Sep 16, 2026
Nasional

Studi LD FEB UI: Mayoritas Peminjam Modal Kredivo Pelaku Usaha Mikro

Lanskap pembiayaan digital di Indonesia terus menunjukkan pergeseran positif, terutama dalam mendukung sektor produktif. Hasil studi terbaru yang dirilis o

Studi LD FEB UI: Mayoritas Peminjam Modal Kredivo Pelaku Usaha Mikro

Lanskap pembiayaan digital di Indonesia terus menunjukkan pergeseran positif, terutama dalam mendukung sektor produktif. Hasil studi terbaru yang dirilis oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) bekerja sama dengan Kredivo Group mengungkapkan bahwa mayoritas pengguna fasilitas pinjaman modal usaha di platform teknologi finansial tersebut didominasi oleh pelaku usaha mikro.

Temuan ini menegaskan bahwa layanan pembiayaan digital, yang awalnya lebih dikenal untuk kebutuhan konsumtif, kini bertransformasi menjadi katalisator penting bagi perputaran modal kerja para pedagang kecil dan wirausahawan pemula di berbagai daerah.

Akses Finansial Cepat bagi Sektor Produktif Mikro

Keterbatasan riwayat kredit formal dan minimnya agunan sering kali menjadi tembok penghalang bagi pelaku usaha mikro untuk mengakses permodalan dari perbankan konvensional. Dalam situasi tersebut, platform fintech lending seperti Kredivo hadir menutup celah inklusi keuangan melalui proses persetujuan yang cepat dan berbasis teknologi.

"Kemudahan akses dan fleksibilitas tenor menjadi pertimbangan utama pelaku usaha mikro memanfaatkan platform digital. Ini bukan lagi sekadar instrumen konsumsi, melainkan penopang likuiditas bisnis harian yang sangat nyata," ungkap perwakilan tim peneliti LD FEB UI.

Berdasarkan laporan riset tersebut, mayoritas responden memanfaatkan pinjaman modal usaha untuk kebutuhan perputaran barang dagangan, pembelian bahan baku secara mendesak, hingga diversifikasi lini produk usaha agar tetap kompetitif di pasar.

Dampak Nyata terhadap Perputaran Bisnis

Pemanfaatan kredit digital terbukti memberikan fleksibilitas operasional yang signifikan bagi pelaku usaha skala mikro. Beberapa temuan kunci dari riset LD FEB UI dan Kredivo Group meliputi:

  • Peningkatan Arus Kas Usaha: Pelaku usaha mikro mampu menjaga stabilitas pasokan stok barang dagangan tanpa terganggu keterlambatan pembayaran dari konsumen.
  • Peluang Ekspansi Skala Kecil: Akses permodalan memungkinkan wirausahawan menambah variasi barang yang dijual guna meningkatkan pendapatan harian.
  • Inklusi Keuangan Berkelanjutan: Penggunaan platform legal yang diawasi OJK membantu pelaku usaha membangun rekam jejak kredit digital pertama mereka secara resmi.

Studi ini juga mencatat bahwa integrasi teknologi skor kredit alternatif (alternative credit scoring) yang diterapkan Kredivo mampu menilai kelayakan debitur secara lebih adil, membuka pintu bagi jutaan masyarakat unbanked dan underbanked untuk naik kelas.

Dorongan Transformasi Persepsi Layanan Paylater

Hasil penelitian ini sekaligus mengikis stigma bahwa layanan paylater dan pinjaman digital semata-mata mendorong pola hidup konsumtif. Sektor mikro yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional terbukti mampu mengoptimalkan instrumen keuangan modern ini sebagai modal kerja strategis.

Ke depan, sinergi antara regulator, pelaku industri teknologi finansial, dan akademisi diharapkan semakin solid demi memperluas literasi keuangan. Dengan pemahaman manajemen risiko yang baik, pembiayaan produktif berbasis teknologi diproyeksikan akan terus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi kerakyatan di tanah air.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User