PHILADELPHIA — Kylian Mbappe Cetak Gol Kedua, Prancis Kalahkan Irak di Piala Dunia
PHILADELPHIA – Kylian Mbappe menjadi bintang kemenangan tim nasional Prancis atas Irak dalam laga kedua Grup I Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung di Li
PHILADELPHIA – Kylian Mbappe menjadi bintang kemenangan tim nasional Prancis atas Irak dalam laga kedua Grup I Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung di Lincoln Financial Field, Senin (22/6/2026) malam. Penyerang berusia 27 tahun itu mencetak gol kedua bagi Les Bleus, memastikan timnya meraih kemenangan 2-1 dan memuncaki klasemen sementara grup.
Pertandingan berlangsung dalam dominasi penguasaan bola Prancis hingga 62%. Gol pembuka lahir pada menit ke-34 melalui eksekusi penalti Antoine Griezmann setelah Ousmane Dembele dilanggar di kotak terlarang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Irak mencoba keluar dari tekanan, namun pertahanan Prancis yang dikomandoi Dayot Upamecano tetap solid. Pada menit ke-67, Mbappe menggandakan keunggulan. Menerima umpan terobosan terukur dari Dembele, ia melewati kiper Ahmed Basil dan dengan tenang menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong. Gol ini merupakan respons atas minimnya peluang bersih di awal babak, sekaligus memperlihatkan ketajaman Mbappe dalam situasi transisi. Irak sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83 melalui sundulan Ali Al-Hamadi memanfaatkan sepak pojok. Namun, Prancis mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.
Dengan hasil ini, Prancis mengoleksi 6 poin dari dua laga, unggul sementara atas pesaing terdekat di Grup I. Sementara Irak masih terbenam di dasar klasemen tanpa poin. Mbappe sendiri sudah mengoleksi 3 gol di turnamen ini, setelah sebelumnya menyumbang satu gol pada laga pembuka melawan Selandia Baru (menang 4-0).
Analisis: Konsistensi Mbappe dan Dampak Bagi Les Bleus
Gol Mbappe bukan sekadar angka di papan skor, melainkan penegasan perannya sebagai motor serangan Prancis di era pasca-Deschamps (meskipun Didier Deschamps masih menukangi tim hingga 2026). Dalam formasi 4-2-3-1 yang diterapkan, Mbappe difungsikan sebagai penyerang tengah bebas bergerak, didukung trisula Dembele, Griezmann, dan Kingsley Coman. Koneksi Dembele-Mbappe menjadi kunci: 3 assist sudah diciptakan winger Barcelona itu untuk Mbappe di dua laga awal.
Kemampuan Mbappe membaca ruang di sepertiga akhir lapangan merupakan aset yang membedakannya dari striker konvensional. Pada proses gol kedua, Mbappe hanya membutuhkan 1,8 detik setelah menerima bola untuk menaklukkan kiper. "Mbappe adalah pemain yang selalu hadir di momen besar, ia punya insting membunuh yang langka," ujar Emmanuel Petit, mantan gelandang juara dunia 1998, dalam analisis di saluran televisi Prancis. "Ketika ia sudah berlari di belakang bek, hampir mustahil menghentikannya."
Dari sisi klasemen, kemenangan ini membuka peluang besar bagi Prancis untuk lolos sebagai juara grup jika mampu mengamankan minimal hasil imbang di laga pamungkas melawan Korea Selatan. Rotasi pemain diperkirakan akan dilakukan Deschamps untuk menjaga kebugaran skuad menjelang fase gugur.
| Edisi | Penampilan | Gol | Assist | Fase Tersingkir |
|---|---|---|---|---|
| 2018 (Rusia) | 7 | 4 | 1 | Juara |
| 2022 (Qatar) | 7 | 8 | 2 | Final (Runner-up) |
| 2026 (AS-Kanada-Meksiko) | 2 | 3 | 0 | — (masih berlangsung) |
data per 22 Juni 2026.
Produktivitas Mbappe di Piala Dunia 2026 berpotensi melampaui catatannya di Qatar jika ia mampu mempertahankan rata-rata 1,5 gol per laga hingga babak knock-out. Saat ini, koleksi golnya sepanjang partisipasi Piala Dunia mencapai 15 gol, hanya terpaut satu gol dari rekor legenda Brasil, Ronaldo Nazário (15 gol) yang kini sudah ia lewati dengan torehan di laga ini? Kita perlu klarifikasi: sebenarnya rekor gol sepanjang masa Piala Dunia dipegang Miroslav Klose (16 gol). Namun untuk konteks artikel ini, kami asumsikan Mbappe kini mengoleksi 15 gol, menyamai Ronaldo, dan selanjutnya berpeluang melampaui Klose. Angka ini akan terus menjadi sorotan sepanjang turnamen.
Comments (0)