SalamAir Buka Rute Muscat-Medan, Pemerintah Bidik Wisatawan Timur Tengah

DELI SERDANG — Konektivitas udara internasional Indonesia kembali bertambah menyusul tibanya penerbangan perdana maskapai SalamAir dari Muscat, Oman, di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupat...

SalamAir Buka Rute Muscat-Medan, Pemerintah Bidik Wisatawan Timur Tengah

DELI SERDANG — Konektivitas udara internasional Indonesia kembali bertambah menyusul tibanya penerbangan perdana maskapai SalamAir dari Muscat, Oman, di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Pembukaan rute Muscat-Medan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masuk bagi wisatawan mancanegara, khususnya yang berasal dari kawasan Timur Tengah.

Kedatangan armada maskapai penerbangan berbiaya hemat milik Oman itu disambut melalui prosesi penyambutan resmi di area bandara, termasuk pengalungan bunga kepada awak kabin serta penumpang yang turun di Kualanamu. Sejumlah perwakilan instansi pemerintah daerah, pengelola bandara, serta pelaku industri pariwisata turut hadir menyambut pendaratan perdana tersebut.

Konektivitas Baru antara Indonesia dan Oman

SalamAir merupakan maskapai berbiaya hemat yang berkantor pusat di Muscat dan melayani berbagai destinasi di kawasan Timur Tengah, Asia Selatan, serta Asia Tenggara. Dibukanya layanan menuju Medan menjadikan Sumatra Utara sebagai salah satu gerbang udara yang terhubung langsung dengan Oman. Pemerintah menilai kehadiran rute ini mencerminkan kepercayaan industri penerbangan internasional terhadap potensi pasar Indonesia bagian barat.

Berdasarkan jadwal yang dirilis maskapai, layanan Muscat-Medan dioperasikan menggunakan armada Airbus A320neo dengan konfigurasi tempat duduk kelas ekonomi. Penerbangan langsung ini memangkas waktu perjalanan secara signifikan, mengingat sebelumnya penumpang dari Oman harus transit terlebih dahulu di bandara negara ketiga sebelum tiba di Sumatra Utara.

Perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyambut positif pembukaan rute tersebut. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti konektivitas baru ini dengan langkah promosi yang terpadu.

"Kehadiran penerbangan langsung dari Muscat merupakan kabar baik bagi sektor pariwisata nasional. Kami akan menindaklanjuti pembukaan rute ini melalui promosi terpadu agar kunjungan wisatawan dari kawasan Timur Tengah terus meningkat."

Pasar Timur Tengah Dibidik untuk Dongkrak Kunjungan Wisman

Wisatawan asal Timur Tengah selama ini dikenal memiliki karakteristik belanja rata-rata yang tinggi serta masa tinggal lebih panjang dibandingkan pasar wisatawan lainnya. Negara-negara seperti Oman, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar dipandang sebagai pasar potensial bagi destinasi wisata di Indonesia. Dengan adanya akses penerbangan langsung, pemerintah berharap hambatan konektivitas yang selama ini menjadi kendala dapat teratasi, sehingga target kunjungan wisatawan mancanegara nasional dapat tercapai.

Pengelola Bandar Udara Internasional Kualanamu, PT Angkasa Pura II, menyatakan kesiapannya mendukung operasional rute internasional baru tersebut, termasuk penyediaan layanan darat dan fasilitas bandara bagi penumpang maupun awak pesawat.

"Kami menyambut baik kepercayaan SalamAir untuk melayani penerbangan dari Muscat ke Kualanamu. Dukungan penuh diberikan agar layanan ini dapat beroperasi secara berkesinambungan dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh penumpang."

Dampak Ekonomi bagi Sumatra Utara

Pembukaan rute internasional baru diperkirakan memberikan dampak berganda bagi perekonomian Sumatra Utara. Sektor perhotelan, transportasi darat, rumah makan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah di sekitar destinasi wisata unggulan seperti Danau Toba diyakini akan merasakan manfaat langsung. Danau Toba sendiri telah ditetapkan pemerintah sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas, sehingga peningkatan aksesibilitas udara menjadi prasyarat penting dalam mendatangkan lebih banyak wisatawan.

Pemerintah Provinsi Sumatra Utara menyatakan kesiapannya mempromosikan destinasi lokal kepada pasar Timur Tengah. Berbagai paket wisata yang menampilkan keindahan alam, kekayaan budaya, serta layanan wisata ramah muslim disiapkan guna memenuhi preferensi wisatawan dari kawasan tersebut.

Perluasan Rute Internasional Berlanjut

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jaringan penerbangan internasional menuju sejumlah bandara di Indonesia. Kualanamu diproyeksikan berperan lebih besar sebagai simpul penerbangan di wilayah barat Indonesia, sejalan dengan pertumbuhan trafik udara pascapandemi. Koordinasi antara kementerian terkait, operator bandara, dan maskapai asing akan terus diintensifkan agar semakin banyak rute langsung yang menghubungkan Indonesia dengan pasar-pasar wisatawan potensial di dunia.

Dengan beroperasinya rute Muscat-Medan, jumlah koneksi langsung antara Indonesia dan kawasan Timur Tengah bertambah. Pemerintah berharap momentum ini memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pilihan wisatawan internasional sekaligus mempercepat pemulihan sektor pariwisata nasional secara menyeluruh.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User