Oct 11, 2026
Politik

Rutan Sumenep Gelar Edutrip Membatik bagi Murid TK

SUMENEP — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sumenep, Jawa Timur, menyelenggarakan program edukasi wisata (edutrip) membatik bagi puluhan murid Taman Kanak-Kanak Al-Manah Campor Barat, Jumat (10/10/2026...

Rutan Sumenep Gelar Edutrip Membatik bagi Murid TK

SUMENEP — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sumenep, Jawa Timur, menyelenggarakan program edukasi wisata (edutrip) membatik bagi puluhan murid Taman Kanak-Kanak Al-Manah Campor Barat, Jumat (10/10/2026). Kegiatan tersebut ditetapkan sebagai salah satu program unggulan Rutan Sumenep dalam membuka akses layanan kepada publik.

Kepala Rutan Sumenep, Aditya, menegaskan bahwa pemilihan kegiatan membatik sebagai program edutrip dilatarbelakangi pertimbangan bahwa keterampilan tersebut merupakan salah satu keunggulan yang dimiliki institusi yang dipimpinnya. "Membatik kami pilih sebagai program yang bisa ditawarkan kepada publik karena kegiatan ini salah satu unggulan rutan," ujar Aditya dalam keterangan resminya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, program edutrip membatik tersebut diikuti oleh murid-murid TK Al-Manah Campor Barat. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar di lingkungan Rutan Sumenep, mulai dari pengenalan alat dan bahan membatik hingga praktik langsung membubuhkan lilin malam pada media kain.

Membatik sebagai Keterampilan Unggulan Warga Binaan

Kegiatan membatik bukan hal baru bagi Rutan Sumenep. Keterampilan tersebut sebelumnya telah menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan. Melalui pelatihan yang berkelanjutan, para warga binaan dibekali kemampuan membatik yang diharapkan dapat menjadi modal keterampilan setelah menjalani masa pidana.

Aditya menjelaskan bahwa hasil karya membatik warga binaan telah memiliki nilai ekonomis dan sempat dipamerkan dalam berbagai kesempatan. "Kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan di dalam rutan berjalan, dan hasilnya bisa dilihat langsung oleh masyarakat," tuturnya.

Program edutrip ini, lanjut Aditya, merupakan bentuk tindak lanjut dari upaya membuka rutan kepada publik secara lebih terbuka. Selama ini, citra lembaga pemasyarakatan kerap identik dengan kesan tertutup dan menakutkan. Melalui kegiatan edukatif semacam ini, Rutan Sumenep berupaya membangun pemahaman yang lebih utuh di tengah masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

Respons Positif dari Kalangan Pendidik

Pihak TK Al-Manah Campor Barat menyambut baik inisiatif tersebut. Menurut para pendamping, kegiatan edutrip memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak, sekaligus memperkenalkan warisan budaya membatik sejak usia dini.

Kegiatan serupa, kata Aditya, direncanakan akan terus dibuka bagi sekolah-sekolah lain yang berminat. Rutan Sumenep menyatakan kesiapannya menerima kunjungan edukatif dengan mekanisme pengajuan yang berlaku. "Kami terbuka bagi sekolah atau instansi yang ingin belajar membatik di sini," ujarnya menegaskan.

Selain membatik, Rutan Sumenep juga memiliki sejumlah program pembinaan lain yang berorientasi pada kemandirian warga binaan. Program-program tersebut dijalankan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pemasyarakatan yang menempatkan pembinaan sebagai bagian penting dari proses reintegrasi sosial.

Penguatan Fungsi Edukasi dan Reintegrasi

Dalam kerangka kebijakan pemasyarakatan, rutan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penahanan, tetapi juga sebagai lembaga yang menyelenggarakan pembinaan. Keputusan Rutan Sumenep menjadikan membatik sebagai program unggulan sejalan dengan arah tersebut, sekaligus memperkuat peran rutan sebagai pusat pembelajaran keterampilan.

Aditya menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam kegiatan di rutan memiliki nilai strategis. Kehadiran murid TK dalam kegiatan edutrip, misalnya, menjadi sarana pengenalan sejak dini bahwa lembaga pemasyarakatan menjalankan fungsi pembinaan, bukan semata-mata penghukuman.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Sumenep berharap dapat terus menumbuhkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Program edutrip membatik ditetapkan sebagai salah satu agenda rutin yang akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan mutu pelaksanaannya.

Hingga berita ini diturunkan, Rutan Sumenep belum merinci jadwal pelaksanaan edutrip berikutnya. Namun, pihaknya menyatakan bahwa koordinasi dengan sekolah-sekolah yang berminat akan difasilitasi sesuai ketentuan yang berlaku, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User