Oct 08, 2026
Hukum

Newsom Serukan Amendemen ke-25 Atas Trump

Gubernur California Gavin Newsom menyerukan penggunaan Amendemen ke-25 Konstitusi Amerika Serikat terhadap Presiden Donald Trump, menyusul pernyataan kontr

Newsom Serukan Amendemen ke-25 Atas Trump

Gubernur California Gavin Newsom menyerukan penggunaan Amendemen ke-25 Konstitusi Amerika Serikat terhadap Presiden Donald Trump, menyusul pernyataan kontroversial sang presiden yang dianggap membahayakan keamanan warga di negara bagian tersebut. Seruan ini muncul di tengah memanasnya ketegangan politik antara Gedung Putih dan pemerintah California, yang kian meningkat menjelang tahun politik yang penuh gejolak.

Kontroversi Pernyataan Presiden Trump

Pemicu kemarahan tersebut berawal dari pidato kampanye yang disampaikan Presiden Trump di sebuah acara rally midterm. Dalam pidatonya, Trump secara terbuka menyatakan bahwa ia akan membiarkan Iran untuk "menghabisi" atau menyerang dua kota besar di California, yaitu Los Angeles dan San Diego. Pernyataan yang terdengar provokatif ini langsung memicu gelombang kecaman dari kalangan Demokrat di California, serta mendapatkan kritik tajam dari sejumlah tokoh politik lainnya.

Menurut para pengamat politik, pernyataan semacam ini dinilai sangat berbahaya, mengingat hubungan tegang antara Amerika Serikat dan Iran yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Hal ini juga menjadi sorotan karena berpotensi melemahkan kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah federal dalam menjaga keamanan seluruh warga negaranya, termasuk mereka yang tinggal di California.

Newsom Menilai Trump Tidak Layak Menjabat

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Newsom langsung angkat bicara dan tidak menahan kritiknya terhadap Presiden Trump. Dalam wawancaranya dengan The Hill, Newsom dengan tegas menyatakan pandangannya mengenai kondisi mental presiden.

"Presiden ini sakit jiwa. Ini bukan lagi tentang perbedaan politik, ini tentang keselamatan publik." - Gavin Newsom, Gubernur California.

Pernyataan ini menjadi landasan bagi Newsom untuk menyerukan agar Wakil Presiden dan Kabinet Trump menggunakan kewenangan yang diberikan oleh Amendemen ke-25 untuk mencopot Trump dari jabatannya. Langkah ini dianggap Newsom sebagai upaya yang diperlukan demi menjaga stabilitas negara dan keamanan rakyat California.

Apa Itu Amendemen ke-25?

Amendemen ke-25 Konstitusi AS merupakan aturan yang mengatur suksesi kepresidenan, khususnya apabila presiden dinyatakan tidak mampu menjalankan tugas dan kewajibannya. Amendemen ini terdiri dari beberapa bagian, namun yang paling sering menjadi perbincangan adalah Pasal 4, yang memungkinkan Wakil Presiden bersama dengan mayoritas Kabinet untuk menyatakan presiden tidak mampu menjabat, sehingga kekuasaan presiden beralih kepada Wakil Presiden.

Meskipun mekanisme ini telah ada sejak tahun 1967, penggunaannya sangat jarang terjadi dan kerap menjadi perdebatan politik yang sengit. Pasalnya, langkah ini tidak hanya bersifat konstitusional, namun juga memiliki dampak politik yang sangat besar bagi kedua belah pihak.

Reaksi Publik dan Politik yang Beragam

Seruan Newsom langsung mendapatkan dukungan luas dari kalangan Demokrat di California dan beberapa anggota parlemen. Namun, di sisi lain, banyak politisi dari Partai Republik yang mengecam seruan tersebut, menyebutnya sebagai upaya untuk mempolitisasi pernyataan presiden demi kepentingan elektoral. Beberapa di antaranya bahkan menilai bahwa kritik terhadap Trump seharusnya dilakukan melalui jalur politik, bukan dengan menyerukan pencopotan berdasarkan alasan kesehatan mental.

Terlepas dari pro dan kontra, seruan ini kembali membuka diskusi penting mengenai batasan kebebasan berbicara seorang presiden, tanggung jawab konstitusional, serta protokol yang bisa diambil ketika ada kekhawatiran serius terhadap kemampuan pemimpin tertinggi negara. Hal ini juga menjadi pengingat bahwa keamanan warga negara tidak boleh menjadi bahan candaan dalam arena politik.

Langkah Selanjutnya yang Belum Jelas

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda bahwa Wakil Presiden atau Kabinet Trump akan mengambil langkah untuk mengaktifkan Amendemen ke-25. Proses ini membutuhkan konsensus yang kuat, serta akan menghadapi tantangan hukum dan politik yang besar. Namun, apa yang dilakukan Newsom telah berhasil menarik perhatian nasional terhadap pernyataan Trump, sekaligus menegaskan sikap tegas California dalam melindungi warganya.

Di tengah panasnya suhu politik Amerika Serikat, peristiwa ini menjadi bukti bahwa setiap pernyataan pemimpin dapat memiliki konsekuensi yang luas. Bagi masyarakat California, seruan ini merupakan bentuk perlindungan, sementara bagi pengamat politik, ini merupakan babak baru dari konflik yang kian dalam antara Gedung Putih dan salah satu negara bagian terbesar di Amerika Serikat.

  • Keamanan Publik: Pernyataan Trump dinilai membahayakan warga Los Angeles dan San Diego.
  • Tindakan Tegas: Newsom menyerukan penggunaan Amendemen ke-25 untuk mencopot Trump.
  • Dampak Nasional: Kasus ini memicu perdebatan sengit terkait konstitusi dan politik AS.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User