Sep 16, 2026
Sulawesi Selatan

Pertamina dan Pemprov Sulsel Berhasil Redakan Antrean BBM di Makassar

Kondisi antrean kendaraan bermotor di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dilaporkan berangsur n

Pertamina dan Pemprov Sulsel Berhasil Redakan Antrean BBM di Makassar

Kondisi antrean kendaraan bermotor di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dilaporkan berangsur normal dan mulai melandai. Penurunan kepadatan ini merupakan hasil dari langkah cepat koordinasi dan kolaborasi strategis antara PT Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dalam mengurai hambatan distribusi serta memastikan stabilitas pasokan energi bagi masyarakat setempat.

Pihak Pertamina menegaskan bahwa langkah tanggap darurat dan rekayasa distribusi telah diimplementasikan sejak tanda-tanda peningkatan konsumsi mulai terlihat di berbagai titik vital perkotaan. Upaya terpadu tersebut berfokus pada percepatan alur pasokan dari terminal bahan bakar minyak (BBM) menuju tangki-tangki penyimpanan di setiap SPBU yang terdampak kepadatan.

Kronologi dan Langkah Penanganan Distribusi BBM

Guna mengatasi penumpukan kendaraan yang sempat mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar fasilitas pengisian, Pertamina bersama pemangku kepentingan daerah menerapkan sejumlah tahapan sistematis:

  1. Pemetaan Titik Padat SPBU: Tim gabungan melakukan audit cepat terhadap titik-titik SPBU yang mengalami lonjakan antrean signifikan, khususnya di jalur arteri dan kawasan pusat mobilitas niaga di Makassar.
  2. Penambahan Volume Penyaluran: Suplai harian BBM jenis gasoline dan gasoil ditingkatkan melebihi kuota reguler harian guna mengimbangi kenaikan pola konsumsi warga.
  3. Optimasi Armada Mobil Tangki: Pola pengiriman BBM diubah menjadi skema dinamis 24 jam dengan menambah rotasi perjalanan armada mobil tangki dari Integrated Terminal Makassar langsung ke SPBU prioritas.
  4. Pengawasan Bersama di Lapangan: Pemprov Sulsel, dinas terkait, serta aparat penegak hukum turut disiagakan untuk mengatur lalu lintas dan menindak potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Komitmen Pasokan dan Imbauan Konsumsi Bijak

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa stabilitas stok di wilayah Sulawesi Selatan secara keseluruhan berada pada tingkat yang aman dan terkendali. Kepadatan yang terjadi sebelumnya dipicu oleh dinamika peningkatan konsumsi sesaat di simpul-simpul tertentu perkotaan.

"Kami terus memantau pergerakan stok secara real-time melalui sistem digital terintegrasi. Berkat sinergi erat bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pasokan tambahan telah tersalurkan secara optimal dan antrean kendaraan di SPBU Makassar berangsur-angsur melandai," terang Kitty Andhora dalam keterangannya.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh isu kelangkaan yang berpotensi memicu perilaku pembelian berlebih atau panic buying. Berbagai langkah penguatan pasokan jangka panjang terus dipelihara melalui sejumlah pilar operasional:

  • Kesiapan Ketahanan Stok: Menjaga cadangan BBM di terminal distribusi utama agar selalu mencukupi kebutuhan konsumsi harian di atas batas aman rata-rata.
  • Koordinasi Berkelanjutan: Menggelar rapat koordinasi berkala bersama dinas perhubungan dan kepolisian untuk mengantisipasi potensi kemacetan di koridor jalan raya sekitar SPBU.
  • Saluran Pengaduan Resmi: Mengimbau masyarakat untuk melaporkan kendala distribusi atau keluhan layanan secara langsung melalui Pertamina Call Center 135.

Dengan koordinasi intensif antara operator dan pemerintah daerah, ketersediaan BBM di Kota Makassar kini kembali normal, mendukung kelancaran aktivitas ekonomi serta mobilitas harian warga Sulawesi Selatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User