Proyek Blok Gas Abadi Masela Konstruksi 2027, Mulai Produksi 2029-2030

Apaberita.com, Jakarta - Kepastian proyek gas raksasa Abadi Masela di Kepulauan Maluku akhirnya menemui titik terang. Setelah tertunda selama puluhan tahun, Proyek Strategis Nasional (PSN) ini diko

Jul 08, 2026 - 06:11
0 0
Proyek Blok Gas Abadi Masela Konstruksi 2027, Mulai Produksi 2029-2030

Apaberita.com, Jakarta - Kepastian proyek gas raksasa Abadi Masela di Kepulauan Maluku akhirnya menemui titik terang. Setelah tertunda selama puluhan tahun, Proyek Strategis Nasional (PSN) ini dikonfirmasi akan memasuki tahap konstruksi pada tahun 2027 dengan target produksi komersial yang ambisius.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong percepatan proyek agar berbagai hambatan investasi yang sebelumnya menjadi batu sandungan tidak terulang kembali di masa mendatang. Menurut laporan yang dihimpun Apaberita.com, sejumlah tahapan krusial kini telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama dalam proses rekayasa dan desain front-end atau Front End Engineering and Design (FEED).

"Blok Abadi Masela ini puluhan tahun tertunda, tidak selesai-selesai, nah setelah akhirnya sudah ada keputusan, sudah ada kajian, saya kasih tahu sama Inpex untuk segera jalan. Sekarang alhamdulillah sudah jalan. Tahun 2027 konstruksi," ujar Bahlil Lahadalia saat memberikan sambutan di sebuah forum ekonomi di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Proyek lapangan abadi yang terletak di Laut Arafura ini merupakan salah satu cadangan gas terbesar di Indonesia yang dioperatori oleh Inpex Corporation asal Jepang. Pemerintah berharap dengan dimulainya konstruksi pada 2027, fasilitas produksi dapat mulai mengalirkan gas pada kisaran tahun 2029 hingga 2030. Hal ini dinilai krusial untuk mendukung ketahanan energi nasional serta memenuhi kebutuhan industri domestik yang terus meningkat.

Dengan nilai investasi yang sangat besar, Blok Masela diharapkan tidak hanya menjadi tulang punggung produksi gas nasional, tetapi juga membuka efek berganda bagi perekonomian di wilayah Maluku dan sekitarnya. Selain menciptakan lapangan kerja, proyek ini juga diproyeksikan mendorong pembangunan infrastruktur pendukung di kawasan timur Indonesia.

Kepastian jadwal ini sekaligus menepis kekhawatiran berbagai pihak yang sebelumnya menilai proyek Masela terus berjalan di tempat. Meski demikian, pemerintah mengakui bahwa tantangan teknis dan komersial tetap harus diantisipasi agar target operasional 2029-2030 bisa tercapai sesuai rencana.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User