Real Madrid Tundukkan Benfica 3-1, Melaju ke Babak 16 Besar Liga Champions

Gelora Santiago Bernabeu bergemuruh tepat saat wasit meniup peluit panjang. Real Madrid memastikan langkah ke fase gugur Liga Champions musim ini setelah m

Jul 09, 2026 - 21:24
0 0
Real Madrid Tundukkan Benfica 3-1, Melaju ke Babak 16 Besar Liga Champions

Gelora Santiago Bernabeu bergemuruh tepat saat wasit meniup peluit panjang. Real Madrid memastikan langkah ke fase gugur Liga Champions musim ini setelah menundukkan Benfica dengan skor meyakinkan 3-1 dalam leg kedua play-off, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini melengkapi agregat 5-2, sebuah keunggulan yang tak mungkin terkejar. Malam itu adalah malam pembuktian bagi Los Blancos yang sempat goyah di leg pertama.

Gol Cepat Tchouameni Mengubah Segalanya

Hanya dibutuhkan 12 menit bagi Real Madrid untuk memecah kebuntuan. Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi dengan akurat, bola meluncur ke tiang dekat. Aurelien Tchouameni, yang tak terkawal ketat, melompat lebih tinggi dari bek Benfica dan menyundul bola ke sudut atas gawang yang tak mampu dijangkau kiper. Gol ini adalah gol pembuka sekaligus pemicu semangat tim tuan rumah. Tchouameni, yang lebih dikenal sebagai gelandang bertahan, menunjukkan insting predator di kotak penalti. Rayuan sorak puluhan ribu Madridista seakan menjadi saksi atas kebangkitannya.

Dominasi Tanpa Ampun di Babak Pertama

Unggul satu gol tak membuat Madrid mengendur. Mereka terus menggempur pertahanan Benfica dengan serangan balik cepat dan umpan-umpan silang mematikan. Statistik mencatat penguasaan bola mencapai 62% di babak pertama. Hingga akhirnya, tepat di menit ke-34, Vinicius Junior menggandakan keunggulan. Menerima umpan terobosan dari Jude Bellingham, ia dengan dingin menaklukkan kiper setelah sebelumnya mengecoh bek lawan. Gol ini seperti pisau yang menikam harapan Benfica untuk bangkit.

Benfica mencoba merespons melalui serangkaian serangan sporadis, namun belum mampu menembus kokohnya lini belakang Madrid yang dikawal duet Antonio Rudiger dan David Alaba. Hingga turun minum, skor 2-0 untuk tuan rumah tetap bertahan.

Benfica Mengejutkan, Madrid Menjawab

Memasuki babak kedua, Benfica keluar dengan determinasi berbeda. Pelatih mereka, Roger Schmidt, tampaknya menginstruksikan anak asuhnya untuk menekan lebih tinggi. Hasilnya, di menit ke-57, Benfica berhasil memperkecil ketertinggalan. Sebuah serangan dari sisi kanan diakhiri umpan tarik yang disambar Arthur Cabral menjadi gol. Skor menjadi 2-1, dan sesaat Santiago Bernabeu terdiam cemas.

Namun, Madrid bukan tim yang mudah panik. Pelatih Carlo Ancelotti dengan sigap memasukkan Rodrygo Goes untuk menambah daya dobrak. Keputusan itu terbukti jenius. Di menit ke-74, Rodrygo menerima umpan silang mendatar dari Dani Carvajal dan dengan cekatan melepaskan tembakan first-time yang melesak deras ke gawang. Gol penutup itu memastikan keunggulan 3-1 dan mengunci kemenangan Madrid.

"Kami menunjukkan mentalitas juara malam ini," ujar Ancelotti usai laga. "Tchouameni luar biasa, begitu pula seluruh tim. Kami tahu Benfica bisa menyulitkan, tapi respons kami sangat bagus. Sekarang fokus ke babak 16 besar," tambahnya.

Agregat akhir 5-2 menjadi bukti keperkasaan Real Madrid di dua leg. Bintang muda Jude Bellingham kembali tampil memukau dengan satu assist, sementara Vinicius dan Rodrygo masing-masing mencatatkan nama di papan skor. Di kubu Benfica, kekalahan ini memperpanjang catatan minor mereka di kandang Madrid—belum pernah menang dalam lima lawatan terakhir.

Kini, mata Madrid tertuju pada undian babak 16 besar. Siapa pun lawannya, pesan dari malam ini jelas: Los Blancos masih menjadi momok menakutkan di Eropa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User