Pramono Sebut Lonjakan Pengguna Transportasi Umum ke JIS Capai 300 Persen, Bantu Kurangi Kemacetan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan kabar positif terkait dampak integrasi transportasi publik menuju Jakarta International Stadium (JIS). Berdasarkan laporan yang dihimpun Apaberita.com,

Jul 07, 2026 - 22:50
0 0
Pramono Sebut Lonjakan Pengguna Transportasi Umum ke JIS Capai 300 Persen, Bantu Kurangi Kemacetan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan kabar positif terkait dampak integrasi transportasi publik menuju Jakarta International Stadium (JIS). Berdasarkan laporan yang dihimpun Apaberita.com, Pramono menyebutkan bahwa jumlah pengguna transportasi umum yang menuju dan dari JIS mengalami kenaikan signifikan, yaitu lebih dari 300 persen saat terdapat acara besar di stadion kebanggaan warga Jakarta tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Pramono dalam acara Awarding Color of Jakarta yang berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa (7/7/2026). Ia menekankan bahwa data tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan upaya pemerintah provinsi dalam mengatasi masalah kronis kemacetan yang selama ini kerap terjadi di sekitar JIS setiap kali ada pertandingan sepak bola atau konser musik berskala besar.

Transformasi Mobilitas dari Kemacetan Menuju Konektivitas

Pramono membandingkan situasi terkini dengan kondisi beberapa waktu silam. Dahulu, setiap kegiatan di JIS hampir pasti memicu kemacetan parah yang meluas ke kawasan sekitarnya. Kendaraan pribadi memadati setiap sudut jalan, menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengunjung dan warga sekitar. Kini, wajah aksesibilitas menuju stadion berkapasitas puluhan ribu penonton itu telah berubah secara fundamental. Integrasi yang dikerjakan secara masif menghubungkan JIS dengan berbagai moda transportasi.

"JIS yang dulu kalau ada konser, ada sepak bola pasti macetnya ke mana-mana. Sekarang JIS sudah terhubung dengan Ancol, KRL-nya sudah berhenti di bawah JIS," kata Pramono di hadapan para undangan.

Lonjakan lebih dari 300 persen pengguna angkutan umum yang dimaksud Pramono mencerminkan pergeseran perilaku warga. Kemudahan akses Kereta Rel Listrik (KRL) yang stasiunnya kini berada tepat di bawah kompleks stadion, didukung konektivitas dengan kawasan Ancol, menjadi insentif kuat untuk meninggalkan kendaraan pribadi. Kebijakan ini tidak hanya mengurai kemacetan, tetapi juga menekan emisi karbon dan memberikan pengalaman menonton yang lebih nyaman karena penonton tak perlu berjam-jam terjebak di lajur parkir atau antrean kendaraan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menurut laporan Apaberita.com, terus mendorong optimalisasi integrasi ini menjelang berbagai acara internasional yang dijadwalkan berlangsung di JIS pada sisa tahun 2026. Langkah tersebut diharapkan sekaligus menjadi fondasi untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum dalam mobilitas sehari-hari, tidak hanya saat perhelatan besar di stadion.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker. Memverifikasi klaim publik dan informasi viral.

Comments (0)

User