Sep 18, 2026
Hukum

TABANAN — Kecelakaan Maut Motor vs Motor, Seorang Wanita Tewas Terlindas Truk

Jalur utama yang menghubungkan Gilimanuk menuju Denpasar kembali memakan korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas yang tragis. Keheningan jalan r

TABANAN — Kecelakaan Maut Motor vs Motor, Seorang Wanita Tewas Terlindas Truk

Jalur utama yang menghubungkan Gilimanuk menuju Denpasar kembali memakan korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas yang tragis. Keheningan jalan raya berubah seketika menjadi suasana mencekam saat benturan keras melibatkan dua sepeda motor dan sebuah truk. Seorang wanita paruh baya berusia 58 tahun, Sumarwati, menghembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian setelah terjatuh dari sepeda motor dan terlindas truk yang melintas dari arah berlawanan. Kejadian maut ini menambah panjang daftar insiden berdarah di jalur lintas Bali yang kerap dipicu oleh ketidakhati-hatian saat berpindah lajur.

Kronologi Benturan Maut di Jalur Utama

Berdasarkan data resmi dari pihak kepolisian, peristiwa kecelakaan bermula ketika korban Sumarwati yang merupakan warga Banjar Roban, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar, dibonceng oleh Gusti Putu Arka (61). Mereka melaju mengendarai sepeda motor Honda Vario berpelat nomor DK 2657 MM dari arah barat (Gilimanuk) menuju ke timur (Denpasar) dengan mengambil lajur sebelah selatan as jalan.

Namun, situasi berubah dramatis saat Gusti Putu Arka berniat berpindah lintasan menuju lajur sebelah utara as jalan. Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan meluncur sepeda motor Yamaha Jupiter MX berpelat nomor DK 7680 DC yang dikendarai oleh Desir Umbu Radji (41) dengan membonceng Farida Ngongo (32). Karena jarak yang sudah sangat dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan.

"Terjadi tabrakan di badan jalan sebelah selatan as jalan sebelum pengendara Honda Vario sempat memasuki jalur sebelah utara," ungkap Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, saat memberikan keterangan resmi.

Benturan "adu jangkrik" yang amat keras membuat kendaraan goyang dan menghempaskan para penumpangnya. Malang tak dapat ditolak, Sumarwati terlempar ke sebelah utara as jalan. Di saat bersamaan, sebuah truk tengah melintas dan langsung melindas tubuh korban. Nyawa Sumarwati tidak menolong akibat luka parah yang dialaminya, menyisakan duka mendalam dan kepedihan mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Dampak Tabrakan dan Data Korban Luka

Selain menelan satu korban jiwa, kecelakaan lalu lintas ini juga mengakibatkan tiga orang lainnya mengalami luka-luka dan trauma fisik. Tim medis bersama warga setempat bergegas melakukan pertolongan pertama serta mengevakuasi para korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Berikut adalah rincian data korban yang terlibat dalam musibah kecelakaan lalu lintas tersebut:

Nama Korban Usia Status / Kendaraan Kondisi / Luka-Luka Penanganan Medis
Sumarwati 58 Tahun Penumpang Honda Vario Meninggal Dunia (Terlindas Truk) Lokasi Kejadian / RSUD Singasana
Gusti Putu Arka 61 Tahun Pengendara Honda Vario Memar kepala, lecet tangan, lutut, & kaki Puskesmas Mengwi I / RSUD Singasana
Desir Umbu Radji 41 Tahun Pengendara Yamaha Jupiter MX Luka robek pada tangan kanan Puskesmas Mengwi I / RSUD Singasana
Farida Ngongo 32 Tahun Penumpang Yamaha Jupiter MX Lecet kaki kanan, keluhan sakit pinggang Puskesmas Mengwi I / RSUD Singasana

Pengendara Honda Vario, Gusti Putu Arka, mengalami memar di kepala serta luka lecet di beberapa bagian tubuh. Sementara itu, pengendara Yamaha Jupiter MX, Desir Umbu Radji, menderita luka robek di tangan kanan, dan penumpangnya, Farida Ngongo, mengalami luka lecet serta keluhan rasa sakit pada pinggang dan pergelangan kaki. Ketiga korban luka beruntung dalam kondisi sadar dan langsung mendapat perawatan medis intensif di Puskesmas Mengwi I serta RSUD Singasana.

Penyelidikan Polisi dan Imbauan Keselamatan

Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Tabanan bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan barang bukti kendaraan, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi mata di lokasi kejadian. Pihak kepolisian mengingatkan bahwa kecelakaan di jalur jalan nasional sering kali terjadi akibat kelalaian saat beralih lajur tanpa memperhitungkan laju kendaraan dari arah berlawanan.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan manuver mendadak yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain," tegas Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani.

Tragedi ini menjadi pengingat yang sangat berharga bahwa kewaspadaan dan kesadaran dalam berkendara adalah harga mutlak yang tidak bisa ditawar demi keselamatan bersama di jalan raya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User