Oct 12, 2026
Politik

Pemuda Tewas Terbungkus di Kos Kebon Jeruk, Polisi Selidiki

JAKARTA — Seorang pemuda ditemukan tewas dalam kondisi terbungkus di sebuah kamar kos-kosan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (14/10/2024). Jasad korban pertama kali ditemukan oleh p...

Pemuda Tewas Terbungkus di Kos Kebon Jeruk, Polisi Selidiki

JAKARTA — Seorang pemuda ditemukan tewas dalam kondisi terbungkus di sebuah kamar kos-kosan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (14/10/2024). Jasad korban pertama kali ditemukan oleh penghuni kos lain yang mencium aroma tidak sedap dari dalam kamar korban. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna kepentingan autopsi.

Kronologi Penemuan Jasad

Berdasarkan keterangan Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Indra Jaya, penemuan jasad bermula ketika sejumlah penghuni kos merasa curiga karena korban tidak terlihat selama beberapa hari. Bau menyengat yang berasal dari kamar korban kemudian mendorong mereka untuk membuka pintu kamar. “Korban ditemukan dalam keadaan terbungkus kain. Kami belum bisa memastikan penyebab kematian sebelum hasil autopsi keluar,” ujar Indra saat ditemui di lokasi, Senin (14/10/2024).

Indra menegaskan bahwa pihaknya telah memasang garis polisi di sekitar kamar korban dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pemilik kos dan rekan-rekan korban. “Kami telah memeriksa lima orang saksi. Sementara ini, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang jelas, namun kami tetap mendalami semua kemungkinan,” tambahnya.

Identitas Korban dan Barang Bukti

Korban diketahui berinisial R, berusia 24 tahun, dan merupakan warga pendatang yang tinggal di kos tersebut sejak awal tahun. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi, termasuk ponsel korban, sepeda motor, dan beberapa dokumen pribadi. Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga korban belum memberikan keterangan resmi kepada media.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Andri Kurniawan, menyatakan bahwa penyidik masih menunggu hasil autopsi untuk menentukan penyebab pasti kematian. “Kami tidak ingin berspekulasi. Proses autopsi sedang berjalan dan hasilnya akan kami sampaikan secara transparan,” tegas Andri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/10/2024).

Penyelidikan Berlanjut

Polisi juga memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar kos-kosan untuk mengetahui aktivitas terakhir korban. Dari rekaman yang berhasil dikumpulkan, korban terlihat masuk ke kamar pada Jumat (11/10/2024) malam dan tidak terlihat lagi setelahnya. “Kami masih menganalisis rekaman CCTV dan meminta keterangan dari beberapa pihak yang terakhir berkomunikasi dengan korban,” ujar Andri.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi terkait kasus ini. “Kami mengajak semua pihak untuk menunggu hasil penyelidikan resmi. Jangan sampai informasi yang tidak benar justru mengganggu proses hukum,” pungkasnya. Hingga kini, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan intensif oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User