Sudaryono Temui Taj Yasin di Sarang, Buka Peluang Kerja Sama Politik
REMBANG — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono menggelar pertemuan dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023 Taj Yasin Maimoen di Pondok Pesantren Al Anw...
REMBANG — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono menggelar pertemuan dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023 Taj Yasin Maimoen di Pondok Pesantren Al Anwar IV, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diisi perbincangan intensif, termasuk menyinggung peluang kerja sama politik menghadapi Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2024.
Usai pertemuan, Sudaryono menyatakan bahwa Partai Gerindra membuka diri terhadap berbagai kemungkinan membangun kerja sama dengan sejumlah tokoh, termasuk Taj Yasin yang akrab disapa Gus Yasin. Ia menilai putra almarhum KH Maimoen Zubair tersebut merupakan figur yang memiliki pengalaman memimpin Jawa Tengah serta basis dukungan kuat di kalangan warga nahdliyin.
"Kalau ada jalannya, why not? Semua peluang kami bicarakan secara terbuka. Yang penting adalah bagaimana membangun Jawa Tengah ke depan dengan kekuatan yang solid," ujar Sudaryono.
Sudaryono menegaskan, komunikasi politik dengan berbagai pihak akan terus dilakukan dalam rangka menindaklanjuti arahan Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra mengenai persiapan pilkada serentak. Menurutnya, penjajakan dengan tokoh-tokoh Jawa Tengah merupakan bagian dari ikhtiar partai menghimpun kekuatan terbaik.
Silaturahmi di Kediaman Keluarga KH Maimoen Zubair
Pondok Pesantren Al Anwar IV Sarang merupakan bagian dari kompleks pesantren yang diasuh keluarga almarhum KH Maimoen Zubair, ulama kharismatik Nahdlatul Ulama yang wafat pada 2019. Kawasan Sarang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat keilmuan Islam tradisional di pesisir utara Jawa Tengah dan kerap menjadi tujuan silaturahmi para tokoh nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Sudaryono dan Taj Yasin berdiskusi cukup lama membahas berbagai persoalan, mulai dari kondisi sosial kemasyarakatan hingga dinamika politik terkini di Jawa Tengah. Suasana pertemuan disebut berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Gerindra Buka Pintu Kerja Sama Lintas Partai
Sudaryono menyatakan, Partai Gerindra Jawa Tengah tidak membatasi komunikasi hanya dengan partai-partai anggota Koalisi Indonesia Maju. Ia menegaskan bahwa dialog dengan tokoh di luar koalisi pun tetap dimungkinkan sepanjang memiliki kesamaan pandangan mengenai arah pembangunan daerah.
"Kami terus menjalin komunikasi dengan banyak pihak. Dalam politik, silaturahmi adalah modal utama. Keputusan akhir tentu akan ditetapkan melalui mekanisme partai," kata Sudaryono.
Ia menambahkan, setiap hasil penjajakan akan dibawa ke dalam rapat pengurus daerah sebelum disampaikan kepada dewan pimpinan pusat. Berdasarkan mekanisme internal partai, keputusan mengenai calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat dengan mempertimbangkan masukan dari daerah.
Partai Gerindra, lanjutnya, berkomitmen mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan strategis. Ia meminta seluruh kader di Jawa Tengah tetap solid dan fokus bekerja di tengah masyarakat sembari menunggu keputusan resmi dari pimpinan pusat.
Peta Jelang Pilgub Jawa Tengah 2024
Taj Yasin Maimoen merupakan politikus Partai Persatuan Pembangunan yang mendampingi Ganjar Pranowo sebagai wakil gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023. Dengan latar belakang pesantren dan jaringan kuat di kalangan ulama serta santri, sosok Gus Yasin dinilai memiliki daya tarik elektoral, khususnya di kantong-kantong suara nahdliyin.
Sejumlah nama sebelumnya disebut berpotensi maju dalam kontestasi Pilgub Jawa Tengah 2024. Partai Gerindra sendiri tercatat sebagai salah satu kekuatan politik signifikan di provinsi tersebut setelah meraih hasil positif pada Pemilihan Umum 2024, baik pada pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden yang mengusung Prabowo Subianto.
Pengamat politik menilai, pertemuan antara elite Partai Gerindra dan tokoh pesantren seperti Taj Yasin menunjukkan intensitas manuver politik yang meningkat jelang pendaftaran pasangan calon. Komunikasi lintas partai diprediksi akan semakin cair dalam beberapa bulan ke depan.
Sebelumnya, Taj Yasin juga menerima kunjungan sejumlah tokoh politik di kediamannya di Sarang. Bagi kalangan pesantren, kunjungan semacam itu dimaknai sebagai bentuk penghormatan sekaligus penjajakan yang lazim terjadi menjelang pemilihan kepala daerah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keputusan resmi dari Partai Gerindra mengenai pasangan calon yang akan diusung pada Pilgub Jawa Tengah 2024. Sudaryono memastikan seluruh proses penjaringan akan diumumkan kepada publik setelah ditetapkan dalam forum resmi partai.
Comments (0)