Sep 16, 2026
Nasional

Pemprov Kalbar Perpanjang Status Tanggap Darurat Asap Hingga 20 September

PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) secara resmi memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat penanganan bencana kab

Pemprov Kalbar Perpanjang Status Tanggap Darurat Asap Hingga 20 September

PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) secara resmi memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat penanganan bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga 20 September mendatang. Keputusan strategis ini diambil menyusul masih tingginya potensi kemunculan titik panas (hotspot) serta penurunan kualitas udara di sejumlah kabupaten dan kota.

Langkah perpanjangan status ini bertujuan untuk memastikan seluruh instrumen penanggulangan bencana, mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Manggala Agni, hingga relawan masyarakat peduli api, tetap berada dalam kesiapsiagaan penuh guna mencegah krisis kabut asap yang lebih parah.

Kronologi Lonjakan Titik Panas dan Dasar Kebijakan

Kondisi cuaca kering yang ekstrem sepanjang musim kemarau memicu peningkatan eskalasi titik api di lahan gambut. Berikut adalah kronologi perkembangan penanganan karhutla hingga diputuskannya perpanjangan masa tanggap darurat:

  1. Awal Periode Kemarau: Deteksi satelit mencatat ratusan titik panas tersebar di wilayah rawan seperti Kabupaten Kubu Raya, Ketapang, Mempawah, dan Sambas, yang memicu kabut asap tipis di kawasan pemukiman.
  2. Aktivasi Status Siaga ke Tanggap Darurat: Memburuknya Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) ke level tidak sehat mendorong pemerintah daerah menaikkan status menjadi tanggap darurat untuk memobilisasi anggaran darurat dan personel.
  3. Evaluasi dan Perpanjangan Status: Mengingat potensi hujan yang masih rendah dan titik api yang belum sepenuhnya padam di lapisan bawah gambut, status tanggap darurat resmi diperpanjang hingga 20 September.
"Perpanjangan status tanggap darurat ini sangat krusial agar koordinasi lintas sektor, pemanfaatan anggaran tidak terduga, dan operasi pengeboman air (water bombing) dari udara dapat terus berlanjut tanpa hambatan administratif," ujar perwakilan Satgas BPBD Kalbar dalam keterangan resminya.

Fokus Penanggulangan dan Operasi Pemadaman Udara

Penanganan karhutla di Kalimantan Barat menghadapi tantangan berat karena mayoritas kebakaran terjadi di lahan gambut dalam yang sulit dipadamkan hanya melalui operasi darat. Api di permukaan sering kali padam, namun bara di kedalaman gambut tetap menyala dan terus menghasilkan asap tebal.

Untuk menuntaskan persoalan tersebut, Satgas Karhutla memperkuat beberapa langkah prioritas:

  • Operasi Water Bombing: Helikopter patroli dan pembom air dikerahkan intensif menyasar titik-titik api terisolasi yang tidak dapat dijangkau armada pemadam darat.
  • Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC): Kolaborasi bersama BMKG dan BNPB dilakukan guna menyemai garam di awan potensial guna memicu hujan buatan.
  • Penyekatan Kanal dan Pembasahan Gambut: Mengoptimalkan fungsi sekat kanal agar cadangan air tetap membasahi area gambut yang rentan terbakar.
  • Patroli Penegakan Hukum: Tim terpadu meningkatkan pengawasan dan tidak segan menindak tegas pelaku pembakaran lahan, baik perorangan maupun korporasi.

Dampak Kualitas Udara terhadap Aktivitas Warga

Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah sempat mengganggu jarak pandang di jalur transportasi darat dan sungai, serta mengancam jadwal penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak. Selain itu, peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi perhatian serius dinas kesehatan setempat.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, selalu mengenakan masker medis atau respirator saat bepergian, serta secara ketat mematuhi larangan membuka lahan dengan cara dibakar. Fasilitas pelayanan kesehatan dan posko oksigen gratis juga disiagakan untuk memberikan pertolongan cepat bagi warga yang terdampak gangguan pernapasan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User