Pemilik Ungkap Detik-detik Rumahnya Tergerus Longsor di Benhil: Kayak Dentuman

Warga Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, diguncang suara keras seperti dentuman yang ternyata berasal dari ambruknya sebuah rumah akibat longsor. Ali Nugroho (43), pemilik rumah ya

Jul 07, 2026 - 23:42
0 0
Pemilik Ungkap Detik-detik Rumahnya Tergerus Longsor di Benhil: Kayak Dentuman

Warga Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, diguncang suara keras seperti dentuman yang ternyata berasal dari ambruknya sebuah rumah akibat longsor. Ali Nugroho (43), pemilik rumah yang terletak di Jalan Administrasi Negara I itu, menceritakan detik-detik mengerikan saat bangunan tempat tinggalnya tergerus tanah dan runtuh pada Jumat dini hari (26/6/2026).

Menurut penuturan Ali kepada tim Apaberita.com di lokasi, ia dan beberapa warga sekitar sempat mendengar suara aneh sebelum bangunan ambrol. Namun, tak ada yang menyangka bahwa suara itu adalah tanda awal keruntuhan rumahnya.

Suara Dentuman Terdengar hingga ke Pasar

Ali menggambarkan suara yang ia dengar begitu keras, layaknya dentuman besar. "Suaranya udah kayak dentuman, kencang, booom, gitu. Sampai pasar dengar," ujarnya dengan nada masih terguncang. Suara dahsyat itu rupanya bukan hanya mengejutkan pemilik rumah, tetapi juga pedagang dan pengunjung pasar yang berada di sekitar kawasan Benhil.

"Suaranya udah kayak dentuman, kencang, booom, gitu. Sampai pasar dengar."

Ia menambahkan, warga yang tinggal tak jauh dari lokasi juga berlarian keluar rumah karena mengira terjadi ledakan atau gempa. "Tetangga pada panik, ada yang teriak-teriak. Saya sendiri kaget, langsung lari ngecek rumah," kata Ali. Saat itulah ia mendapati bagian belakang rumahnya sudah amblas ke dalam longsoran tanah yang menganga.

Rekaman CCTV Ungkap Waktu Amblesnya Bangunan

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang dipasang di sekitar rumah, Ali mengonfirmasi bahwa peristiwa nahas itu terjadi tepat pada pukul 05.48 WIB. Rekaman menunjukkan bagaimana dalam hitungan detik, struktur bangunan rumahnya langsung runtuh dan tertelan longsor. "Pas lihat rekaman, saya lihat jam segitu langsung ambles. Cepet banget, gak sampai satu menit," jelasnya.

Beruntung, saat kejadian Ali dan keluarganya tidak sedang berada di dalam rumah. Sebagian besar penghuni masih berada di luar atau sedang beraktivitas di dapur yang berjarak cukup jauh dari titik longsor. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Bangunan yang sebagian besar terbuat dari semi permanen itu kini hanya menyisakan puing-puing dan perabotan yang hancur tertimbun lumpur.

Tidak ada peringatan dini dari pihak berwenang sebelumnya. Ali menduga tanah di sekitar rumahnya labil akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan petugas kelurahan setempat sudah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan membersihkan material longsor. Warga diimbau untuk tetap waspada dan sementara mengungsi jika diperlukan, mengingat potensi longsor susulan di daerah rawan itu.

Kejadian ini menambah daftar panjang bencana tanah longsor yang melanda permukiman padat di ibu kota, menyoroti urgensi penanganan drainase dan penataan bangunan di lahan-lahan berkontur miring. Sementara itu, Ali dan keluarga untuk sementara akan tinggal di rumah kerabat, seraya berharap ada bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban pascabencana.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User