PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi sejumlah nasabah Program Mekaar yang berdomisili di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, yang terdampak kebakaran beberapa waktu lalu. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pokok, peralatan rumah tangga, serta dana pemulihan usaha bagi para korban yang mayoritas merupakan pelaku usaha mikro perempuan.
Kebakaran Ludeskan Puluhan Rumah
Kebakaran yang terjadi di kawasan Desa Adat Sade melahap puluhan rumah penduduk dan menyebabkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal serta sumber mata pencaharian. Peristiwa ini terjadi pada akhir Agustus 2026 dan menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan terhadap permukiman warga di kawasan adat tersebut. Banyak keluarga yang kehilangan hampir seluruh aset mereka dalam kejadian naas itu.
Sejumlah warga yang menjadi nasabah PNM melalui Program Mekaar turut merasakan dampak langsung dari bencana tersebut. Mereka kehilangan modal usaha yang telah dikumpulkan selama berbulan-bulan, sehingga aktivitas ekonomi keluarga mereka terhenti secara mendadak. Kondisi ini mendorong PNM untuk segera merespons melalui pemberian bantuan pemulihan.
Bantuan PNM Sasar Pemulihan Ekonomi Warga
Kepala Divisi Kesejahteraan Sosial PNM menegaskan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap para nasabahnya yang tengah menghadapi masa sulit. Ia menyatakan bahwa PNM tidak dapat membiarkan nasabahnya berjuang sendiri tanpa pendampingan, terlebih mereka yang selama ini telah menjadi bagian dari ekosistem Program Mekaar.
"Kami hadir bukan hanya sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kesejahteraan nasabahnya. Ketika bencana menimpa, kami wajib hadir memberikan dukungan nyata," tegas pejabat tersebut.
Bantuan yang disalurkan meliputi paket kebutuhan sehari-hari, perlengkapan memasak, hingga dana bergulir yang dapat digunakan para korban untuk memulai kembali usaha mikro mereka. PNM juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat guna memastikan pendataan korban dan pendistribusian bantuan berjalan secara tepat sasaran dan transparan.
Program Mekaar Jadi Tulang Punggung Pemberdayaan Perempuan
Program Mekaar merupakan layanan pembiayaan mikro berbasis kelompok yang diselenggarakan oleh PNM dan telah menjangkau jutaan perempuan pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia. Melalui program ini, para peserta tidak hanya memperoleh akses permodalan, tetapi juga pendampingan usaha dan pelatihan keterampilan manajemen keuangan.
Regional Head PNM Wilayah NTB menyampaikan bahwa sebagian besar nasabah Mekaar di Desa Sade merupakan perempuan kepala rumah tangga yang mengandalkan usaha kecil-kecilan seperti kerajinan tangan, perdagangan hasil bumi, dan kuliner untuk menopang ekonomi keluarga. Kebakaran yang melanda permukiman mereka turut mengancam keberlangsungan usaha-usaha tersebut.
"Para perempuan ini telah menunjukkan semangat luar biasa dalam membangun usaha dari nol. Kami ingin memastikan bahwa semangat itu tidak padam hanya karena satu bencana," jelas Regional Head tersebut.
PNM berkomitmen untuk terus memonitor perkembangan para korban kebakaran dan memberikan pendampingan lanjutan dalam proses pemulihan ekonomi mereka. Perusahaan juga membuka jalur komunikasi bagi seluruh nasabah yang terdampak untuk dapat mengakses program restrukturisasi pembiayaan apabila diperlukan.
Selain itu, PNM berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan dan perangkat desa, guna memastikan proses rekonstruksi permukiman warga dapat berjalan segera setelah kondisi memungkinkan. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pemulihan yang holistik, bukan sekadar memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan juga membangun kembali ketahanan ekonomi para korban dalam jangka panjang.
Comments (0)