Sep 16, 2026
Hukum

Sespimti Polri Perkuat Edukasi dan Deteksi Karhutla Samboja Barat

SAMBOJA Barat — Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Angkatan 36 mengambil langkah proaktif dalam menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan la

Sespimti Polri Perkuat Edukasi dan Deteksi Karhutla Samboja Barat

SAMBOJA Barat — Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Angkatan 36 mengambil langkah proaktif dalam menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur. Berfokus di Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, kegiatan edukasi dan penguatan deteksi dini ini digencarkan guna meminimalisasi risiko bencana ekologis, khususnya di kawasan yang menjadi penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ketua Senat Peserta Didik (Serdik) Sespimti Polri Angkatan 36, Kombes Dony Alexander, menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak lagi bisa mengandalkan metode reaktif saat api sudah membesar. Pendekatan berbasis cegah dini dan peningkatan kesadaran masyarakat di tingkat akar rumput merupakan kunci utama penanggulangan bencana kebakaran secara berkelanjutan.

"Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Timur masih menjadi tantangan yang sangat serius. Kami hadir di Samboja Barat untuk memastikan bahwa langkah edukasi dan deteksi dini berjalan optimal dari tingkat tapak," ungkap Kombes Dony Alexander.

Dalam pelaksanaannya, tim Serdik Sespimti Polri menyusun rangkaian tahapan mitigasi terstruktur untuk memperkuat kesiapsiagaan wilayah Samboja Barat:

  1. Pemetaan Titik Rawan: Mengidentifikasi zona rawan kebakaran (hotspot) di lahan gambut dan semak belukar yang berdekatan dengan pemukiman serta kawasan vital IKN.
  2. Edukasi Hukum dan Lingkungan: Mengedukasi para petani dan pembuka lahan mengenai bahaya pembakaran liar serta dampak hukumnya sesuai undang-undang keanekaragaman hayati.
  3. Pemberdayaan Masyarakat Peduli Api (MPA): Memperkuat koordinasi dan kapasitas teknis warga lokal dalam merespons munculnya percikan api awal secara cepat.
  4. Pengawasan Terintegrasi: Mengoptimalkan sistem pemantauan berbasis teknologi satelit yang dikombinasikan dengan patroli lapangan berkala lintas instansi.

Analisis Risiko dan Strategi Pencegahan Karhutla di Penyangga IKN

Kawasan Samboja Barat memiliki nilai geostrategis yang sangat tinggi. Selain berada di koridor perlintasan utama, wilayah ini memiliki karakteristik vegetasi yang sangat rentan terbakar pada musim kemarau ekstrem. Kerugian akibat karhutla di daerah ini tidak hanya berdampak pada hilangnya tutupan hutan dan penurunan kualitas udara, melainkan juga berpotensi mengganggu stabilitas pembangunan proyek strategis nasional IKN.

Data historis menunjukkan bahwa koordinasi yang lemah di tingkat tapak kerap menjadi penyebab utama lambatnya penanganan titik api awal. Oleh karena itu, strategi terpadu yang memadukan teknologi deteksi dini dengan peran aktif warga lokal dianggap sebagai formula paling efektif saat ini. "Sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah fondasi paling kokoh dalam menjaga kelestarian lingkungan," tambah Kombes Dony.

Berikut adalah perbandingan pendekatan penanganan karhutla konvensional dengan strategi terpadu yang diusung Sespimti Polri:

Indikator Evaluasi Pendekatan Konvensional Strategi Terpadu Sespimti Polri
Fokus Penanganan Pemadaman api (Reaktif saat terjadi karhutla) Edukasi & Deteksi Dini (Preventif sejak awal)
Peran Masyarakat Pasif / Hanya melapor Aktif melalui Satgas Masyarakat Peduli Api
Sistem Pemantauan Patroli fisik terbatas Integrasi pemetaan satelit & drone patroli
Dampak Lingkungan Kerusakan lahan meluas sebelum padam Penekanan risiko hingga tingkat terkecil

Melalui penguatan deteksi dini dan edukasi masif di Samboja Barat, Sespimti Polri Angkatan 36 mengintegrasikan peran kepolisian tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pendorong keselamatan lingkungan. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem hijau yang aman dan tangguh dari krisis bencana di masa depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User