Prabowo Siapkan Rp 220 Miliar untuk Rekonstruksi Batu Busuk Pascabencana

JAKARTA — Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran sebesar Rp 220 miliar untuk pemulihan Sumatera Barat pascabencana galodo, dengan pembangunan kembali ka...

Prabowo Siapkan Rp 220 Miliar untuk Rekonstruksi Batu Busuk Pascabencana

JAKARTA — Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran sebesar Rp 220 miliar untuk pemulihan Sumatera Barat pascabencana galodo, dengan pembangunan kembali kawasan Batu Busuk di Kota Padang Panjang ditetapkan sebagai prioritas utama. Rencana penanganan permanen itu disampaikan Anggota DPR RI Andrea Rosiade dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Andrea Rosiade menegaskan bahwa pemerintah tidak lagi menempuh skema perbaikan darurat yang bersifat sementara. Berdasarkan hasil kajian yang melibatkan pemerintah daerah dan instansi teknis terkait, pembangunan ulang Batu Busuk akan dilakukan dengan standar konstruksi yang lebih kuat serta desain yang mempertimbangkan karakteristik wilayah rawan bencana. Keputusan ini diambil dalam rapat koordinasi yang membahas peta kebutuhan pemulihan pascabencana.

"Pembangunan fisik kawasan Batu Busuk akan dimulai pada November 2026 dengan skema penanganan permanen. Pemerintah berkomitmen penuh untuk memulihkan Sumatera Barat, khususnya wilayah yang mengalami kerusakan parah akibat galodo," ujar Andrea Rosiade.

Pembangunan Permanen Dimulai November 2026

Jadwal pengerjaan ditetapkan mulai November 2026 setelah seluruh tahap perencanaan dan penyiapan lahan rampung. Andrea Rosiade menyatakan bahwa pemilihan skema permanen bertujuan memastikan hasil pembangunan dapat bertahan lama dan memberikan kepastian bagi warga serta pelaku usaha di sekitar kawasan terdampak. Ia juga meminta seluruh pemangku kepentingan menjaga ketepatan waktu pelaksanaan sesuai jadwal yang telah disepakati.

Penanganan permanen dinilai penting karena bencana galodo yang melanda Sumatera Barat telah menimbulkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur vital, termasuk ruas jalan yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Dengan dibangunnya kembali secara permanen, fungsi kawasan tersebut diharapkan dapat pulih sepenuhnya tanpa harus berulang kali menjalani perbaikan darurat.

Kawasan Wisata dan Jalur Transportasi Menjadi Fokus

Batu Busuk dikenal sebagai kawasan wisata yang berada di jalur penghubung antara Padang Panjang dan Bukittinggi, kawasan yang ramai dilintasi warga maupun wisatawan. Kerusakan akibat galodo tidak hanya mengganggu arus transportasi, tetapi juga memukul sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat sekitar yang bergantung pada aktivitas kunjungan. Alokasi anggaran sebesar Rp 220 miliar tersebut, menurut Andrea Rosiade, ditujukan untuk pembangunan kembali infrastruktur utama sekaligus fasilitas penunjang kawasan.

Pemerintah menilai pemulihan sektor wisata merupakan bagian penting dari pemulihan ekonomi daerah. Dengan pulihnya akses jalan dan sarana pendukung, kunjungan wisatawan diharapkan kembali meningkat, sehingga roda ekonomi masyarakat yang sempat terhenti dapat berputar kembali. Selain itu, perbaikan dilakukan dengan memperhatikan aspek mitigasi agar kawasan lebih siap menghadapi potensi bencana di masa depan.

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Proses pemulihan Sumatera Barat dilakukan melalui sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi yang digelar untuk membahas penanganan pascabencana, pemerintah pusat menempatkan pemulihan Sumatera Barat sebagai salah satu prioritas nasional. Andrea Rosiade menambahkan bahwa pihaknya akan mengawal realisasi anggaran tersebut agar tepat sasaran dan sesuai dengan peruntukannya.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, DPR RI akan memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, mulai dari proses lelang, pelaksanaan konstruksi, hingga serah terima hasil pekerjaan. Komitmen pemerintah, kata Andrea Rosiade, sejalan dengan upaya mempercepat pemulihan daerah-daerah yang terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia.

Harapan Warga dan Target Penyelesaian

Warga dan pelaku usaha di sekitar kawasan Batu Busuk menyambut baik rencana pembangunan permanen tersebut. Mereka berharap pengerjaan dapat dimulai tepat waktu dan rampung sesuai target, sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat dapat segera pulih. Andrea Rosiade menyatakan bahwa dengan dimulainya pembangunan pada November 2026, pemerintah menargetkan pemulihan menyeluruh kawasan terdampak dapat dirasakan masyarakat dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Rencana ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam menindaklanjuti pemulihan pascabencana secara menyeluruh. Dengan alokasi anggaran yang jelas, jadwal yang ditetapkan, serta pengawasan dari legislatif, pembangunan kembali kawasan Batu Busuk diharapkan menjadi langkah nyata pemulihan Sumatera Barat pascabencana galodo.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User