Nasabah Bank di Cibitung Terluka Saat Lawan Perampok Bersajam

BEKASI - Aksi perampokan bersenjata tajam terjadi di wilayah Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (23/2/2016). Seorang nasabah bank menjadi korban dan mengalami luka di bagian tangan saat berusaha ...

Nasabah Bank di Cibitung Terluka Saat Lawan Perampok Bersajam

BEKASI - Aksi perampokan bersenjata tajam terjadi di wilayah Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (23/2/2016). Seorang nasabah bank menjadi korban dan mengalami luka di bagian tangan saat berusaha melawan pelaku. Korban kehilangan uang tunai senilai Rp 30 juta yang baru saja ditarik dari bank.

Peristiwa ini terjadi di kawasan Cibitung yang merupakan daerah padat aktivitas perbankan dan industri. Kapolsek Cibitung, Kompol Agus Waluyo, membenarkan kejadian tersebut. "Korban adalah seorang nasabah yang baru saja melakukan transaksi penarikan dana di salah satu bank di Cibitung. Pelaku mengikuti korban dari dalam bank hingga ke lokasi kejadian," ujarnya saat dihubungi wartawan.

Menurut keterangan polisi, korban yang diketahui berinisial S (45) tersebut didekati oleh pelaku ketika berada di area parkir. Pelaku yang membawa senjata tajam langsung memaksa korban untuk menyerahkan tas berisi uang. Namun korban melakukan perlawanan sehingga terjadi tarik-menarik yang mengakibatkan luka sayat di tangan korban.

Kronologi Perampokan

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pelaku diduga telah memantau korban sejak korban berada di dalam bank. Pelaku bertindak sendirian dan memakai jaket serta topi untuk menutupi wajahnya. Setelah berhasil merampas tas korban, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor yang telah disiapkan di dekat lokasi.

"Korban sempat berteriak meminta tolong, namun pelaku sudah keburu kabur. Warga yang mendengar teriakan korban langsung datang, tetapi pelaku sudah tidak terlihat," jelas seorang saksi yang enggan disebutkan namanya.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka robek di telapak tangan kanan dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 30 juta yang merupakan uang tunai hasil penarikan dari rekening korban.

Polisi Buru Pelaku

Kapolsek Cibitung menegaskan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus untuk memburu pelaku. "Kami telah mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV dari bank dan beberapa titik di sekitar lokasi kejadian. Identitas pelaku sudah kami kantongi dan saat ini sedang dalam pengejaran," tegas Kompol Agus Waluyo.

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian, termasuk petugas keamanan bank dan pedagang di sekitar area parkir. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga merupakan residivis yang telah beroperasi di beberapa lokasi di kawasan Bekasi dan sekitarnya.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya nasabah bank, untuk lebih waspada dan tidak menarik uang dalam jumlah besar sendirian. Jika memungkinkan, gunakan layanan antar jemput atau minta pendampingan petugas keamanan," imbau Kapolsek.

Imbauan Keamanan Perbankan

Kasus perampokan nasabah bank ini menjadi perhatian serius pihak perbankan dan kepolisian. Pihak bank tempat korban bertransaksi menyatakan siap bekerja sama dengan polisi dalam proses penyelidikan. Manajemen bank juga akan mengevaluasi sistem keamanan di area parkir dan sekitarnya.

Berdasarkan data kepolisian, modus perampokan dengan mengikuti nasabah dari dalam bank bukanlah hal baru. Pelaku biasanya memantau korban yang melakukan penarikan tunai dalam jumlah besar, kemudian mengikuti hingga ke lokasi yang sepi.

Polres Metro Bekasi juga telah menindaklanjuti laporan ini dengan melakukan Rapat Koordinasi bersama pihak perbankan di wilayah hukumnya. Dalam rapat tersebut, diputuskan untuk meningkatkan patroli di area-area rawan serta memperketat pengawasan melalui kamera pengawas di setiap bank.

Masyarakat diimbau untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar bank atau ATM. Kepolisian menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan akan menindak tegas para pelaku kejahatan jalanan.

Sementara itu, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut. Keluarga korban berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal dengan perbuatannya.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diperkirakan melarikan diri ke arah timur Jakarta. Petugas telah memasang penyekatan di beberapa titik strategis untuk mempersempit ruang gerak pelaku.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User