Pramono Anung Perkuat Sinergi TNI-Polri Pascabentrokan di Menteng

Jakarta — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bergerak cepat merespons insiden bentrokan berdarah yang mengguncang kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin malam (21/7/2026). Orang nomor satu di ib...

Pramono Anung Perkuat Sinergi TNI-Polri Pascabentrokan di Menteng

Jakarta — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bergerak cepat merespons insiden bentrokan berdarah yang mengguncang kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin malam (21/7/2026). Orang nomor satu di ibu kota itu menyatakan telah menginstruksikan sinergi penuh antara jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepolisian Daerah Metro Jaya, dan Komando Daerah Militer Jayakarta untuk memulihkan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Langkah ini diambil menyusul peristiwa bentrokan antarwarga yang menewaskan dua orang dan melukai enam lainnya. Insiden yang dipicu sengketa lahan itu memantik kemarahan publik dan mendorong pemerintah provinsi memperketat pengamanan di sejumlah titik rawan.

Rapat Koordinasi Darurat

Pramono Anung menggelar rapat koordinasi darurat di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa pagi (22/7/2026). Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen Pol Giri Prasetyo, serta Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Subiyanto. Rapat berlangsung selama hampir tiga jam.

"Saya telah memerintahkan seluruh jajaran untuk meningkatkan patroli gabungan di Menteng dan sekitarnya. Tidak boleh ada lagi ruang bagi pihak-pihak yang hendak memanfaatkan situasi untuk memprovokasi," ujar Pramono dalam keterangan pers usai rapat.

Gubernur Pramono menegaskan, keterlibatan TNI dan Polri bukan dalam konteks penanganan sipil yang berlebihan, melainkan sebagai bentuk langkah preventif agar dinamika sosial tidak berkembang menjadi konflik horizontal yang lebih luas. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga menerjunkan tim psikososial untuk mendampingi keluarga korban.

Patroli Gabungan dan Rekayasa Lalu Lintas

Berdasarkan hasil rapat koordinasi, disepakati bahwa patroli gabungan akan digelar selama 1x24 jam di RW 08 Kelurahan Menteng, yang menjadi pusat bentrokan. Sebanyak 150 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari 80 anggota Polri, 40 personel TNI, dan 30 anggota Satpol PP.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Budi Hartono, menyatakan bahwa pihaknya akan memberlakukan pembatasan aktivitas warga pada malam hari hingga situasi dinyatakan sepenuhnya kondusif. "Kami meminta masyarakat mematuhi imbauan petugas. Mulai pukul 22.00 WIB, seluruh kegiatan di area tersebut dibatasi," ujarnya.

Sementara itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta turut melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Cikini Raya dan Jalan Menteng Raya. Arus lalu lintas dialihkan untuk menghindari potensi konsentrasi massa.

Komitmen Jangka Panjang

Pramono Anung menyampaikan bahwa ini bukan sekadar respons insidental. Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menggelar program mediasi konflik di kawasan perkotaan yang memiliki potensi gesekan horizontal serupa. Program ini akan melibatkan tokoh masyarakat, akademisi, serta perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

"Kami ingin Jakarta tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga memiliki ketahanan sosial yang kokoh. Setiap potensi konflik akan kami petakan lebih awal," tegas Pramono.

Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen Pol Giri Prasetyo membenarkan bahwa pihaknya tengah mendalami motif dan aktor di balik bentrokan di Menteng. Penyidik telah memeriksa 12 saksi dan menyita sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam dan rekaman kamera pengawas. "Kami akan tindak tegas siapa pun yang terbukti menjadi provokator," katanya.

Sejumlah pengamat keamanan menilai langkah Pemprov DKI cukup progresif, meskipun mengingatkan agar pelibatan TNI harus tetap berada pada jalur yang proporsional. Mereka mendorong agar penegakan hukum berjalan transparan demi menjaga kepercayaan publik.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Menteng dilaporkan mulai terkendali. Aktivitas ekonomi di Pasar Cikini, yang sempat lumpuh pascabentrokan, mulai berangsur pulih meski pengunjung masih terpantau sepi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User