Menkop Ferry Klaim Tidak Tahu Pengadaan Kipas Rp1,8 Triliun

Isu pengadaan 1,8 juta unit kipas angin untuk program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang ditaksir mencapai nilai fantastis Rp1,8 triliun men

Jul 17, 2026 - 20:02
0 0
Menkop Ferry Klaim Tidak Tahu Pengadaan Kipas Rp1,8 Triliun

Isu pengadaan 1,8 juta unit kipas angin untuk program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang ditaksir mencapai nilai fantastis Rp1,8 triliun menjadi sorotan publik. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan respons mengejutkan dengan mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya rencana pengadaan tersebut.

Pengakuan tersebut sontak memicu tanya besar di tengah masyarakat. Bagaimana mungkin sebuah program prioritas nasional yang berada di bawah koordinasi Kementerian Koperasi bisa memiliki rencana pengadaan bernilai triliunan rupiah tanpa sepengetahuan pimpinannya sendiri? Pertanyaan ini menjadi bola panas yang harus segera dijawab secara transparan.

Kronologi Munculnya Isu Pengadaan

Isu ini pertama kali mencuat dari dokumen internal yang beredar di kalangan pegiat koperasi dan whistleblower. Dokumen tersebut menyebutkan adanya rencana untuk menyediakan 1,8 juta unit kipas angin yang akan didistribusikan ke seluruh koperasi desa dan kelurahan di Indonesia. Angka Rp1,8 triliun muncul sebagai estimasi total anggaran yang dibutuhkan, atau sekitar Rp1 juta per unit.

Besaran anggaran tersebut langsung menuai kritik tajam. Publik mempertanyakan urgensi pengadaan kipas angin di tengah berbagai kebutuhan dasar desa yang lebih mendesak, seperti infrastruktur jalan, akses air bersih, hingga penguatan modal usaha koperasi.

Respons Menkop Ferry Juliantono

Saat dikonfirmasi awak media, Ferry Juliantono menunjukkan ekspresi terkejut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah membahas, apalagi menyetujui, rencana pengadaan kipas angin dalam jumlah masif tersebut.

"Saya tidak tahu. Itu bukan program dari saya. Saya perlu cek dulu dari mana angka itu muncul," ujar Ferry Juliantono dengan nada tegas di hadapan awak media.

Menkop juga berjanji akan melakukan verifikasi internal untuk menelusuri asal-usul dokumen yang menyebut angka fantastis tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap program di bawah Kementerian Koperasi harus melalui proses perencanaan yang matang dan akuntabel.

Analisis: Rp1,8 Triliun untuk Kipas Angin?

Jika dicermati lebih jauh, angka Rp1,8 triliun untuk pengadaan 1,8 juta unit kipas angin memang menimbulkan tanda tanya besar. Di pasaran, harga kipas angin standar berkualitas baik berada di kisaran Rp200 ribu hingga Rp500 ribu per unit. Artinya, dengan nilai Rp1,8 triliun, seharusnya bisa diperoleh jauh lebih dari 1,8 juta unit, atau sebaliknya, kualitas produk yang ditawarkan jauh di atas standar.

Beberapa kemungkinan yang muncul di kalangan pengamat:

  • Kesalahan spesifikasi: Mungkin kipas yang dimaksud bukan kipas rumah tangga biasa, melainkan kipas industri berteknologi tinggi.
  • Markup harga: Ada potensi mark-up signifikan dalam proses pengadaan yang perlu diaudit.
  • Dokumen palsu: Bisa saja dokumen yang beredar tidak memiliki dasar resmi dari kementerian.

Reaksi Publik dan Dunia Koperasi

Isu ini memicu reaksi beragam. Aktivis koperasi dan pemerhati kebijakan publik ramai-ramai meminta pemerintah membuka data rencana anggaran secara transparan. Mereka menilai, program Kopdes Merah Putih yang menyasar lebih dari 80 ribu desa dan kelurahan seharusnya memprioritaskan kebutuhan produktif, bukan konsumtif.

Di media sosial, warganet juga melancarkan kritik pedas. Banyak yang menyebut pengadaan kipas angin sebagai bentuk pemborosan anggaran negara yang tidak berpihak pada rakyat kecil.

Langkah Selanjutnya

Kasus ini menjadi ujian transparansi bagi Kementerian Koperasi di bawah kepemimpinan Ferry Juliantono. Publik menunggu hasil investigasi internal yang akan menentukan apakah isu ini benar adanya atau hanya misinformasi yang sengaja disebar untuk mencoreng nama kementerian.

Komisi VI DPR RI yang membidangi koperasi dan UMKM juga diharapkan turun tangan melakukan pengawasan. Anggaran triliunan rupiah dari APBN wajib diawasi ketat agar tidak terjadi penyimpangan.

Dengan pernyataan tegas Menkop yang mengaku tidak tahu, kini bola ada di tangan tim internal kementerian dan lembaga pengawas untuk mengungkap fakta sesungguhnya di balik rencana pengadaan yang menjadi perdebatan hangat publik ini.

[SOCIAL_TWEET]: Menkop Ferry Juliantono mengaku tidak tahu soal rencana pengadaan 1,8 juta kipas angin Rp1,8 triliun untuk program Kopdes Merah Putih. Publik desak transparansi! #KopdesMerahPutih #MenkopFerry #TransparansiAnggaran [SOCIAL_TG]: 🔥 Menkop Ferry bingung sendiri 🤯 Disebut pengadaan kipas Rp1,8 T buat Kopdes, dia bilang: "Saya tidak tahu!" Aduhhh gimana nih?

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User