Oct 08, 2026
Hukum

Sununu Kritik Kebijakan Trump dalam Kampanye New Hampshire

Exeter, New Hampshire — Menjelang pemilihan tengah waktu (midterm) pada November, mantan Senator John Sununu dari Partai Republik tidak segan-segan menunju

Sununu Kritik Kebijakan Trump dalam Kampanye New Hampshire

Exeter, New Hampshire — Menjelang pemilihan tengah waktu (midterm) pada November, mantan Senator John Sununu dari Partai Republik tidak segan-segan menunjukkan jarak politiknya dengan Presiden Donald Trump. Dalam sebuah town hall terbuka di New Hampshire, Sununu melontarkan deretan perbedaan pendapat dengan sang presiden, mulai dari kebijakan perang di Iran hingga konflik dagang dengan Kanada. Penampilannya di hadapan warga tersebut menjadi salah satu momen paling tajam dalam kampanyenya.

Sununu, yang akan bersaing melawan Republik Demokrat Chris Pappas dalam pemilihan umum musim gugur nanti, menolak citra politisi yang selalu sejalan dengan Gedung Putih. Di hadapan para pemilih yang hadir, ia menyebutkan berbagai isu di mana ia berani berbeda pendapat dengan Trump. Sikap ini menempatkannya dalam posisi yang langka di dalam Partai Republik, di mana kesetiaan kepada presiden sering kali diuji.

Dua Isu yang Dipersoalkan Sununu

Dua poin paling mencolok dalam penampilan Sununu adalah kritiknya terhadap keterlibatan militer Amerika Serikat di Iran dan kebijakan tarif yang memicu ketegangan dagang dengan Kanada, tetangga terdekat Amerika Utara. Kedua isu tersebut bersentuhan langsung dengan kepentingan warga New Hampshire, baik dari sisi keamanan nasional maupun ekonomi lokal yang sangat bergantung pada perdagangan lintas batas.

IsuSikap TrumpSikap Sununu
Perang di IranIntervensi militer aktifKritik terhadap eskalasi konflik
Perdagangan dengan KanadaTarif dan ketegangan dagangMenolak kebijakan tarif agresif
Hubungan Partai RepublikTuntutan kesetiaanSikap sebagai penentang internal

Konflik dagang dengan Kanada menjadi isu yang sensitif bagi banyak negara bagian di kawasan New England, yang memiliki hubungan ekonomi panjang dengan provinsi-provinsi di Kanada. Perdagangan lintas batas menyentuh sektor manufaktur, pertanian, hingga pariwisata—sektor-sektor yang menjadi urat nadi perekonomian kawasan tersebut.

Pertanyaan Soal Peran sebagai Penentang

Ketika ditanya oleh seorang warga apakah ia bersedia menjadi salah satu penentang (dissenter) dari dalam Partai Republik, Sununu menjawab dengan nada yang tegas. Ia menegaskan bahwa menjadi bagian dari partai tidak berarti harus menyetujui setiap keputusan presiden. Bagi Sununu, kemandirian politik justru merupakan wujud dari representasi yang jujur terhadap konstituen.

"Saya adalah seorang Republik, tetapi saya juga adalah wakil rakyat New Hampshire. Kalau ada kebijakan yang tidak menguntungkan warga saya, saya akan menyatakannya terbuka," ujar Sununu di hadapan warga yang hadir.

Pernyataan itu mencerminkan strategi kampanye yang berani. Alih-alih mengandalkan dukungan penuh dari basis partisan, Sununu memilih membangun citra sebagai kandidat yang independen dan berani berbeda. Pendekatan ini bisa menjadi pedang bermata dua: ia berpotensi menarik pemilih moderat dan partai ketiga, namun sekaligus berisiko kehilangan dukungan dari simpatisan Trump yang setia.

Pertarungan Menuju Pemilihan Umum

Pertarungan melawan Chris Pappas diprediksi akan berlangsung ketat. Pappas, yang telah lama menjabat sebagai perwakilan rakyat, memiliki basis pendukung yang solid. Namun, kemampuan Sununu menampilkan diri sebagai kandidat Republik yang pragmatis dapat mengubah dinamika persaingan. Midterm November nanti tidak hanya menjadi soal partai, melainkan juga soal kemampuan seorang kandidat meyakinkan pemilih bahwa ia mendengar suara mereka.

Di tengah lanskap politik yang semakin polarisasi, langkah Sununu mengumumkan perbedaan pendapat dengan presidennya sendiri menjadi sorotan nasional. Ia membuktikan bahwa koalisi politik tidak selalu monolitik, dan bahwa suara kritis masih memiliki tempat di dalam tubuh partai besar Amerika Serikat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User