Sep 18, 2026
Nasional

Pakar Ingatkan Bahaya Ponsel Overheat yang Berisiko Mengeluarkan Asap

JAKARTA — Fenomena perangkat telepon pintar (smartphone) yang mengalami kenaikan suhu ekstrem hingga mengeluarkan asap kian menjadi perhatian masyarakat. I

Pakar Ingatkan Bahaya Ponsel Overheat yang Berisiko Mengeluarkan Asap

JAKARTA — Fenomena perangkat telepon pintar (smartphone) yang mengalami kenaikan suhu ekstrem hingga mengeluarkan asap kian menjadi perhatian masyarakat. Insiden panas berlebih atau overheat pada gawai bukan sekadar masalah penurunan performa sistem, melainkan ancaman keselamatan fisik bagi para pengguna akibat risiko kegagalan fungsi komponen baterai.

Kondisi ini umumnya dipicu oleh fenomena thermal runaway, yakni reaksi berantai di dalam sel baterai lithium-ion saat panas yang dihasilkan melebihi kapasitas pelepasan suhu perangkat. Jika dibiarkan tanpa penanganan tepat, reaksi kimia tersebut dapat merusak separator internal dan memicu korsleting hingga timbul asap pekat serta percikan api.

Fase Awal: Lonjakan Suhu dan Penurunan Kinerja Sistem

Berdasarkan pengamatan teknis, proses terjadinya overheat parah biasanya melewati beberapa tahapan sebelum perangkat akhirnya mengeluarkan asap. Pada tahap awal, sistem pengisian daya atau pemrosesan komputasi yang terlalu berat memicu peningkatan temperatur melebihi batas toleransi normal 35 hingga 45 derajat Celsius.

Gejala awal ini kerap ditandai dengan penurunan respons layar sentuh, aplikasi yang menutup otomatis secara tiba-tiba (force close), hingga sistem operasi yang mengeluarkan notifikasi peringatan suhu tinggi. Penggunaan aplikasi berat seperti gim bergrafis tinggi saat ponsel sedang diisi daya menjadi salah satu katalis utama kenaikan suhu pada fase ini.

"Kerusakan termal pada ponsel sering kali bermula dari kebiasaan sepele, seperti memakai adaptor pengisi daya non-standar atau meletakkan gawai di tempat tertutup saat fast charging berlangsung," ungkap seorang pakar keamanan perangkat elektronik di Jakarta.

Fase Kritis: Kerusakan Fisik dan Reaksi Termal Baterai

Ketika suhu internal menembus ambang batas aman tanpa sirkulasi udara yang memadai, komponen elektrolit cair di dalam baterai mulai mengalami degradasi dan melepaskan gas bertekanan. Pada kondisi kritis ini, pengguna dapat mengidentifikasi beberapa tanda visual dan fisik yang berbahaya:

  • Pembengkakan Bodi: Panel belakang ponsel terdorong keluar atau layar terangkat akibat kantong baterai yang menggelembung.
  • Suhu Menyengat: Permukaan ponsel terasa sangat panas hingga tidak dapat digenggam dengan tangan telanjang.
  • Aroma Kimia Menyengat: Muncul bau tajam seperti plastik terbakar atau aroma manis dari cairan elektrolit yang bocor.

Fase Bahaya: Tindakan Darurat Saat Gawai Mengeluarkan Asap

Jika perangkat sudah memasuki tahap mengeluarkan asap, pengguna diimbau untuk segera melakukan langkah-langkah evakuasi demi menghindari risiko cedera:

  1. Hentikan Pengisian Daya: Segera cabut kabel charger dari stopkontak tanpa menyentuh langsung area baterai yang panas.
  2. Jauhkan dari Benda Mudah Terbakar: Pindahkan ponsel menggunakan alat bantu non-logam ke area terbuka beralas lantai keramik, semen, atau tanah.
  3. Jangan Gunakan Air Biasa: Hindari menyiram baterai lithium yang terbakar dengan sedikit air karena dapat mempercepat reaksi kimia; gunakan pasir atau kain basah tebal untuk meredam api.
  4. Hindari Menghirup Asap: Asap yang keluar dari baterai mengandung senyawa toksik yang berbahaya bagi sistem pernapasan manusia.

Untuk mencegah insiden serupa, produsen perangkat mengimbau pengguna agar selalu menggunakan aksesoris pengisi daya bersertifikasi resmi, tidak membiarkan ponsel terpapar sinar matahari langsung di dalam kendaraan, serta segera mengganti baterai yang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan fisik di pusat layanan resmi.

Ketahui penyebab kerusakan baterai lithium-ion, tanda-tanda bahaya, serta tindakan mitigasi yang tepat untuk menjaga keamanan perangkat Anda.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User