Sep 16, 2026
Hukum

Menkeu Bahas Rencana Perombakan Pejabat DJP dan Bea Cukai

JAKARTA — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat ini tengah mematangkan rencana rotasi dan perombakan posisi strategis di lingkungan Direktorat Jenderal Paja

Menkeu Bahas Rencana Perombakan Pejabat DJP dan Bea Cukai

JAKARTA — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat ini tengah mematangkan rencana rotasi dan perombakan posisi strategis di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Kebijakan restrukturisasi pejabat tersebut dirancang sebagai bagian dari agenda reformasi birokrasi berkelanjutan demi memperkuat integritas serta meningkatkan kinerja pengumpulan pendapatan negara.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa proses penataan ulang kepemimpinan struktural di dua instansi pemungut penerimaan utama tersebut masih dalam tahap penggodokan mendalam. Koordinasi intensif terus berlangsung antara pimpinan kementerian dengan jajaran pejabat eselon I guna memastikan penempatan posisi dilakukan secara objektif dan akuntabel.

"Rencana perombakan tersebut masih terus kami bahas dan koordinasikan bersama para pejabat Eselon I di lingkungan kementerian," ujar Menkeu.

Tahapan Evaluasi dan Skema Perombakan Jabatan

Penyusunan formasi baru pejabat DJP dan DJBC dilakukan melalui serangkaian tahapan asesmen terukur. Langkah ini dirancang untuk menyaring figur-figur yang memiliki rekam jejak kepemimpinan kuat, kompetensi teknis fiskal yang memadai, serta komitmen tinggi terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih.

  1. Evaluasi Kinerja Komprehensif: Pimpinan Kemenkeu melakukan peninjauan terhadap capaian kinerja satuan kerja di tingkat pusat dan daerah, termasuk realisasi target penerimaan dan kepatuhan kode etik.
  2. Asesmen Profil dan Rekam Jejak: Proses penyaringan melibatkan penilaian menyeluruh terhadap rekam jejak integritas aparatur sipil negara (ASN) di lingkup perpajakan dan kepabeanan.
  3. Pembahasan Terpadu Tingkat Eselon I: Sinergi antar-direktorat jenderal dan inspektorat jenderal digelar untuk menyelaraskan kebutuhan organisasi dengan profil kandidat.
  4. Penetapan Keputusan Resmi: Hasil pembahasan final akan diformalkan melalui Surat Keputusan Menteri Keuangan sebelum prosesi pelantikan pejabat baru diselenggarakan.

Fokus Penguatan Penerimaan Negara dan Integritas

Langkah penyegaran susunan pejabat di DJP dan DJBC dipandang krusial di tengah tantangan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sebagai dua pilar utama penerimaan, DJP memikul amanah mengoptimalkan rasio perpajakan nasional, sementara DJBC bertugas menjaga perbatasan negara sekaligus mengamankan penerimaan bea masuk, bea keluar, dan cukai.

Kemenkeu menegaskan sejumlah fokus utama yang menjadi landasan restrukturisasi jabatan kali ini:

  • Akselerasi Digitalisasi Layanan: Mendorong percepatan implementasi sistem teknologi perpajakan mutakhir seperti Coretax agar pelayanan wajib pajak kian transparan dan efisien.
  • Penguatan Pengawasan Internal: Memperketat mekanisme deteksi dini dan mitigasi pelanggaran disiplin guna menjaga kepercayaan publik terhadap institusi bendahara negara.
  • Optimalisasi Pelayanan Kepabeanan: Mengurangi dwelling time di pelabuhan serta memperkuat pengawasan atas peredaran barang ilegal tanpa mengganggu kelancaran arus logistik nasional.

Melalui konsolidasi internal yang matang, Kementerian Keuangan berharap penataan birokrasi ini mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan akuntabilitas dan efektivitas kerja para aparatur sipil negara di garda terdepan fiskal Indonesia.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan perombakan pejabat DJP dan DJBC masih dalam tahap pembahasan bersama jajaran eselon I. Evaluasi menyeluruh difokuskan pada peningkatan integritas serta optimalisasi penerimaan APBN.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User