Sep 16, 2026
Nasional

SULSEL — BPH Migas Jamin Stok BBM Aman Meski Antrean Mengular

MAKASSAR — Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memberikan kepastian hukum dan jaminan bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM), baik jenis be

SULSEL — BPH Migas Jamin Stok BBM Aman Meski Antrean Mengular
Upaya penanganan antrean BBM di Sulsel

MAKASSAR — Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memberikan kepastian hukum dan jaminan bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM), baik jenis bersubsidi maupun nonsubsidi, di wilayah Sulawesi Selatan berada dalam kondisi aman dan terkendali. Pernyataan resmi ini dirilis untuk menenangkan publik di tengah fenomena antrean kendaraan yang mengular panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Makassar, Gowa, Maros, hingga daerah pesisir Sulsel selama beberapa hari terakhir.

Kepastian ketahanan pasokan tersebut diperoleh setelah BPH Migas menggelar koordinasi intensif dan pengawasan lapangan bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Meskipun cadangan energi di Integrated Terminal BBM Makassar dipastikan mencukupi hingga 14 hingga 20 hari ke depan, dinamika distribusi serta lonjakan konsumsi mendadak diidentifikasi sebagai pemicu utama terjadinya antrean armada kendaraan di tingkat pengencer.

Dinamika Pengawasan dan Kronologi Penanganan Antrean

Fenomena antrean BBM di Sulawesi Selatan memerlukan penanganan strategis lintas sektor guna memastikan distribusi energi tetap berkeadilan. Berdasarkan hasil pemantauan tim pengawas BPH Migas, berikut merupakan kronologi langkah dan dinamika penanganan yang dijalankan di lapangan:

  1. Audit Cadangan Terintegrasi: BPH Migas melakukan pemeriksaan berkala pada volume cadangan operasional di depot utama untuk memastikan kuota BBM jenis Pertalite dan Bio Solar dalam batas aman.
  2. Koordinasi Pola Distribusi: Berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga untuk melakukan pemetaan ulang rute dan penambahan ritase pengiriman mobil tangki BBM guna menghindari keterlambatan pasokan di SPBU krusial.
  3. Penerapan Skema Operasional 24 Jam: Menginstruksikan SPBU di jalur perlintasan utama dan titik rawan untuk memperpanjang jam layanan hingga 24 jam penuh guna memecah konsentrasi pengisian kendaraan.
"Stok secara keseluruhan di wilayah Sulawesi Selatan sangat mencukupi dan tidak ada kelangkaan pada pasokan utama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying karena penyaluran ke SPBU terus dilakukan secara konsisten setiap harinya," tegas perwakilan BPH Migas dalam keterangannya.

Analisis Ketersediaan Pasokan dan Ketahanan Cadangan BBM

Guna memberikan gambaran data yang terukur mengenai ketersediaan energi di Sulawesi Selatan, berikut adalah tabel analisis ketahanan cadangan dan status pengawasan penyaluran BBM terkini:

Jenis Bahan Bakar (BBM) Status Ketahanan Cadangan Kondisi Pasokan Depot Status Penyaluran di SPBU
Bio Solar (Subsidi) 12 - 15 Hari Sangat Aman Pengawasan Kuota QR Code
Pertalite (JBKP) 15 - 18 Hari Aman & Terkendali Normalisasi Operasional 24 Jam
Pertamax Series (Nonsubsidi) 20+ Hari Sangat Melimpah Penyaluran Lancar

Berdasarkan analisis tabel di atas, kapasitas cadangan energi berada jauh di atas standar minimum keselamatan nasional. Namun demikian, tingginya mobilitas angkutan logistik industri serta perbedaan harga BBM bersubsidi dengan nonsubsidi memicu peningkatan konsumsi signifikan pada jenis Bio Solar, sehingga beberapa SPBU sempat mengalami kekosongan sementara sebelum armada suplai berikutnya tiba.

Langkah Strategis Penertiban dan Solusi Jangka Panjang

Untuk memulihkan stabilitas layanan di lapangan, BPH Migas bersama Satgas Pertamina dan aparat kepolisian meningkatkan pengawasan terhadap potensi praktik penyelewengan maupun penimbunan BBM oleh oknum tak bertanggung jawab. Sistem digitalisasi transaksi melalui QR Code Subsidi Tepat diperketat agar alokasi Solar subsidi tepat sasaran pada kendaraan angkutan umum, logistik sembako, dan nelayan.

Di samping itu, Pertamina mengoptimalkan suplai malam hari agar tangki pendam SPBU terisi penuh saat memasuki operasional pagi. Dengan pengawasan ketat dan percepatan distribusi ini, otoritas optimis kondisi antrean di seluruh SPBU Sulawesi Selatan akan berangsur normal dalam waktu singkat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User