PLN Manfaatkan Lahan Tol 802 Km untuk Pembangunan PLTS
PT PLN (Persero) mengumumkan rencana ambisius untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sepanjang ruas jalan tol milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Proyek ini akan memanfaatkan lahan
PT PLN (Persero) mengumumkan rencana ambisius untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sepanjang ruas jalan tol milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Proyek ini akan memanfaatkan lahan kosong di sisi kiri dan kanan jalan tol dengan total panjang mencapai 802 kilometer.
Rencana strategis ini merupakan bagian dari pengembangan Super Technology Green Corridor yang bertujuan mempercepat transisi energi bersih di Indonesia sekaligus memperkuat sistem kelistrikan nasional. Laporan media kami mengungkapkan bahwa proyek ini akan menjadi salah satu terobosan terbesar dalam pemanfaatan infrastruktur eksisting untuk mendukung energi terbarukan.
"Sebagai contoh juga kami membangun super teknologi green corridor bahwa ada lahan di pinggir kiri kanan jalan tol. Nah untuk itu ini sebagai contoh jalan tol milik Jasa Marga dengan panjang 802 km apabila di kedua sisi lebarnya sekitar 3-5 meter, maka ada sekitar 400-500 hektare," ujar Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam rapat dengan Komisi XII DPR, Kamis (2/7/2026).
Dari perhitungan tersebut, lahan potensial yang dapat dimanfaatkan mencapai 400 hingga 500 hektare. Angka ini diperoleh dari asumsi lebar lahan di kedua sisi tol yang berkisar antara 3 hingga 5 meter. Pemanfaatan lahan di sepanjang koridor tol ini dinilai sangat efisien karena tidak memerlukan pembebasan lahan baru dan dapat langsung diintegrasikan dengan infrastruktur yang sudah ada.
Dukungan Transisi Energi Nasional
Inisiatif ini sejalan dengan target pemerintah dalam meningkatkan bauran energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbasis fosil. Pengembangan PLTS di lahan tol juga diharapkan dapat menciptakan koridor hijau yang menjadi showcase komitmen Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim.
Pihak PLN dan Jasa Marga akan berkolaborasi secara intensif untuk merealisasikan proyek ini, mulai dari studi kelayakan, desain teknis, hingga tahap konstruksi. Rincian spesifik mengenai lokasi-lokasi pembangunan PLTS di sepanjang 802 km ruas tol tersebut masih dalam tahap finalisasi dan akan diumumkan dalam waktu dekat.
Pengamat energi menilai langkah ini sebagai terobosan cerdas dalam memaksimalkan aset negara yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal. Dengan potensi energi surya yang melimpah di Indonesia, PLTS di jalur tol dapat menyumbang kapasitas listrik yang signifikan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan industri.
Proyek ambisius ini menegaskan kembali komitmen BUMN kelistrikan untuk terus berinovasi dalam menyediakan energi bersih yang terjangkau dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Comments (0)