Sep 16, 2026
Hukum

MUARA ENIM — Pelajar Tenggelam di Sungai Lematang Ditemukan Meninggal Dunia

MUARA ENIM — Upaya pencarian intensif terhadap seorang pelajar yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Lematang akhirnya membuahkan hasil. Korban bernam

MUARA ENIM — Pelajar Tenggelam di Sungai Lematang Ditemukan Meninggal Dunia

MUARA ENIM — Upaya pencarian intensif terhadap seorang pelajar yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Lematang akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Fathan Mubarok (15), yang sebelumnya dilaporkan hilang saat beraktivitas di perairan tersebut, ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Dusun I, Desa Kepur, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur penyelamat dan warga setempat berlangsung dramatis di tengah arus sungai yang cukup deras, sebelum jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi ke daratan.

Kronologi Kejadian Tenggelamnya Korban

Peristiwa nahas ini bermula ketika korban bersama rekan-rekannya berada di sekitar bantaran Sungai Lematang. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, berikut urutan kronologis insiden tersebut:

  1. Aktivitas di Sungai: Korban bersama sejumlah temannya mendatangi tepian Sungai Lematang di Desa Kepur untuk berenang dan bermain air pada sore hari.
  2. Terseret Arus Deras: Korban yang diduga berenang terlalu ke tengah tiba-tiba mengalami kesulitan melawan debit dan pusaran arus air yang kuat hingga akhirnya terbawa arus.
  3. Upaya Pertolongan Pertama: Rekan-rekan korban yang melihat kejadian sempat berusaha memberikan pertolongan, namun kondisi arus yang deras membuat korban dengan cepat tenggelam dan hilang dari pandangan.
  4. Laporan ke Pihak Berwenang: Teman-teman korban segera melaporkan insiden berbahaya tersebut kepada aparat desa dan keluarga korban, yang diteruskan ke Basarnas dan instansi terkait.

Operasi Pencarian oleh Tim SAR Gabungan

Mendapat laporan mengenai insiden orang tenggelam, tim gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Palembang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muara Enim, unsur TNI, Polri, serta para relawan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk menggelar operasi pencarian terpadu.

"Tim melakukan penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet bermesin dan metode penyelaman di beberapa titik yang dicurigai memiliki palung air atau pusaran arus tempat tersangkutnya korban."

Pencarian difokuskan pada radius beberapa kilometer dari Last Known Position (LKP) atau lokasi terakhir korban terlihat. Sejumlah kendala seperti keruhnya air sungai serta material kayu dan sampah di dasar sungai sempat menghambat laju penyisiran, namun koordinasi lintas sektor terus dioptimalkan.

Jasad Korban Ditemukan dan Diserahkan ke Keluarga

Setelah melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang aliran Sungai Lematang, jasad korban akhirnya berhasil ditemukan mengapung tidak jauh dari titik awal kejadian. Tim rescue gabungan langsung melakukan prosedur pengangkatan jenazah dari sungai secara hati-hati.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Fathan Mubarok langsung dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans untuk diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga guna proses pemakaman. Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan anak-anak remaja, untuk meningkatkan kewaspadaan serta menghindari aktivitas berenang di sungai besar tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User