Ratusan Warga Terjangkit ISPA Imbas Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin
Tangerang — Musibah kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten, memasuki hari ketiga dan belum menunjukkan tanda-tanda akan padam. Kepulan asap
Tangerang — Musibah kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten, memasuki hari ketiga dan belum menunjukkan tanda-tanda akan padam. Kepulan asap tebal yang terus membubung dari area pembuangan sampah tersebut menimbulkan dampak serius bagi kesehatan warga di sekitarnya. Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mencatat hingga saat ini sebanyak 154 warga dilaporkan terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan asap kebakaran.
Data tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, saat dikonfirmasi oleh tim media kami pada Kamis (2/7/2026).
"Iya betul. Itu pasien rawat jalan, sudah kembali ke rumah," ujar Hendra Tarmizi.
Pernyataan ini menegaskan bahwa seluruh 154 warga yang terjangkit ISPA masih dalam kategori gejala ringan hingga sedang, sehingga dapat menjalani perawatan secara rawat jalan tanpa perlu dirawat inap di fasilitas kesehatan. Meski demikian, angka ini menjadi peringatan serius tentang bahaya paparan asap kebakaran TPA dalam jangka panjang.
Kebakaran TPA Jatiwaringin sendiri mulai terjadi sejak tiga hari yang lalu dan hingga kini petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan titik api yang belum sepenuhnya padam. Asap hitam pekat dari tumpukan sampah yang terbakar menyebar hingga radius beberapa kilometer, menyelimuti pemukiman warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.
Imbauan Gunakan Masker dan Periksa Kesehatan
Menghadapi kondisi darurat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh warga, terutama mereka yang bermukim di sekitar lokasi kebakaran, untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Langkah ini dinilai krusial untuk meminimalisir masuknya partikel berbahaya ke dalam saluran pernapasan.
Hendra Tarmizi juga mengingatkan warga agar tidak menyepelekan gejala awal gangguan pernapasan. Warga diminta segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat jika mulai merasakan keluhan seperti batuk, sesak napas, atau iritasi tenggorokan. Penanganan dini diharapkan dapat mencegah kondisi yang lebih serius serta mempercepat pemulihan.
Tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bersama puskesmas setempat terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan kesehatan warga terdampak. Posko kesehatan juga telah didirikan di beberapa titik strategis guna memberikan layanan cepat bagi warga yang mengalami keluhan pernapasan akibat asap kebakaran.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa maupun korban luka berat dalam peristiwa kebakaran TPA Jatiwaringin ini. Pihak berwenang masih terus berupaya memadamkan api dan mengendalikan situasi agar tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak lebih besar bagi masyarakat sekitar.
Apaberita.com akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terkini seputar penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin serta dampaknya terhadap kesehatan warga Kabupaten Tangerang.
Comments (0)