Pengelola Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK) menjamin seluruh arena Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) berada dalam kondisi steril dan bebas dari sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menjelang perhelatan turnamen sepak bola FIFA ASEAN Cup 2026. Langkah sterilisasi ini diprioritaskan demi menjaga kenyamanan serta keselamatan para atlet dan penonton selama kejuaraan berlangsung.
Direktur Utama PPK GBK Rakhmadi Afif Kusumo menjelaskan bahwa proses pembersihan menyeluruh terus berjalan secara intensif. Pemantauan terhadap fasilitas stadion dilakukan berlapis untuk mengantisipasi potensi residu debu vulkanik yang menempel di area rumput maupun fasilitas tribun penonton.
“Tentu dampak abu vulkanik kami bersihkan semua. Tadi sudah kami cek, sejauh ini masih baik dan tetap akan dibersihkan kembali,” ujar Rakhmadi Afif Kusumo dalam keterangan resminya di Jakarta.
Inspeksi Menyeluruh dan Kesiapan Fasilitas Venue
Hingga awal September, tingkat kesiapan operasional SUGBK dilaporkan telah menyentuh angka 86 persen. Pihak pengelola memastikan seluruh tahapan pemeliharaan tuntas sebelum kedatangan delegasi tim peserta. Proses pengecekan kelayakan venue mencakup sejumlah fasilitas penting:
- Stadion Utama GBK: Pengujian kualitas dan pembersihan rumput lapangan utama, sistem drainase, serta sterilisasi tribun penonton dari debu.
- Stadion Madya dan Lapangan ABC: Optimalisasi area latihan resmi tim, termasuk kelayakan rumput dan penerangan lampu stadion.
- Stadion PTIK: Pemeriksaan fasilitas ruang ganti, area transit pemain, dan standar kebersihan toilet pendukung.
Dukungan PSSI dan Target Juara Skuad Garuda
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir turut hadir secara langsung dalam rangkaian inspeksi fasilitas tersebut. Erick menegaskan bahwa seluruh kebutuhan teknis dan fasilitas atlet harus terpenuhi secara optimal demi mendukung target juara tim nasional Indonesia di kandang sendiri.
“Saya akan ke sini lagi nanti, untuk membakar semangat para pemain,” tegas Erick Thohir saat meninjau kesiapan arena pertandingan.
Jadwal dan Format Ketat FIFA ASEAN Cup 2026
Turnamen akbar FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 25 September hingga 5 Oktober di dua stadion utama, yakni SUGBK Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Timnas Indonesia bertindak sebagai tuan rumah Grup A, bersaing menghadapi Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.
Sementara itu, Grup B yang dihuni oleh Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan akan melangsungkan seluruh pertandingan penyisihan di Stadion Si Jalak Harupat. Turnamen edisi tahun ini menerapkan pemisahan dua kategori:
- Premier Division: Diselenggarakan di Indonesia, mempertemukan tim-tim papan atas Asia Tenggara beserta tim undangan.
- Challenge Division: Berlangsung di Hong Kong, diikuti oleh Hong Kong, Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.
Sistem kompetisi tahun ini menuntut performa tanpa cela sejak pertandingan perdana. Berbeda dari edisi terdahulu, turnamen tidak menggelar babak semifinal. Hanya tim yang finis sebagai juara grup yang berhak melangkah langsung ke partai final, sehingga kesalahan kecil dapat langsung mengubur ambisi perebutan gelar juara.
Comments (0)