Quest Hotel Semarang — Ren & Reina Temani Tamu Nikmati Street Food Tokyo

SEMARANG — Jaringan Archipelago International resmi meluncurkan program 60 Seconds to Tokyo, bagian dari Archipelago Global Flavours Series yang menyajikan

Jul 08, 2026 - 03:28
0 0

SEMARANG — Jaringan Archipelago International resmi meluncurkan program 60 Seconds to Tokyo, bagian dari Archipelago Global Flavours Series yang menyajikan pengalaman kuliner street food Jepang di 138 unit hotelnya di Indonesia. Di Quest Hotel Simpang Lima Semarang, para tamu akan ditemani dua karakter ikonik, Ren dan Reina, selama menjelajahi aneka hidangan otentik Negeri Sakura.

Program ini berlangsung selama enam bulan ke depan, menyusul sukses edisi sebelumnya, 60 Seconds to Seoul, yang menghadirkan cita rasa Korea sepanjang Januari–Juni 2026. Kini giliran Tokyo—destinasi yang tengah menjadi puncak minat wisatawan Indonesia.

Ren & Reina, Wajah Baru Petualangan Kuliner Jepang

Ren, pria berdarah Indonesia-Jepang, dan Reina, perempuan Jepang yang menetap di Indonesia, menjadi ikon program ini. Keduanya merepresentasikan kecintaan pada street food Jepang yang sulit tergantikan. “Reina selalu antusias menemukan kembali rasa yang ia rindukan. Ren memastikan setiap hidangan tetap setia pada cita rasa asli Jepang,” demikian narasi resmi Archipelago International. Kolaborasi karakter ini menjadi pemandu tamu dalam menjelajahi ragam menu khas, tanpa perlu terbang ke Tokyo.

Jepang di Pucuk Minat Wisatawan dan Kuliner Indonesia

Pemilihan Jepang bukan tanpa alasan. Survei SiteMinder Changing Traveller Report 2025 menempatkan Jepang sebagai destinasi luar negeri favorit wisatawan Indonesia dengan perolehan 33 persen suara responden. Data Japan National Tourism Organization (JNTO) juga mencatat lonjakan kunjungan: sepanjang Januari–November 2025, tercatat 558.900 wisatawan Indonesia melancong ke Jepang, naik 26,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Momentum ini memperkuat relevansi Tokyo sebagai destinasi kedua dalam program global Archipelago.

Antusiasme Warga Semarang dan Ajak GM Quest Hotel

Yohanes Argowardono (Donny), General Manager Quest Hotel Simpang Lima Semarang, menyampaikan optimismenya. Dalam pernyataan resmi, ia menekankan bahwa masyarakat Semarang dikenal sangat terbuka terhadap kuliner baru, termasuk hidangan Jepang.

“Melalui 60 Seconds to Tokyo, kami mengajak para tamu dan masyarakat untuk menikmati pengalaman street food Jepang dalam suasana yang nyaman di Quest Hotel Simpang Lima Semarang. Kami berharap program ini menjadi alasan baru untuk berkunjung, berkumpul bersama keluarga maupun sahabat, sekaligus menikmati berbagai menu spesial yang hanya tersedia selama periode promosi berlangsung,”

Ungkapan Donny menegaskan bahwa hotel bintang tiga ini tidak hanya menyasar tamu menginap, tetapi juga masyarakat umum yang ingin bernostalgia dengan rasa ramen, takoyaki, okonomiyaki, dan jajanan khas Tokyo lainnya.

Konsep Berganti Setiap Enam Bulan

Archipelago Global Flavours Series secara berkala menyuguhkan kuliner street food dari negara yang selaras dengan selera lidah Indonesia. Setelah Seoul dan Tokyo, program selanjutnya akan ditentukan berdasarkan tren terkini. Kehadiran karakter tematik seperti Ren dan Reina dirancang untuk menciptakan pengalaman imersif, memperkuat branding hotel dan menjadikan setiap kunjungan sebagai perjalanan singkat ke negeri asal hidangan.

Akses dan Periode Program

138 unit Archipelago Hotels—mulai dari Aston, Huxley, Quest, hingga favehotel—berpartisipasi dalam program ini. Dengan demikian, pengunjung tidak perlu mencari restoran khusus; cukup mampir ke hotel Archipelago terdekat. Di Quest Hotel Simpang Lima Semarang, program ini menjadi opsi baru bagi pebisnis, keluarga, dan anak muda yang kerap mencari tempat kumpul di pusat kota.

  • Periode: Enam bulan, langsung berlaku sejak peluncuran.
  • Cakupan: 138 hotel di seluruh Indonesia.
  • Target: Tamu hotel dan masyarakat umum.

Dengan adanya program ini, Archipelago International tidak hanya memperluas pengalaman menginap, tetapi juga menjadikan hotel sebagai destinasi kuliner yang hidup, sesuai dengan denyut tren wisatawan Indonesia yang semakin mengglobal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User