Sep 16, 2026
Hukum

POSCO International Himpun Dana Rp6,7 Triliun untuk Gas Serpih AS

SEOUL — Raksasa perdagangan dan pengembangan energi asal Korea Selatan, POSCO International Co., resmi mengumumkan rencana penghimpunan dana segar sebesar

POSCO International Himpun Dana Rp6,7 Triliun untuk Gas Serpih AS

SEOUL — Raksasa perdagangan dan pengembangan energi asal Korea Selatan, POSCO International Co., resmi mengumumkan rencana penghimpunan dana segar sebesar 532,9 miliar won (sekitar 450 juta dolar AS atau setara Rp6,7 triliun). Langkah korporasi berskala besar ini ditujukan untuk mengakuisisi serta mengembangkan aset gas serpih (shale gas) di Amerika Serikat guna memperkuat rantai pasok energi global perusahaan.

Aksi pendanaan ini dieksekusi melalui anak usaha perseroan yang berbasis di Amerika Serikat. Keputusan tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang POSCO Group dalam mengamankan portofolio hulu energi yang stabil di tengah dinamika pasar migas internasional.

Langkah Strategis Memperkuat Aset Hulu Energi di Amerika Serikat

Kebutuhan likuiditas yang dihimpun anak usaha di AS ini difokuskan pada optimalisasi sumur-sumur produksi aktif dan perluasan hak partisipasi blok gas alam nonkonvensional di kawasan Amerika Utara. Kawasan tersebut dinilai memiliki prospek ekonomis tinggi dengan infrastruktur distribusi gas alam cair (LNG) yang matang.

"Langkah penghimpunan dana ini merupakan wujud nyata komitmen POSCO International dalam mengukuhkan daya saing rantai nilai energi terintegrasi, mulai dari eksplorasi hulu hingga perdagangan LNG global," demikian pernyataan resmi manajemen perseroan.

Melalui investasi masif ini, POSCO International berupaya memanfaatkan stabilitas pasokan energi dari Amerika Utara untuk memenuhi permintaan domestik Korea Selatan serta memperluas penetrasi pasar ekspor di kawasan Asia Timur.

Kronologi Rencana Aksi Korporasi POSCO International

Penetapan langkah ekspansi energi nonkonvensional ini melalui tahapan terstruktur sebagai berikut:

  1. Persetujuan Dewan Direksi: Pengesahan skema pendanaan melalui penerbitan saham baru atau instrumen pembiayaan utang pada unit bisnis AS senilai 532,9 miliar won.
  2. Alokasi Modal Kerja Hulu: Penyaluran dana langsung ke entitas operasional di AS guna membiayai akuisisi konsesi blok shale gas potensial.
  3. Integrasi Pasokan LNG: Penyelarasan volume gas hasil produksi sumur AS dengan jaringan terminal regasifikasi dan kontrak suplai gas jangka panjang milik grup POSCO.

Diversifikasi Portofolio Energi Menuju Penguatan Rantai Pasok LNG

POSCO International telah bertransformasi dari sekadar perusahaan perdagangan umum menjadi konglomerasi energi hulu-ke-hilir. Sektor gas alam memegang peranan krusial sebagai bahan bakar transisi rendah emisi sebelum tercapainya target dekarbonisasi global.

Fokus perusahaan mencakup beberapa pilar utama dalam portofolio energi:

  • Penguatan cadangan terbukti melalui kepemilikan aset gas nonkonvensional yang efisien di Amerika Serikat.
  • Peningkatan volume pasokan untuk mendukung operasional fasilitas pabrik baja ramah lingkungan berbasis hidrogen dan gas di bawah naungan POSCO Group.
  • Mitigasi risiko fluktuasi harga energi global melalui kepemilikan aset hulu secara langsung.

Dengan terealisasinya pendanaan senilai 532,9 miliar won ini, POSCO International diproyeksikan mencatat peningkatan kapasitas produksi hidrokarbon sekaligus memperkokoh posisinya sebagai pemain utama energi di kawasan Asia-Pasifik.

Anak usaha POSCO International di AS menghimpun dana 532,9 miliar won guna memperluas kepemilikan konsesi gas serpih serta mengamankan pasokan LNG global. Langkah ini memperkuat posisi perseroan dalam rantai nilai transisi energi internasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User