Sido Muncul Salurkan Rp325 Juta untuk Operasi Bibir Sumbing Gratis

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali menegaskan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial perusahaan melalui aksi kemanusiaan di bidang ke

Sido Muncul Salurkan Rp325 Juta untuk Operasi Bibir Sumbing Gratis

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali menegaskan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial perusahaan melalui aksi kemanusiaan di bidang kesehatan. Kali ini, produsen jamu legendaris tersebut menggandeng Smile Train Indonesia untuk menyelenggarakan bakti sosial operasi gratis bibir sumbing dan langit-langit mulut di RS Hermina Galaxy, Kota Bekasi, pada Kamis, 2 Juli 2026. Kegiatan yang didanai sepenuhnya oleh Sido Muncul dengan total bantuan Rp325 juta ini menargetkan puluhan pasien dari keluarga prasejahtera yang selama ini kesulitan mengakses tindakan bedah rekonstruksi.

Di tengah hiruk-pikuk lobi rumah sakit yang pagi itu berubah menjadi ruang pendaftaran darurat, tampak puluhan orang tua membawa anak-anak mereka dengan kondisi bibir dan langit-langit yang tidak sempurna. Sebagian besar berasal dari wilayah Jabodetabek, namun ada pula yang menempuh perjalanan jauh dari Cianjur dan Karawang. Kecemasan dan harapan bercampur menjadi satu di wajah-wajah mereka, menanti giliran untuk diperiksa oleh tim dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan tim medis yang telah dipersiapkan.

Kolaborasi Strategis untuk Dampak Luas

Direktur Utama Sido Muncul, David Hidayat, dalam keterangannya menyatakan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari misi mulut perusahaan untuk mendukung kesehatan masyarakat Indonesia secara holistik.

"Kami percaya bahwa setiap anak berhak tumbuh dengan senyuman yang percaya diri. Bibir sumbing bukan hanya masalah estetika, tetapi juga berdampak pada kemampuan bicara, asupan gizi, dan penerimaan sosial anak. Bantuan ini adalah investasi kemanusiaan jangka panjang,"
ujarnya saat meninjau langsung proses skrining pasien.

Smile Train Indonesia, selaku organisasi global yang berfokus pada perawatan celah bibir dan langit-langit, bertindak sebagai mitra pelaksana yang menghubungkan pasien dengan tenaga medis berkompeten. Country Manager Smile Train Indonesia, dr. Deasy Larasati, menjelaskan bahwa angka kejadian sumbing di Indonesia masih cukup tinggi, diperkirakan 1 dari 500 kelahiran hidup.

"Dengan dukungan dana sebesar ini, kami dapat mengoperasi hingga 50 pasien dalam satu rangkaian bakti sosial, belum termasuk perawatan pascaoperasi seperti terapi wicara dan kontrol rutin,"
terangnya.

Lebih dari Sekadar Operasi

Biaya operasi bibir sumbing yang bisa mencapai Rp7-10 juta per pasien seringkali menjadi tembok besar bagi keluarga berpenghasilan rendah. Program ini mencakup seluruh biaya, mulai dari pemeriksaan awal, tindakan bedah, rawat inap, obat-obatan, hingga kontrol lanjutan. Sido Muncul memastikan bahwa setiap rupiah dari dana Rp325 juta itu terdistribusi secara transparan dan tepat sasaran.

Salah satu orang tua pasien, Rina (35), warga Tambun, tak kuasa menahan air mata saat menceritakan perjuangannya mencari bantuan untuk anak keduanya, Dafa (3 tahun).

"Dafa sering diejek teman sebayanya. Saya sedih karena tidak mampu membiayai operasi yang mahal. Sekarang rasanya seperti mimpi bisa dapat operasi gratis di rumah sakit sebesar ini,"
tuturnya dengan suara bergetar. Tim psikolog anak juga disiagakan untuk memberikan pendampingan emosional bagi pasien dan keluarga sebelum dan setelah tindakan.

RS Hermina Galaxy dipilih karena memiliki fasilitas operasi yang lengkap dengan standar internasional, serta rekam jejak panjang dalam pelayanan bedah rekonstruksi. Direktur RS Hermina Galaxy, dr. Andreas Sihombing, menegaskan bahwa pihaknya menyediakan dua ruang operasi secara simultan agar proses dapat berjalan efisien.

"Kami bangga menjadi bagian dari gerakan ini. Setiap operasi tidak hanya mengubah anatomi wajah, tetapi juga mengubah masa depan seorang anak,"
katanya.

Komitmen Jangka Panjang Sido Muncul

Bantuan ini bukan kali pertama bagi Sido Muncul. Dalam lima tahun terakhir, perusahaan yang terkenal dengan produk Tolak Angin tersebut telah menggelar lebih dari 15 bakti sosial operasi sumbing di berbagai kota, dengan total dana yang disalurkan mencapai miliaran rupiah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pilar CSR perusahaan di bidang kesehatan, yang juga mencakup program pemberian jamu gratis untuk ibu hamil dan balita di posyandu.

Manajemen Sido Muncul berjanji akan terus memperluas jangkauan program hingga ke daerah terpencil di Indonesia bagian timur, di mana akses terhadap bedah rekonstruksi masih sangat minim. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama inilah yang menjadi fondasi bisnis Sido Muncul sejak berdiri tahun 1940.

Dengan berakhirnya rangkaian operasi pada malam hari, setidaknya 48 pasien berhasil menjalani tindakan dengan sukses. Senyum baru kini menghiasi wajah mereka, sebuah anugerah yang tak ternilai dari kolaborasi korporasi dan organisasi kemanusiaan.

[SOCIAL_TWEET]: Sido Muncul salurkan Rp325 juta untuk operasi gratis bibir sumbing di RS Hermina Galaxy. 48 anak dari keluarga prasejahtera kini dapat tersenyum percaya diri. Kolaborasi mulia bersama Smile Train Indonesia! #CSRSidoMuncul #OperasiGratis #SmileTrainIndonesia[SOCIAL_TG]: 🏥 Sido Muncul gelar operasi sumbing gratis di Bekasi, Rp325 juta disalurkan, 48 pasien berhasil dioperasi. Klik selengkapnya!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User