Sep 16, 2026
Hukum

Dirut LPP RRI Tegaskan Pentingnya Perubahan Pola Pikir di Era Digital

JAKARTA — Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) terus memacu langkah adaptasi di tengah disrupsi teknologi informasi. Direktur Utama

Dirut LPP RRI Tegaskan Pentingnya Perubahan Pola Pikir di Era Digital

JAKARTA — Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) terus memacu langkah adaptasi di tengah disrupsi teknologi informasi. Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo, menegaskan bahwa transformasi multiplatform menjadi keharusan mutlak dalam perjalanan lembaga penyiaran publik tertua di Indonesia ini guna menjawab tantangan zaman yang kian dinamis.

Pernyataan strategis tersebut disampaikan Hendrasmo saat memberikan sambutan pada seremoni penyulutan obor Tri Prasetya dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RRI yang digelar di Auditorium Abdurrahman Saleh, Jakarta.

Transformasi Multiplatform dan Paradigma Baru Penyiaran

Hendrasmo menekankan bahwa keberhasilan transformasi teknologi penyiaran berakar pada perubahan pola pikir (mindset) seluruh insan penyiaran. Menurutnya, lembaga media saat ini tidak bisa lagi bersikap pasif menunggu respons pendengar setia, melainkan harus proaktif merangkul generasi baru melalui berbagai platform digital.

"Kita hendak sampaikan pesan bahwa kita harus merubah mindset, bukan RRI yang didengarkan audiens, bukan RRI yang didatangi audiens. Tetapi RRI lah yang harus mendatangi audiens, RRI lah yang harus mendatangi mereka," tegas Hendrasmo di hadapan jajaran pimpinan dan angkasawan-angkasawati RRI.

Strategi penyiaran berbasis multiplatform ini merupakan kelanjutan serta penguatan dari fondasi yang telah diletakkan para pendahulu. Diseminasi informasi kini tidak hanya mengandalkan gelombang terestrial radio frekuensi (AM/FM), melainkan diperluas ke ranah aplikasi streaming, portal berita daring, siniar (podcast), hingga jejaring media sosial interaktif.

Kronologi dan Langkah Strategis Modernisasi Penyiaran

Untuk memastikan arah transformasi berjalan terukur dan konsisten, LPP RRI menerapkan serangkaian tahapan modernisasi lembaga:

  1. Refleksi Historis dan Komitmen Nilai: Menjaga marwah Tri Prasetya RRI sebagai kompas moral dan pedoman jurnalisme publik yang berintegritas di era banjir informasi.
  2. Revitalisasi Identitas Visual: Meluncurkan pembaruan identitas visual dengan mengadopsi font digital modern yang melambangkan fleksibilitas, keterbukaan, dan keniscayaan adaptasi terhadap ekosistem teknologi.
  3. Penguatan Infrastruktur Multiplatform: Mengintegrasikan sistem penyiaran audio terestrial dengan ekosistem digital guna memperluas jangkauan sebaran berita ke pelosok Nusantara hingga mancanegara.
  4. Peningkatan Kualitas Konten Publik: Menghadirkan program-program edukatif, informatif, dan mendukung program prioritas nasional dengan format visual maupun audio interaktif yang ramah generasi muda.

Simbolisme Logo Baru dan Relevansi Zaman

Lebih lanjut, Hendrasmo menjelaskan bahwa perubahan logo RRI bukan sekadar peremajaan tampilan grafis, melainkan representasi dari kesadaran kolektif seluruh elemen lembaga. Pemilihan tipografi modern mencerminkan komitmen kuat bahwa RRI siap bergerak dinamis di era komputasi awan dan kecerdasan buatan.

Melalui penguatan kanal digital terpadu, LPP RRI bertekad memperluas dampak positif diseminasi informasi publik. Dengan hadir langsung di genggaman masyarakat melalui gawai pintar, RRI optimistis dapat terus menjalankan fungsinya sebagai perekat bangsa dan sumber informasi tepercaya bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User