JAKARTA — Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) menyempatkan diri meninjau stan pameran Geothermal Soccer Indonesia (GSI) dalam gelaran Indonesia Sports Summit 2026. Agenda pameran industri olahraga berskala nasional tersebut berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Minggu (13/9/2026).
Kunjungan orang nomor satu di kementerian olahraga tersebut menjadi sorotan para pelaku industri dan penggiat sepak bola tanah air. Kehadiran stan GSI dinilai menghadirkan warna baru karena mengolaborasikan inisiatif energi baru terbarukan, khususnya panas bumi (geothermal), dengan pembinaan olahraga sepak bola di tingkat akar rumput.
Kronologi Kunjungan Menpora di Arena JCC
Rangkaian peninjauan stan oleh Menpora berlangsung dinamis di tengah antusiasme ribuan pengunjung yang memadati Hall JCC Senayan. Berikut catatan kronologis kegiatan selama peninjauan:
- Pukul 10.00 WIB: Menpora tiba di lokasi Indonesia Sports Summit 2026 dan menyapa jajaran pengurus federasi cabang olahraga serta exhibitor.
- Pukul 10.45 WIB: Menpora singgah secara khusus di stan Geothermal Soccer Indonesia (GSI) untuk melihat program pengembangan talenta muda binaan wilayah operasional panas bumi.
- Pukul 11.15 WIB: Dialog singkat berlangsung antara perwakilan manajemen GSI dengan Menpora seputar integrasi program keberlanjutan lingkungan dan olahraga.
Sinergi Energi Bersih dan Sepak Bola Akar Rumput
Geothermal Soccer Indonesia (GSI) merupakan salah satu inisiatif strategis yang memanfaatkan kegiatan olahraga guna memberdayakan komunitas pemuda di sekitar kawasan pembangkit listrik tenaga panas bumi. Program ini berfokus pada pelatihan disiplin, pencarian bakat sepak bola usia dini, sekaligus sosialisasi transisi energi hijau kepada masyarakat luas.
Dalam dialog singkat di lokasi pameran, Menpora menekankan pentingnya keterlibatan sektor energi dan industri strategis dalam membangun ekosistem olahraga nasional yang modern dan berkelanjutan.
"Kolaborasi antara sektor energi ramah lingkungan dan pembinaan generasi muda melalui sepak bola adalah langkah konkret yang patut diapresiasi. Industri olahraga modern membutuhkan fondasi pembinaan usia dini yang kuat sekaligus memiliki kesadaran sosial dan lingkungan yang tinggi," ujar Menpora.
Komitmen Penguatan Industri Olahraga Nasional
Perhelatan Indonesia Sports Summit 2026 menjadi barometer kebangkitan ekonomi olahraga pasca transformasi tata kelola kompetisi nasional. Melalui forum ini, pemerintah mendorong kemitraan lintas sektor antara BUMN, swasta, dan asosiasi olahraga agar mampu menciptakan iklim kompetisi yang sehat.
Pihak GSI menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jaringan akademi sepak bola komunitas di pelosok daerah. Beberapa fokus utama implementasi program GSI meliputi:
- Penyediaan Fasilitas Olahraga: Pembangunan lapangan dan sarana latihan berstandar aman bagi anak-anak di area sekitar operasional geotermal.
- Pelatihan Berjenjang: Pendampingan teknis oleh pelatih berlisensi nasional untuk membentuk karakter atlet muda yang berdaya saing.
- Edukasi Keberlanjutan: Penanaman nilai-nilai kepedulian lingkungan hidup serta pemanfaatan energi terbarukan sejak usia sekolah.
Kunjungan Menpora di booth GSI ditutup dengan sesi foto bersama para talenta muda dan penyerahan cenderamata resmi dari manajemen Geothermal Soccer Indonesia. Agenda ini semakin mempertegas komitmen pemangku kepentingan dalam menyatukan visi kemajuan olahraga nasional dan kelestarian lingkungan hidup.
Comments (0)