PKS Tetapkan Siti Muntamah Calon Wali Kota Bandung 2024

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bandung secara resmi menetapkan Siti Muntamah, yang akrab disapa Ummi Oded, sebagai bakal calon Wali Kota Bandung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 202...

PKS Tetapkan Siti Muntamah Calon Wali Kota Bandung 2024

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bandung secara resmi menetapkan Siti Muntamah, yang akrab disapa Ummi Oded, sebagai bakal calon Wali Kota Bandung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Koordinasi Pleno Fraksi PKS Kota Bandung sebagai bagian dari proses penjaringan kandidat untuk memimpin Kota Bandung pada periode mendatang. Ummi Oded merupakan istri dari almarhum Oded M Danial, mantan Wali Kota Bandung yang menjalankan tugas hingga wafat pada 10 Desember 2021.

Keputusan Rapat Pleno PKS

Dalam rapat pleno yang digelar di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKS Kota Bandung, para pengurus fraksi menyatakan kesepakatan untuk mengusung Ummi Oded dalam kontestasi Pilkada Bandung 2024. Ketua DPC PKS Kota Bandung menegaskan bahwa penetapan tersebut didasarkan pada pertimbangan elektabilitas, rekam jejak keluarga, dan kesesuaian visi misi dengan agenda perubahan yang diusung partai. "Hasil Rapat Koordinasi Pleno Fraksi telah disahkan secara aklamasi untuk menetapkan Ibu Siti Muntamah sebagai calon Wali Kota Bandung yang akan diusung PKS," ujar Ketua DPC PKS Kota Bandung dalam keterangan resmi seusai rapat.

Keputusan itu ditetapkan setelah partai melakukan serangkaian konsultasi internal dan penilaian terhadap berbagai nama yang masuk dalam bursa calon. PKS menilai bahwa kehadiran Ummi Oded dapat menarik simpati elemen masyarakat Kota Bandung, terutama kelompok pemilih yang mengapresiasi kinerja almarhum Oded M Danial selama memimpin kota tersebut. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, partai politik atau gabungan partai politik memiliki hak untuk mengusulkan pasangan calon kepala daerah yang memenuhi ambang batas perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Estafet Kepemimpinan dan Respons Ummi Oded

Ummi Oded menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi demokratis tersebut sebagai bentuk menindaklanjuti aspirasi warga dan meneruskan program-program yang sempat digagas sang suami. "Saya siap mengemban amanah ini dengan segala tanggung jawab. Keputusan maju bukanlah pilihan pribadi semata, melainkan bagian dari upaya mewujudkan harapan masyarakat Kota Bandung yang telah dibangun bersama almarhum," tegas Ummi Oded dalam pernyataannya di kediaman keluarga di Kota Bandung.

Ia menambahkan bahwa pengalaman mendampingi almarhum Oded M Danial selama menjalankan roda pemerintahan memberikan bekal pemahaman mendalam terkait persoalan struktural di Kota Bandung. Mulai dari tata kelola perkotaan, penanganan banjir, hingga pemberdayaan ekonomi lokal menjadi fokus perhatian yang ingin ia lanjutkan. Meski mengaku menyadari tantangan politik yang dihadapi, Ummi Oded menegaskan akan mengikuti seluruh tahapan regulasi yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung.

Dinamika Politik dan Peta Koalisi

Penetapan Ummi Oded oleh PKS menambah daftar bakal calon yang bakal bersaing dalam Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung. Sejumlah partai politik lainnya masih dalam proses pembahasan internal untuk menentukan figur yang akan diusung atau koalisi yang akan dibangun guna memenuhi ambang batas pencalonan. Dalam sistem Pilkada, pasangan calon wajib didukung oleh partai politik atau gabungan partai politik yang memiliki minimal 20 persen kursi di DPRD Kota Bandung.

Pengamat politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia menilai bahwa dukungan PKS terhadap Ummi Oded merupakan langkah strategis untuk mengonsolidasikan basis massa di kota tersebut. "Keputusan PKS menunjukkan bahwa partai tersebut mengandalkan faktor elektabilitas dan citra positif keluarga almarhum Oded M Danial untuk meraih simpati pemilih," ujar pengamat tersebut. Namun, ia juga menyatakan bahwa dinamika politik di tingkat koalisi masih dapat berubah seiring berjalannya waktu jelang pendaftaran pasangan calon di KPU.

Hingga saat ini, PKS belum mengumumkan sosok bakal calon Wakil Wali Kota yang akan mendampingi Ummi Oded. Proses koordinasi dengan partai-partai lain masih terus dilakukan untuk memastikan ketersediaan kursi yang memenuhi ambang batas perolehan suara. Kota Bandung sendiri merupakan salah satu daerah dengan tingkat partisipasi politik tinggi, sehingga persaingan antarkandidat diprediksi berlangsung ketat menjelang pemungutan suara yang akan datang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User