OMG Gaet Tiga Perempuan Inspiratif dalam Kampanye Makeup Transformatif

Jakarta, 27 Juli 2026 – OMG, perusahaan kosmetik yang telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari satu dekade, secara resmi memperkenalkan kampanye terbarunya bertajuk “Transformative Make...

OMG Gaet Tiga Perempuan Inspiratif dalam Kampanye Makeup Transformatif

Jakarta, 27 Juli 2026 – OMG, perusahaan kosmetik yang telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari satu dekade, secara resmi memperkenalkan kampanye terbarunya bertajuk “Transformative Makeup” pada Senin (27/7) di Jakarta. Kampanye ini tidak sekadar menampilkan produk, melainkan menghadirkan tiga sosok perempuan Indonesia yang dinilai memiliki perjalanan hidup luar biasa sebagai representasi filosofi bahwa tata rias wajah merupakan cerminan perjalanan dan karakter setiap individu.

Acara peluncuran yang digelar di sebuah hotel di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan industri kecantikan, mitra bisnis, serta awak media. Dalam sambutannya, Direktur Pemasaran PT OMG Cosmetics Indonesia, Sarah Ayu, menegaskan bahwa kampanye ini merupakan langkah strategis perseroan untuk mendefinisikan ulang makna makeup bagi perempuan Indonesia.

Kolaborasi Tiga Sosok Perempuan Penggerak

OMG memilih tiga figur perempuan dari latar belakang berbeda yang dianggap mewakili semangat transformatif. Mereka adalah Rani Maharani, pendiri Yayasan Perempuan Mandiri Nusantara yang fokus pada pemberdayaan ekonomi perempuan di perdesaan; Dewi Lestari, perupa kontemporer yang karyanya telah dipamerkan di sejumlah galeri internasional; serta Putri Ayu, atlet paralayang nasional yang tetap berprestasi pasca kehilangan salah satu kakinya akibat kecelakaan pada tahun 2019.

Rani Maharani, yang berasal dari Kabupaten Banyuwangi, dikenal luas karena berhasil menginisiasi program pelatihan tata rias dan kewirausahaan bagi lebih dari 5.000 perempuan di 12 provinsi. Dalam kampanye ini, ia hadir sebagai simbol bahwa makeup dapat menjadi pintu gerbang peningkatan kepercayaan diri dan kemandirian ekonomi. “Saya melihat langsung bagaimana seorang ibu rumah tangga yang semula minder berubah menjadi sosok yang berani tampil di depan publik setelah belajar merias diri. Itulah transformasi sesungguhnya,” ujarnya.

Dewi Lestari, seniman kelahiran Yogyakarta, memaknai wajah sebagai kanvas personal. Keterlibatannya dalam kampanye memberikan perspektif artistik bahwa setiap sapuan kuas adalah ekspresi kreativitas yang merekam fase kehidupan seorang perempuan. Adapun Putri Ayu, yang meraih medali emas pada Kejuaraan Paralayang Difabel Asia Tenggara 2024, menggambarkan bagaimana makeup menjadi bagian dari prosesnya membangun kembali identitas diri pasca trauma. Ketiganya terlibat dalam sesi pemotretan dan video dokumenter yang menjadi materi utama kampanye.

Filosofi “Transformative Makeup”

Dalam dokumen yang dibagikan kepada media, OMG menjabarkan bahwa konsep “Transformative Makeup” berangkat dari keyakinan bahwa makeup tidak terpisahkan dari narasi hidup seorang perempuan. Bukan hanya alat untuk mempercantik penampilan, melainkan medium yang mampu mencatat perjalanan emosi, daya juang, dan pencapaian personal. Setiap produk yang diluncurkan dalam rangkaian kampanye ini dirancang untuk mendukung perempuan dalam setiap babak kehidupan mereka, mulai dari tahap eksplorasi jati diri hingga fase kepemimpinan.

“Kami ingin menegaskan bahwa makeup bukan sekadar koreksi kekurangan atau penyempurna visual, melainkan bagian dari proses menjadi versi terbaik diri sendiri. Setiap langkah hidup—bahagia, bangkit dari keterpurukan, hingga menaklukkan tantangan—dapat diekspresikan melalui pilihan warna, tekstur, dan gaya riasan,” ujar Sarah Ayu dalam pidatonya.

Kampanye ini juga diiringi dengan peluncuran seri produk edisi khusus bernama “Chapter Collection” yang terdiri dari palet eyeshadow, lipstik matte, dan foundation dengan klaim tahan hingga 12 jam. Setiap produk dinamai berdasarkan fase kehidupan, seperti “Awal”, “Lentur”, dan “Puncak”, sebagai simbolisasi perjalanan perempuan. Sebesar lima persen dari pendapatan penjualan koleksi ini akan dialokasikan untuk mendukung program beasiswa pelatihan tata rias bagi perempuan prasejahtera yang dikelola oleh Yayasan Perempuan Mandiri Nusantara.

Respon dan Harapan

Rani Maharani, yang turut berbicara dalam sesi panel, mengapresiasi langkah OGM. “Ketika sebuah merek besar berani mengangkat isu transformasi diri yang sesungguhnya, itu artinya industri kecantikan mulai bergerak ke arah yang lebih dalam dan bermakna. Saya berharap kampanye ini menular ke lebih banyak korporasi,” katanya. Sementara itu, Putri Ayu mengaku bahwa pengalaman syuting kampanye ini menjadi terapi tersendiri baginya. “Riasan membantu saya merasa utuh kembali. Ini bukan tentang menyembunyikan bekas luka, tapi tentang merayakan bahwa saya masih berdiri,” tegasnya.

Pihak OMG menargetkan kampanye ini menjangkau sedikitnya 10 juta perempuan Indonesia melalui platform digital, aktivasi komunitas, dan kerja sama dengan 20 gerai ritel modern di enam kota besar. Rangkaian kegiatan akan berlangsung hingga akhir Desember 2026, mencakup lokakarya makeup gratis, sesi berbagi cerita bersama para figur inspiratif, serta pameran foto perjalanan ketiga duta kampanye.

Dengan mengusung pendekatan yang menempatkan makeup sebagai narasi kehidupan, OMG berharap dapat memperkuat posisinya bukan hanya sebagai penyedia produk kecantikan, melainkan juga sebagai mitra perjalanan perempuan Indonesia. “Kami percaya bahwa setiap perempuan adalah girlboss bagi dirinya sendiri. Kampanye ini adalah persembahan kami untuk merayakan kisah mereka,” tutup Sarah Ayu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User