Pabrik Bingkai di Duren Sawit Terbakar, Ledakan Diduga Akibat Tiner
Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik bingkai di Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Selasa petang. Peristiwa tersebut diperparah dengan terdengarnya suara ledakan dari dalam bangunan yang didu...
Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik bingkai di Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Selasa petang. Peristiwa tersebut diperparah dengan terdengarnya suara ledakan dari dalam bangunan yang diduga berasal dari penimbunan bahan kimia mudah terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai nilai signifikan akibat hangusnya sebagian besar struktur bangunan dan peralatan produksi.
Kronologi Kejadian dan Saksi Mata
Api pertama kali dilaporkan muncul sekitar pukul 16.30 WIB dari bagian gudang penyimpanan bahan baku di sisi barat pabrik. Warga sekitar yang berada di radius lima puluh meter dari lokasi menyatakan mendengar dentuman keras disusul kepulan asap hitam tebal yang membubung ke udara. Beberapa orang yang bekerja di sekitar area tersebut segera berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Salah seorang saksi yang berada di lokasi menegaskan bahwa ledakan terjadi tidak lama setelah api mulai menjalar. "Saya mendengar bunyi keras seperti balon meletus namun jauh lebih dahsyat. Beberapa detik kemudian, api sudah menghunjam ke atap bagian belakang," ucapnya. Ia menyatakan bahwa di sudut gudang tersebut sering terlihat jeriken berisi cairan yang diduga tiner yang digunakan untuk membersihkan cat dan peralatan kerja.
Menurut keterangan warga setempat, pabrik tersebut beroperasi selama lebih dari lima tahun dan selama ini tidak pernah mengalami kecelakaan serupa. Aktivitas produksi biasanya berlangsung hingga malam hari, sehingga pada saat kejadian masih ada sejumlah pekerja di dalam bangunan. Mereka mengaku kaget karena api menyebar dengan cepat seiring dengan terdengarnya ledakan beruntun.
Penanganan Petugas dan Penetapan Zona Darurat
Tim Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur menerima laporan sekitar pukul 16.45 WIB. Dalam waktu singkat, sepuluh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk membendung api agar tidak merembet ke bangunan hunian dan ruko di sebelah timur. Petugas menyatakan bahwa akses menuju sumber api terhambat oleh tumpukan kayu dan bahan baku yang padat.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur menegaskan bahwa pihaknya segera menetapkan radius aman sejauh seratus meter dari titik api. "Kami memutuskan untuk menghentikan aktivitas listrik di sekitar lokasi dan memblokir jalan masuk guna memberi ruang gerak bagi tim penyelamat. Keputusan tersebut disahkan dalam rapat koordinasi singkat di tempat kejadian," jelasnya. Penyekatan juga dilakukan oleh personel Kepolisian Sektor Duren Sawit untuk mencegah warga mendekati area berbahaya.
Petugas berhasil memadamkan api setelah melakukan penyemprotan selama lebih dari dua jam. Tekanan air dari hydrant terdekat dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan sumber air di sekitar pabrik. Setelah api padam, tim penyelamat melakukan pendinginan di beberapa titik untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa yang bisa memicu kobaran kembali.
Investigasi dan Langkah Tindak Lanjut
Pihak kepolisian bersama tim laboratorium forensik dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara. Mereka menyatakan bahwa penyelidikan awal berfokus pada dugaan kelalaian dalam penanganan bahan kimia berbahaya. Temuan di lapangan menunjukkan adanya beberapa jeriken tiner yang letaknya berdekatan dengan kompor gas dan peralatan las, yang diduga menjadi pemicu ledakan.
"Kami akan menindaklanjuti hasil pemeriksaan ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jika ditemukan unsur kelalaian, maka pengelola pabrik dapat dikenakan sanksi berdasarkan Undang-Undang tentang Ketenagakerjaan dan peraturan keselamatan kerja," tegas Kapolsek Duren Sawit. Ia menambahkan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah pekerja dan pengawas pabrik untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur juga menyatakan akan menguji kualitas udara di sekitar lokasi. Asap tebal yang keluar dari pembakaran material kayu dan cat dikhawatirkan mengandung zat berbahaya bagi warga sekitar. Pemerintah setempat meminta agar seluruh pabrik di wilayah tersebut segera melakukan audit keselamatan internal sebagai langkah preventif.
Hingga saat ini, pabrik bingkai yang terbakar tersebut masih dalam pengawasan ketat aparat. Proses pemulihan dan perhitungan kerugian akan dilakukan setelah tim investigasi menyelesaikan tugasnya di lokasi kejadian.
Comments (0)