Monas Tetap Jadi Destinasi Utama Lebaran 2025

Jakarta - Kawasan Monumen Nasional (Monas) diprediksi kembali menjadi magnet utama wisatawan domestik selama libur Lebaran 2025. Proyeksi ini didasarkan pada tren kenaikan pengunjung tahunan dan strat...

Jul 20, 2026 - 01:22
0 0
Monas Tetap Jadi Destinasi Utama Lebaran 2025

Jakarta - Kawasan Monumen Nasional (Monas) diprediksi kembali menjadi magnet utama wisatawan domestik selama libur Lebaran 2025. Proyeksi ini didasarkan pada tren kenaikan pengunjung tahunan dan strategi pengelolaan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dalam rapat koordinasi persiapan libur nasional yang digelar pada Rabu (10/4/2024), Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta menyatakan kesiapan total untuk mengakomodasi lonjakan wisatawan.

"Berdasarkan data survei kepuasan pengunjung tahun lalu, Monas menempati peringkat pertama sebagai destinasi favorit warga Jakarta dan sekitarnya saat hari raya. Kami menegaskan bahwa tahun ini, persiapan infrastruktur dan pelayanan akan ditingkatkan signifikan," ujar Kepala Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata, dalam keterangan resminya. Ia menambahkan bahwa Pemprov DKI telah menetapkan Monas sebagai zona prioritas dalam Operasi Ketupat Jaya 2025.

Aksesibilitas dan Infrastruktur Penunjang

Daya tarik utama Monas terletak pada kemudahan aksesibilitas. Kawasan ini terhubung langsung dengan Integrasi Transportasi Monas (ITM) yang melayani MRT Jakarta, LRT Jakarta, KRL Commuter Line, serta sejumlah rute Transjakarta. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Dwiyana Saptani, menegaskan bahwa selama masa libur Lebaran, pihaknya akan menerapkan manajemen lalu lintas khusus di sekitar kawasan Monas, termasuk penambahan frekuensi angkutan umum.

"Kami menetapkan jalur khusus bus wisata dan menggratiskan tarif parkir untuk sepeda motor di area terdekat guna mendorong pengunjung menggunakan transportasi massal," kata Dwiyana. Data Dishub DKI mencatat, selama Lebaran 2024, jumlah pengunjung Monas mencapai 327.000 orang selama sepekan, dengan 65% di antaranya mengakses lokasi melalui MRT dan Transjakarta.

Zona Rekreasi dan Pengamanan Terpadu

Pengelola Taman Monas, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), menyiapkan sejumlah zona rekreasi baru. Direktur Utama Jakpro, Wahyu Widodo, menyatakan dalam rapat koordinasi bahwa area taman akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau dengan sentuhan instalasi seni budaya nusantara. "Ini merupakan respons kami atas masukan dari survei tahun lalu yang menunjukkan pengunjung mendambakan perpaduan antara wisata sejarah dan ruang berkumpul yang nyaman," ujarnya.

Dari aspek keamanan, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Herry Heryawan, menegaskan bahwa pengamanan di kawasan Monas akan melibatkan 850 personel gabungan TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). "Pengamanan difokuskan pada tiga aspek: kelancaran arus人流, ketertiban umum, dan protokol kesehatan. Titik-tikik rawan kerumunan akan diawasi melalui CCTV dan patrol berjalan," tegasnya dalam siaran pers tertulis pada Senin (15/4/2024).

Proyeksi dan Antisipasi Jangka Panjang

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dalam kunjungan kerjanya ke Jakarta pada 20 Maret 2024, menegaskan bahwa Monas merupakan aset strategis nasional. Ia menyarankan agar pengelolaan destinasi unggulan ini dikawal oleh sebuah badan otorita khusus untuk menjaga konsistensi kualitas layanan. "Monas bukan sekadar monumen, tetapi ekosistem wisata utama yang berkontribusi pada perekoonomian kota. Keputusan untuk membenahi manajemennya perlu disahkan bersama melalui skema kemitraan pemerintah dan pelaku industri pariwisata," ujarnya saat itu.

Sementara itu, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) DKI Jakarta mencatat tren pemesanan paket wisata lokal yang mencakup kunjungan ke Monas mengalami kenaikan 40% untuk periode Lebaran 2025. "Data internal kami menunjukkan Monas masih menjadi komponen wajib dalam 80% paket wisata sehari di Jakarta. Hal ini menegaskan peran sentralnya dalam industri pariwisata ibu kota," kata Ketua Asita DKI Jakarta, Zulkarnain, berdasarkan rilis data per 1 April 2024.

Dengan segala persiapan yang telah ditetapkan dalam berbagai rapat koordinasi tingkat provinsi hingga nasional, Monas dipastikan siap menjadi tuan rumah utama bagi wisatawan selama libur Lebaran 2025. Keberhasilan pengelolaan kawasan ini akan menjadi indikator penting bagi model pengelolaan destinasi wisata kota bersejarah di Indonesia ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User