Mahasiswa USU Pelaku Pelecehan Seksual Puluhan Korban Akui Menyesal dan Minta Maaf

Medan – Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) berinisial CHS, yang identitasnya diungkap sebagai Cristopher Sitanggang, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka pada Senin (13/7) melalui aku...

Jul 13, 2026 - 14:15
0 0
Mahasiswa USU Pelaku Pelecehan Seksual Puluhan Korban Akui Menyesal dan Minta Maaf

Medan – Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) berinisial CHS, yang identitasnya diungkap sebagai Cristopher Sitanggang, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka pada Senin (13/7) melalui akun Instagram pribadinya @criistoophers_. Permintaan maaf itu disampaikan setelah yang bersangkutan diduga melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan korban, yang mayoritas merupakan sesama mahasiswa.

Dalam unggahannya, Cristopher yang merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) USU, menyatakan penyesalan mendalam atas tindakan yang dilakukannya. Ia juga mengumumkan bahwa dirinya tengah menjalani konseling untuk memperbaiki perilaku dan kepribadiannya.

Pernyataan Permintaan Maaf

"Saya Cristopher Sitanggang, dengan segala kerendahan hati saya, saya memohon maaf sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya bagi orang yang saya sakiti, baik melalui perkataan saya dan perbuatan saya selama ini," tulisnya dalam unggahan yang kini menjadi perhatian publik.

Cristopher menekankan bahwa proses konseling yang dijalaninya merupakan komitmennya untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di masa depan. "Saat ini, saya sudah mengikuti konseling yang bertujuan untuk memperbaiki kepribadian saya ke depannya, agar saya tidak mengulangi kejadian yang sama seperti ini," tambahnya.

Ia juga meminta maaf secara khusus kepada korban yang diduga mengalami pelecehan verbal. "Dengan segala kerendahan hati saya, saya memohon maaf dan memohon kemurahan hati dari semua orang yang sudah saya sakiti dan bahkan merasa saya rendahkan untuk sudi kiranya memaafkan saya. Saya sungguh-sungguh menyesali akan apa yang saya perbuat. Dan saya berjanji mulai saat ini tidak akan terjadi hal yang terulang," tegas Cristopher dalam pernyataan tertulisnya.

Kronologi Viral dan Respons Kampus

Kasus ini mencuat setelah seorang mahasiswa USU berinisial R membagikan tangkapan layar percakapan melalui media sosial. Percakapan itu diduga berisi pesan-pesan bernuansa seksual yang dikirimkan oleh Cristopher kepada seorang mahasiswi. Unggahan tersebut memicu gelombang pengakuan dari korban lain yang ikut menyampaikan bukti dan pengalaman serupa.

Pihak universitas melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) USU langsung menindaklanjuti laporan yang masuk. Rektorat USU, dalam keterangan resmi yang dikutip Apaberita, menyatakan bahwa Satgas PPKS tengah melakukan pendalaman dan pengumpulan bukti dari para korban yang melapor.

"Kami sudah menerima sejumlah laporan dan sedang melakukan asesmen. Proses penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi," ujar Ketua Satgas PPKS USU (nama dirahasiakan) kepada Apaberita, Selasa (14/7).

Jumlah Korban Bertambah

Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban yang mengaku mengalami pelecehan oleh Cristopher terus bertambah. Berdasarkan data sementara yang dihimpun oleh komunitas mahasiswa dan koalisi korban di media sosial, sedikitnya 60 orang telah menyampaikan pengakuan mereka. Sebagian besar korban adalah mahasiswi USU yang mengaku menerima pesan teks dan gambar bernuansa seksual tanpa persetujuan, bahkan ada yang mengaku mengalami pelecehan verbal secara langsung.

Seorang korban yang tidak bersedia disebutkan identitasnya mengatakan kepada Apaberita bahwa modus pelaku menggunakan pendekatan pertemanan sebelum akhirnya melontarkan kalimat atau konten yang bersifat pelecehan.

"Saya tidak menyangka teman seangkatan bisa melakukan hal seperti itu. Setelah saya memblokir, dia sempat mencoba menghubungi dari akun lain," ungkap korban.

Satgas PPKS memastikan akan memberikan pendampingan psikologis dan hukum kepada seluruh korban yang melapor. Pihak kampus juga membuka saluran pengaduan khusus melalui nomor hotline yang telah disebarluaskan.

Dengan perkembangan ini, publik kini menunggu langkah tegas dari pihak kampus terhadap terduga pelaku. Mahasiswa dan alumni USU mendesak agar kasus ini diproses secara transparan dan adil, tanpa intervensi dari pihak manapun. Sementara itu, Cristopher melalui akun Instagramnya menutup unggahan dengan harapan agar dirinya bisa berubah dan meminta waktu untuk membuktikan itikad baiknya.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User