Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-enang di Bener Meriah Respons Aspirasi Warga

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memutuskan untuk memperkuat struktur Jembatan Enang-enang di Kampung Aru Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Ka

Jul 07, 2026 - 22:50
0 0
Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-enang di Bener Meriah Respons Aspirasi Warga

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memutuskan untuk memperkuat struktur Jembatan Enang-enang di Kampung Aru Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Keputusan ini merupakan respons cepat terhadap aspirasi warga yang sebelumnya bergotong royong memperbaiki jembatan secara swadaya demi mempertahankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas sehari-hari.

Berdasarkan laporan Apaberita.com, warga setempat telah berinisiatif memperbaiki akses jembatan dengan material seadanya setelah bencana banjir bandang merusak infrastruktur tersebut. Meski langkah swadaya itu berhasil menghubungkan kembali kampung-kampung yang terisolasi, kondisi jembatan belum memenuhi standar keamanan sehingga memerlukan intervensi teknis dari pemerintah agar lebih aman dan tahan lama. Warga berharap agar akses vital yang melayani ratusan kepala keluarga ini segera diperkuat secara permanen.

Tiga Langkah Utama Satgas PRR

Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, menyatakan bahwa pemerintah telah menyepakati tiga langkah utama untuk menangani kawasan tersebut. Meskipun rincian teknisnya belum diumumkan secara resmi, langkah-langkah itu diyakini mencakup penguatan struktur jembatan, peningkatan akses penghubung, serta program pemantauan dan pemeliharaan berkala yang melibatkan masyarakat setempat.

“Kami mendengar langsung aspirasi warga dan akan segera bertindak, karena jembatan ini sangat vital bagi kehidupan masyarakat di beberapa desa di Kecamatan Pintu Rime Gayo,” ujar Tito seperti dikutip dari laporan media kami, Apaberita.com. Ia menambahkan, tim teknis Satgas PRR akan segera diturunkan untuk melakukan asesmen dan memulai pekerjaan perbaikan agar mobilitas warga dapat pulih sepenuhnya.

Sebelumnya, Apaberita.com memantau bahwa warga Kampung Aru Cincin dan sekitarnya mengandalkan gotong royong untuk memperbaiki jembatan yang nyaris putus. Mereka khawatir, jika tidak segera ditangani secara profesional, akses utama itu bisa kembali runtuh saat cuaca ekstrem atau bencana susulan terjadi. Kekhawatiran itu pula yang mendorong Satgas PRR untuk memprioritaskan penguatan jembatan tersebut.

Dengan terbitnya keputusan ini, warga menyambut optimistis. Mereka berharap pekerjaan penguatan dapat segera dimulai agar aktivitas perekonomian, pendidikan, dan pelayanan kesehatan kembali normal tanpa hambatan. Satgas PRR juga berencana memberdayakan warga dalam tahap pemeliharaan pascaperbaikan, sehingga ketahanan jembatan dapat terjaga dalam jangka panjang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User