Marc Marquez Tercepat di FP1 MotoGP Prancis, Bagnaia Terpaut 0,247 Detik
Le Mans — Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, menunjukkan tajinya dalam sesi latihan bebas pertama (FP1) Grand Prix MotoGP Prancis di Sirkuit Bugatti, Le
Le Mans — Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, menunjukkan tajinya dalam sesi latihan bebas pertama (FP1) Grand Prix MotoGP Prancis di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Jumat (8/5/2026). Dengan waktu lap 1 menit 30,112 detik, Marquez sukses menduduki puncak catatan waktu, unggul 0,247 detik dari rekan setimnya, Francesco Bagnaia.
FP1: Adaptasi Cepat di Sirkuit Legendaris
Sesi 45 menit yang digelar dalam kondisi cuaca cerah bersuhu 21°C itu menampilkan dominasi Marquez sejak lap-lap awal. Meski sempat melebar di tikungan 6, pembalap berusia 33 tahun itu tampil sangat percaya diri dengan ban medium baru Michelin.
- Menit ke-12: Marquez mencatatkan waktu 1:31,4 yang langsung menjadi patokan awal.
- Menit ke-28: Ducati melakukan penyesuaian elektronik, dan Marquez mempertajam waktunya menjadi 1:30,8.
- Menit ke-40: Lap terbaik tercipta tepat sebelum sesi berakhir—ia menembus 1:30,112, yang tak terkejar pembalap lain.
Bagnaia, yang sempat memimpin di setengah sesi, mengeluhkan kurangnya cengkeraman roda belakang. "Saya tidak bisa memberi tekanan optimal pada ban. Tapi ini baru hari pertama, kami akan mencari solusi untuk Sabtu," ujar juara bertahan itu.
Sementara itu, Jorge Martin dari Aprilia Racing menempati posisi ketiga dengan selisih 0,398 detik, disusul Fabio Quartararo (Yamaha) dan Brad Binder (KTM). Pembalap Spanyol lainnya, Pedro Acosta, justru mengalami insiden kecil di tikungan 9 dan finis di posisi ke-11.
Strategi Ducati: Pengembangan Motor untuk Le Mans
Marquez mengungkapkan bahwa timnya membawa paket aerodinamika baru untuk seri Le Mans yang memiliki karakteristik pengereman keras. "Motor terasa sangat stabil di titik pengereman. Kami sudah bekerja keras di simulator, dan hasilnya terlihat di lap," katanya. Data telemetri menunjukkan Ducati GP26 mencapai kecepatan puncak 316,7 km/jam di lintasan lurus utama, yang menjadi kunci keunggulan mereka.
Musim 2026 menjadi tahun krusial bagi Marquez. Setelah kembali bersinar di 2025, ia kini memimpin klasemen sementara dengan 72 poin dari empat seri, unggul 12 poin dari Bagnaia. Sirkuit Le Mans sendiri memiliki sejarah bagi Marquez: ia pernah menang di sini pada kelas Moto2 (2011) dan mencetak podium ketiga di MotoGP 2024. "Saya punya kenangan bagus di sini. Tapi tujuannya jelas: menang Minggu nanti," tegasnya.
Kegagalan teknis menimpa Luca Marini yang harus kembali ke garasi setelah motor Honda-nya mengeluarkan asap di menit ke-35. Sementara itu, rookie Fermin Aldeguer dari Gresini Ducati tampil mengejutkan dengan menempati posisi ke-7, hanya terpaut 0,7 detik dari Marquez.
Hari Sabtu (9/5) akan dilanjutkan dengan FP2 dan sesi kualifikasi yang diprediksi bakal berlangsung sengit dengan potensi hujan ringan. Tim Ducati optimistis mampu mempertahankan dominasi, namun Marquez tetap waspada. "Di Le Mans, segalanya bisa terjadi. Cuaca dan grip lintasan bisa berubah dengan cepat," pungkasnya.
[SOCIAL_TWEET]: 🏍️ Marc Marquez tercepat di FP1 #MotoGP Le Mans! Catat waktu 1:30,112, ungguli Bagnaia 0,247 detik. Strategi baru Ducati bekerja? 🔥 #FrenchGP[SOCIAL_TG]: 🔥 FP1 Le Mans: Marc Marquez puncaki time sheet dengan 1:30,112! 🏁 Bagnaia +0,247, Martin +0,398. Cuaca cerah, tapi Sabtu ada potensi hujan. ⛈️
Comments (0)