Sep 19, 2026
Hukum

Pemkab Cianjur Perketat Regulasi Tempat Hiburan Usai Audiensi Bersama Ormas Islam

Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam menggelar audiensi strategis di Pendopo Cianjur guna menyikapi dina

Pemkab Cianjur Perketat Regulasi Tempat Hiburan Usai Audiensi Bersama Ormas Islam

Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam menggelar audiensi strategis di Pendopo Cianjur guna menyikapi dinamika ketertiban umum dan penyakit masyarakat. Pertemuan ini difokuskan pada perumusan regulasi jam operasional Tempat Hiburan Malam (THM), penertiban peredaran minuman keras oplosan, serta langkah penanganan isu-isu sosial keagamaan yang berpotensi memicu gesekan di tengah masyarakat.

Langkah dialogis ini diambil menyusul terjadinya sejumlah aksi penertiban mandiri atau sweeping yang dilakukan elemen warga di beberapa kafe dan tempat hiburan. Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama antara pihak eksekutif daerah dan tokoh ormas untuk memperkuat kerangka regulasi formal demi mencegah aksi main hakim sendiri serta menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Empat Isu Krusial yang Disorot

Ketua Ormas Islam Cianjur, Habib Hud Al Aydrus, menegaskan bahwa ada empat poin utama yang menjadi tuntutan pokok ormas Islam dalam pertemuan bersama jajaran Pemkab Cianjur. Keempat poin tersebut dinilai menjadi pemicu keresahan publik yang memerlukan ketegasan payung hukum.

  1. Regulasi dan Penanganan LGBT: Mendesak pembentukan peraturan daerah yang tegas untuk membatasi pergerakan kelompok penyimpangan sosial, terutama yang menyasar generasi muda via media sosial.
  2. Pengawasan Keberadaan Ahmadiyah: Menuntut implementasi konsisten terkait regulasi kegiatan keagamaan sesuai ketetapan hukum yang berlaku.
  3. Pemberantasan Miras Oplosan: Memperketat razia rutin terhadap peredaran minuman beralkohol ilegal dan oplosan di warung maupun tempat hiburan.
  4. Realisasi Pakta Integritas: Menagih komitmen tertulis yang sebelumnya telah disepakati antara elemen ormas Islam dan pemangku kebijakan daerah.
"Pembahasannya kita minta intinya bahwa ada aturan di Cianjur terkait LGBT, begitu juga terkait Ahmadiyah, miras, dan juga menagih pakta integritas yang sempat disepakati antara kami, FPI, dan Pak Wahyu Ramzi," tegas Habib Hud Al Aydrus usai audiensi di Pendopo Cianjur.

Akar Masalah dan Desakan Pengawasan Lingkungan

Terkait aksi penertiban sepihak di kafe-kafe, Habib Hud menjelaskan bahwa tindakan tersebut dipicu oleh kejenuhan masyarakat atas lambatnya respons penindakan dari dinas teknis dan aparat penegak hukum. Ormas Islam meminta pemerintah daerah tidak pasif agar gejolak massa tidak kembali terulang di lapangan.

Selain penertiban THM, ormas Islam turut menyoroti lonjakan kasus penyimpangan sosial. Berdasarkan data dan laporan lapangan yang diterima, perkiraan individu yang terpapar jejaring LGBT di Cianjur disinyalir telah menembus angka ribuan orang. Fenomena ini dinilai masif bergerak melalui platform digital dan menyasar kalangan remaja.

Fokus Isu Indikator Masalah Rekomendasi / Tuntutan
Tempat Hiburan & Kafe Pelanggaran jam operasional dan penjualan miras Penertiban resmi berkala & sanksi pencabutan izin
Penyimpangan Sosial (LGBT) Penyebaran digital menyasar generasi muda Perda pencegahan & syarat cek kesehatan pra-nikah
Ketertiban Umum Munculnya aksi sweeping mandiri warga Penguatan penegakan hukum oleh Satpol PP & aparat

Penguatan Ketahanan Keluarga dan Pra-Nikah

Sebagai langkah preventif jangka panjang, ormas Islam mengusulkan kewajiban pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi pasangan yang hendak melangsungkan pernikahan. Skrining medis ini dinilai penting untuk mendeteksi potensi penyakit menular seksual serta memetakan riwayat perilaku berisiko sebelum membina rumah tangga.

Habib Hud mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepekaan sosial terhadap lingkungan masing-masing. Menurutnya, pencegahan degradasi moral dan penyakit masyarakat membutuhkan sinergi kolektif antara ulama, umara (pemerintah), aparat penegak hukum, serta ketahanan keluarga di tingkat akar rumput.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User