bangunan.

“Penurunan tanah atau tanah amblas di dalam rumah warga yang disebabkan oleh rembesan air mengikis tanah di bawah permukaan dan membentuk rongga. Hal ini berpotensi membahayakan penghuni rumah,” ujar Adam kepada Apaberita.com, Sabtu (4/7/2026).

Adam memerinci, air yang meresap ke dalam lapisan tanah secara perlahan menciptakan rongga-rongga tersembunyi. Seiring waktu, rongga tersebut melemahkan daya dukung tanah sehingga tidak sanggup lagi menopang beban bangunan di atasnya. Akibatnya, lantai rumah tiba-tiba turun atau ambles, memunculkan lubang yang cukup dalam.

Petugas BPBD Kabupaten Bogor telah melakukan asesmen awal di lokasi kejadian. Saat ini, area di sekitar rumah yang terdampak telah dipasangi garis pembatas dan rambu peringatan agar warga maupun penghuni tidak mendekat. Koordinasi dengan perangkat desa setempat juga terus dilakukan guna mempersiapkan langkah evakuasi jika sewaktu-waktu kondisi memburuk.

“Kami mengimbau kepada seluruh penghuni untuk sementara tidak menempati rumah tersebut sampai tim teknis menyatakan benar-benar aman. Risiko longsor susulan masih sangat mungkin terjadi, terutama jika masih ada aliran air yang belum dialihkan,” tegas Adam.

Desa Pasir Muncang sendiri dikenal sebagai wilayah dengan kontur tanah berbukit dan rentan terhadap pergerakan tanah, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi. Minimnya sistem drainase yang memadai kerap memperbesar potensi rembesan dan erosi bawah permukaan, sebagaimana yang terjadi pada peristiwa kali ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa atau luka-luka. Meski demikian, BPBD meminta warga di sekitar lokasi untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan retakan, penurunan tanah, atau tanda-tanda pergerakan serupa di hunian mereka. Langkah deteksi dini ini dinilai krusial untuk mencegah musibah yang lebih besar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User