Sep 16, 2026
Hukum

NASA Masukkan Roket Terran R Relativity Space ke Kontrak Peluncuran NLS II

WASHINGTON — Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) resmi memperluas portofolio armada peluncuran antariksanya. Badan antariksa tersebut me

NASA Masukkan Roket Terran R Relativity Space ke Kontrak Peluncuran NLS II

WASHINGTON — Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) resmi memperluas portofolio armada peluncuran antariksanya. Badan antariksa tersebut memasukkan roket Terran R, wahana peluncur kelas menengah-berat buatan perusahaan rintisan Relativity Space, ke dalam program kontrak NASA Launch Services II (NLS II).

Langkah strategis ini memberikan NASA fleksibilitas lebih besar dalam memilih wahana komersial untuk mengangkut muatan sains, eksplorasi planet, hingga demonstrasi teknologi tinggi ke orbit Bumi dan sekitarnya.

Mekanisme On-Ramp Buka Peluang Inovasi Baru

Masuknya Terran R ke dalam katalog NLS II dimungkinkan berkat adanya klausul ketentuan on-ramp. Klausul tahunan ini sengaja dirancang NASA guna menjaga iklim kompetisi di industri kedirgantaraan komersial tetap kompetitif dan terbuka terhadap inovasi teknologi terbaru.

"Ketentuan on-ramp memungkinkan penyedia layanan peluncuran baru atau kendaraan peluncur yang baru dikembangkan oleh kontraktor terdaftar untuk bersaing memperebutkan misi-misi masa depan NASA secara adil," demikian pernyataan resmi pihak NASA.

Melalui sistem kontrak NLS II, NASA tidak terikat pada satu penyedia tunggal. Kontrak berjenis multiple-award indefinite-delivery/indefinite-quantity (IDIQ) ini memungkinkan badan antariksa memesan layanan peluncuran spesifik sesuai dengan bobot muatan, orbit tujuan, dan jadwal misi masing-masing program sains.

Jadwal dan Linimasa Kontrak NLS II

Penambahan wahana peluncur ini memperkuat kerangka kerja sama jangka panjang antara NASA dan industri antariksa komersial. Berikut adalah jadwal utama pelaksanaan kontrak NLS II:

  1. Evaluasi dan Penambahan Berkala: Proses seleksi on-ramp dilakukan secara reguler tiap tahun untuk meninjau kelaikan wahana peluncur komersial baru.
  2. Batas Akhir Pemesanan Misi (Juni 2030): NASA memiliki jendela waktu hingga akhir paruh pertama tahun 2030 untuk memberikan tugas peluncuran (task order) kepada penyedia terdaftar.
  3. Periode Pelaksanaan Kontrak (Hingga Desember 2032): Seluruh pelaksanaan misi dan eksekusi peluncuran roket yang dipesan memiliki masa operasional hingga akhir tahun 2032.

Dukungan Misi Sains dan Eksplorasi Luas

Roket Terran R yang tengah dikembangkan Relativity Space dirancang sebagai roket generasi baru yang memanfaatkan teknologi manufaktur canggih, termasuk pencetakan 3D skala besar. Wahana ini digadang-gadang mampu mengangkut muatan berkapasitas besar dengan efisiensi biaya yang tinggi.

Dengan hadirnya opsi Terran R, NASA memiliki alternatif armada peluncur yang makin beragam untuk mendukung pilar-pilar strategis lembaga, antara lain:

  • Misi Sains dan Observasi Bumi: Peluncuran konstelasi satelit pemantau iklim, cuaca, dan dinamika lingkungan global.
  • Eksplorasi Ruang Angkasa dan Planet: Pengiriman wahana antariksa tak berawak untuk misi astrofisika dan eksplorasi tata surya.
  • Riset dan Pengembangan Teknologi: Pengujian platform telekomunikasi antariksa, propulsi baru, serta sistem pendukung eksplorasi manusia.

Langkah ini kian menegaskan komitmen NASA dalam memanfaatkan ekosistem industri komersial guna mempercepat riset antariksa global secara efisien.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User