Menhaj Dorong Asrama Haji Jadi Pusat Layanan Umrah dan Aset Produktif

JAKARTA — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mendorong optimalisasi lebih dari 30 asrama haji yang tersebar di seluruh Indonesia. Aset ne

Menhaj Dorong Asrama Haji Jadi Pusat Layanan Umrah dan Aset Produktif

JAKARTA — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mendorong optimalisasi lebih dari 30 asrama haji yang tersebar di seluruh Indonesia. Aset negara yang selama ini hanya berfungsi maksimal saat musim haji itu ditargetkan bertransformasi menjadi pusat layanan umrah terpadu dan aset produktif berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Menhaj dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/7/2026). Irfan menegaskan bahwa potensi ekonomi dari asrama haji sangat besar dan belum tergarap secara optimal.

"Kami memiliki lebih dari 30 asrama haji di seluruh Indonesia. Selama ini pemanfaatannya belum maksimal. Asrama-asrama ini harus kita dorong menjadi pusat layanan umrah dan aset produktif yang memberikan nilai tambah bagi negara,"

tegas Irfan di hadapan anggota dewan.

Optimalisasi di Luar Musim Haji

Menurut data Kementerian Haji dan Umrah, tingkat okupansi asrama haji di luar musim haji sangat rendah. Sebagian besar asrama hanya beroperasi penuh selama 2-3 bulan dalam setahun, yakni pada periode keberangkatan dan kepulangan jemaah haji. Sisanya, aset bernilai ratusan miliar rupiah itu menganggur tanpa produktivitas signifikan.

Irfan menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan rancangan transformasi yang mencakup tiga pilar utama: layanan one-stop-service umrah (pemeriksaan kesehatan, imigrasi, dan pembekalan manasik), komersialisasi fasilitas (hotel syariah, pusat konvensi, dan retail), serta kemitraan strategis dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta.

"Kami ingin jemaah umrah bisa berangkat dari daerahnya masing-masing tanpa harus transit lama di Jakarta. Asrama haji bisa menjadi embarkasi umrah yang melayani seluruh proses sekaligus,"

tambah Irfan.

Proyeksi Target dan Tahapan Program

Kemenhaj menargetkan program ini dimulai secara bertahap mulai 2027. Tahap pertama akan menyasar 10 asrama haji prioritas yang memiliki tingkat okupansi komersial tertinggi, di antaranya asrama haji Pondok Gede (Jakarta), Sukolilo (Surabaya), Embarkasi Donohudan (Boyolali), dan Asrama Haji Sudiang (Makassar).

Berikut tahapan pelaksanaan program optimalisasi asrama haji:

  • Tahap 1 (2027-2028): Revitalisasi 10 asrama prioritas, pilot project pusat layanan umrah, penyiapan regulasi.
  • Tahap 2 (2028-2030): Ekspansi ke 20 asrama, kemitraan BUMN, pengembangan hotel syariah.
  • Tahap 3 (2030-2035): Full operation 30+ asrama, target PNBP Rp 1,5 triliun/tahun.

Kemenhaj memproyeksikan kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari komersialisasi asrama haji mencapai Rp 500 miliar pada tahun pertama operasi penuh dan meningkat menjadi Rp 1,5 triliun per tahun pada 2035.

Dukungan Lintas Kementerian

Program ini mendapat dukungan dari Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN. Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu, Rionald Silaban, menyatakan asrama haji merupakan Barang Milik Negara (BMN) dengan potensi utilisasi tinggi dan siap dikerjasamakan.

"Kami mendukung penuh. BMN dengan idle capacity besar harus dioptimalkan. Skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) sudah tersedia dan bisa segera diterapkan,"

ujar Rionald saat dikonfirmasi terpisah.

Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, meminta agar transformasi ini tidak menghilangkan fungsi utama asrama sebagai tempat pembinaan jemaah haji. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan.

"Kami setuju optimalisasi, tapi jangan sampai jemaah haji jadi korban. Fungsi utama tetap harus prioritas. Soal bisnis, harus clear dan measurable,"

pungkas Marwan.

Dengan sekitar 2 juta jemaah umrah Indonesia per tahun dan tren pertumbuhan 15% year-on-year, potensi pasar pusat layanan umrah terpadu di daerah dinilai sangat menjanjikan. Transformasi asrama haji diharapkan juga menjadi katalis pemerataan ekonomi pusat-pusat keberangkatan umrah di luar Pulau Jawa.

[TAGS]: Kemenhaj, asrama haji, umrah, Mochamad Irfan Yusuf, PNBP [SOCIAL_TWEET]: Menhaj Irfan Yusuf dorong 30+ asrama haji jadi pusat layanan umrah. Target PNBP Rp1,5 T/tahun. "Aset idle harus produktif," katanya. Tahap pertama 10 asrama prioritas mulai 2027. #AsramaHajiProduktif #LayananUmrah #ReformasiHaji [SOCIAL_FB]: Siapa sangka asrama haji nganggur 9 bulan dalam setahun? Kini Menhaj punya rencana besar: sulap jadi hotel syariah dan pusat layanan umrah. Target pemasukan negara? Rp1,5 triliun! Simak detailnya. [SOCIAL_TG]: 🕋 Menhaj siapkan revolusi asrama haji! Lebih dari 30 asrama di seluruh Indonesia akan disulap jadi pusat layanan umrah dan hotel syariah. Target cuan: Rp500 M di tahun pertama. Siap-siap berangkat umrah dari daerah sendiri tanpa transit Jakarta! [SOCIAL_THREADS]: Asrama haji ternyata mostly kosong di luar musim haji—cuma kepakai 2-3 bulan doang. Menhaj Irfan Yusuf akhirnya bilang, "Ya udah, kita bikin jadi pusat umrah dan hotel syariah aja." Honestly, it's long overdue.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User