Sopir Truk Sampah DLH Bogor Ditemukan Meninggal di Kabin
Sopir truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Atim Rastim (73), ditemukan meninggal dunia dalam posisi tertidur di ruang kemudi truk dinasnya, Kamis (20/8/2026). Rekan ke...
Sopir truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Atim Rastim (73), ditemukan meninggal dunia dalam posisi tertidur di ruang kemudi truk dinasnya, Kamis (20/8/2026). Rekan kerja yang hendak memulai ritase pengangkutan sampah menjadi orang pertama yang mengetahui kejadian tersebut. Pihak keluarga menduga korban meninggal dunia karena kondisi sakit dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.
Kronologi Penemuan
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, truk yang dikemudikan Atim terparkir di titik yang biasa menjadi awal perjalanan pengangkutan sampah di wilayah Bogor. Saat ditemukan, korban masih berada di kursi kemudi dengan posisi bersandar, sehingga rekan kerja sempat mengira korban hanya tertidur. Setelah dipanggil berulang kali tanpa respons, rekan kerja segera menghubungi aparat setempat dan warga sekitar untuk meminta pertolongan.
Tim medis yang tiba di lokasi kemudian melakukan pemeriksaan awal dan menyatakan Atim telah meninggal dunia. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga. Peristiwa tersebut sempat menghentikan aktivitas pengangkutan sampah pada armada yang dikemudikan korban, sebelum akhirnya dialihkan kepada petugas lain.
Dugaan Penyebab dan Penolakan Autopsi
Keluarga menyampaikan bahwa Atim mengalami penurunan kondisi kesehatan dalam beberapa waktu terakhir. Usia korban yang telah menginjak 73 tahun turut menjadi pertimbangan keluarga dalam menyikapi kejadian ini. Keluarga menilai korban mengembuskan napas terakhir akibat sakit dan memilih untuk tidak melakukan autopsi.
"Kami sekeluarga ikhlas menerima kepergiannya. Semasa hidup, beliau kerap mengeluhkan kondisi kesehatannya, sehingga kami memutuskan untuk menolak autopsi," ujar perwakilan keluarga kepada petugas di lokasi.
Sikap keluarga tersebut disampaikan saat proses pemeriksaan awal yang dilakukan aparat kepolisian. Dalam pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga peristiwa ini diduga murni berkaitan dengan kondisi kesehatan. Kepolisian setempat membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan penanganan telah dilakukan sesuai prosedur hingga jenazah diserahkan kepada keluarga.
Tanggapan DLH Kota Bogor
Pihak DLH Kota Bogor menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya salah satu awak kendaraan pengangkut sampah di lingkungan kerjanya. Instansi tersebut juga memastikan bahwa pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Kota Bogor tetap berjalan normal dengan penugasan petugas pengganti pada armada yang dikemudikan almarhum.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Atim Rastim. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa," demikian pernyataan resmi DLH Kota Bogor.
Selain menyampaikan rasa duka, DLH Kota Bogor menindaklanjuti proses administratif terkait hak-hak almarhum sebagai awak kendaraan pengangkut sampah. Penyelesaian tersebut dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan instansi, termasuk koordinasi dengan pihak keluarga dalam penanganan jenazah dan proses pemakaman.
Penghormatan Terakhir
Atim Rastim dikenal sebagai sosok yang telah lama mengabdi sebagai sopir truk pengangkut sampah di Kota Bogor. Selama bertahun-tahun, ia menjalankan tugas pengangkutan sampah dari permukiman warga ke tempat pembuangan akhir dengan rutin. Rekan kerja mengenang almarhum sebagai pribadi yang ramah, tekun, dan disiplin dalam menjalankan tugasnya.
Jenazah Atim Rastim dimakamkan di tempat pemakaman umum yang disaksikan keluarga besar, rekan kerja, serta perwakilan instansi terkait. Doa bersama dipanjatkan untuk almarhum sebelum prosesi pemakaman dilakukan. Keluarga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penanganan jenazah sejak ditemukan hingga dimakamkan.
Peristiwa ini sekaligus menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala bagi awak kendaraan pengangkut sampah, khususnya yang berusia lanjut. Diharapkan evaluasi terhadap jadwal pemeriksaan kesehatan awak kendaraan dapat dilakukan sebagai langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Comments (0)