Oct 05, 2026
Politik

NasDem Belum Putuskan Calon Pilkada Sumut

JAKARTA, 18 Oktober 2024 – Partai NasDem belum menetapkan calon yang akan diusung dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2024. Hal ini...

NasDem Belum Putuskan Calon Pilkada Sumut

JAKARTA, 18 Oktober 2024 – Partai NasDem belum menetapkan calon yang akan diusung dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2024. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai NasDem Prananda Surya Paloh, yang menyatakan bahwa partainya masih melakukan kajian terhadap sejumlah figur yang berpotensi dicalonkan, termasuk mantan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution. Keputusan akhir mengenai pengusungan tersebut akan diambil berdasarkan mekanisme internal partai dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Proses Pengambilan Keputusan Internal

Dalam sistem pengambilan keputusan Partai NasDem, penentuan calon kepala daerah tidak dilakukan secara sepihak oleh satu lembaga, melainkan melalui serangkaian tahapan yang melibatkan Badan Pemenangan Pemilu, Dewan Pimpinan Pusat, serta unsur terkait lainnya. Berdasarkan tata kerja partai, kajian terhadap calon dilakukan dengan menilai sejumlah aspek, antara lain tingkat elektabilitas, rekam jejak, dukungan politik, serta kesiapan untuk menjalankan tugas pemerintahan. Prananda Surya Paloh menegaskan bahwa seluruh aspek tersebut perlu dipertimbangkan secara menyeluruh sebelum partai mengambil sikap final. Ia juga menegaskan bahwa partai tidak akan terburu-buru dalam menetapkan keputusan, mengingat bobot tanggung jawab yang akan diemban oleh calon yang diusung dalam kontestasi politik di tingkat provinsi.

Proses tersebut, menurut keterangan yang disampaikan oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai NasDem, akan dilanjutkan melalui pembahasan yang terencana dalam rapat-rapat internal. Pembahasan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa setiap pertimbangan telah didasarkan pada data yang terverifikasi, bukan pada asumsi. Dengan demikian, partai dapat menjaga objektivitas dalam menentukan pilihan yang dinilai paling sesuai untuk kepentingan pembangunan Sumatera Utara dan kepentingan politik partai secara berkelanjutan.

Penilaian Terhadap Dua Figur yang Beredar

Sejumlah nama telah beredar di ruang publik terkait kemungkinan calon yang akan diusung oleh Partai NasDem di Pilkada Sumatera Utara. Di antara nama tersebut, mantan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution menjadi dua figur yang paling sering disebut. Prananda Surya Paloh menyatakan bahwa kedua figur tersebut merupakan bagian dari kajian internal, namun belum ada keputusan untuk memastikan dukungan kepada salah satu di antaranya. Ia menegaskan bahwa kajian tersebut masih berjalan dan dapat melibatkan pula pertimbangan terhadap figur lain apabila dinilai relevan dengan kebutuhan kontestasi.

Dalam menjelaskan posisi tersebut, Prananda Surya Paloh, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai NasDem, memberikan penegasan secara langsung terkait tahapan yang sedang berjalan.

"Kami belum memastikan dukungan kepada salah satu figur. Proses penjaringan dan evaluasi masih berjalan secara objektif untuk melihat mana yang paling sesuai dengan pertimbangan partai,"
kata Prananda Surya Paloh, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai NasDem. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa partai tetap membuka ruang untuk pembahasan, sekaligus menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam mengambil keputusan yang bersifat strategis.

Koordinasi Politik dan Pertimbangan Koalisi

Selain kajian internal, Partai NasDem juga menegaskan perlunya koordinasi dengan partai politik lain dalam rangka membentuk koalisi untuk Pilkada Sumatera Utara. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, pengusungan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur memerlukan dukungan minimal kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara atau perolehan suara sah pada pemilu legislatif sebelumnya. Ketentuan tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting yang akan dibahas dalam rapat koordinasi antara Partai NasDem dan partai-partai lain yang berpotensi berkoalisi.

Rapat Koordinasi dan pembahasan antarpartai tersebut diharapkan dapat menindaklanjuti berbagai pembicaraan awal yang telah berlangsung, dengan tetap mengacu pada kepentingan bersama dan kesesuaian dengan perhitungan politik yang dibenarkan oleh ketentuan yang berlaku. Prananda Surya Paloh menegaskan bahwa keputusan terkait koalisi akan dibahas secara terpisah, namun tidak terlepas dari keputusan mengenai calon yang akan diusung. Hal ini menunjukkan bahwa Partai NasDem memandang kedua aspek tersebut, yaitu calon dan koalisi, sebagai dua hal yang saling berkaitan dan perlu diselesaikan secara berurutan melalui mekanisme yang terstruktur.

Jadwal dan Langkah Tindak Lanjut

Dengan berjalannya tahapan Pilkada Serentak 2024, Partai NasDem menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti seluruh kajian dan koordinasi sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum. Beberapa tahapan krusial, seperti pendaftaran pasangan calon, masih memerlukan kepastian terkait pengusungan dari partai politik. Oleh karena itu, Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem diharapkan akan membahas hasil kajian yang disampaikan oleh Badan Pemenangan Pemilu dalam rapat Pleno untuk kemudian ditetapkan melalui keputusan resmi partai.

Prananda Surya Paloh menegaskan bahwa setelah seluruh pertimbangan, baik internal maupun eksternal, rampung, partai akan mengumumkan keputusan tersebut secara resmi. Ia juga menegaskan komitmen partai untuk menjaga proses tersebut agar tetap berjalan secara tertib, demokratis, dan berdasarkan pada ketentuan perundang-undangan. Dengan langkah tersebut, Partai NasDem berharap dapat memberikan kepastian kepada publik, sekaligus mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi kontestasi Pilkada Sumatera Utara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User