Komisaris Utama Pertamina Tinjau Langsung Proyek Kilang Baru Tuban, Pastikan Kemandirian Energi Nasional

TUBAN — Jajaran direksi PT Pertamina (Persero) melalui Komisaris Utama Mochamad Iriawan melakukan kunjungan kerja ke sejumlah infrastruktur energi vital di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Selas

Jul 08, 2026 - 06:03
0 0
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Langsung Proyek Kilang Baru Tuban, Pastikan Kemandirian Energi Nasional

TUBAN — Jajaran direksi PT Pertamina (Persero) melalui Komisaris Utama Mochamad Iriawan melakukan kunjungan kerja ke sejumlah infrastruktur energi vital di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Selasa (30/6). Kunjungan ini merupakan bagian dari pengawasan langsung untuk memastikan seluruh proyek strategis yang dikelola perusahaan tetap berjalan sesuai target dan mampu menopang ketahanan energi nasional di tengah dinamika kebutuhan industri dalam negeri.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Apaberita.com dari lapangan, agenda utama Iriawan adalah menyambangi lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi sorotan publik, yaitu Proyek New Grass Root Refinery (NGRR) atau Pembangunan Kilang Baru. Proyek ambisius ini dikelola oleh entitas usaha patungan, PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP), yang merupakan kolaborasi strategis antara Pertamina dan mitra energi global asal Rusia, Rosneft.

Fondasi Kemandirian Energi Masa Depan

Dalam peninjauan tersebut, Iriawan menyoroti pentingnya keberadaan Kilang Tuban sebagai fondasi jangka panjang bagi kemandirian sektor energi tanah air. Proyek NGRR Tuban didesain tidak hanya sebagai kilang pengolahan minyak mentah konvensional, tetapi terintegrasi langsung dengan kompleks petrokimia berskala besar. Integrasi ini dinilai krusial karena mampu menghasilkan produk-produk bernilai tambah tinggi, sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku petrokimia yang selama ini membebani neraca perdagangan.

Menurut pantauan Apaberita.com, lokasi proyek yang berada di pesisir utara Jawa Timur ini dipilih secara strategis karena aksesibilitasnya terhadap jalur pelayaran internasional serta ketersediaan infrastruktur pendukung yang memadai. Dengan kapasitas pengolahan yang signifikan, kilang ini diproyeksikan mampu menyuplai kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan bahan baku industri seperti naphtha, polypropylene, dan produk turunan lainnya yang sangat dibutuhkan oleh sektor manufaktur nasional.

"Pembangunan NGRR Tuban menjadi fondasi penting dalam memperkuat kemandirian dan ketahanan energi Indonesia di masa depan. Karena itu, Pertamina terus mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi rakyat," tegas Mochamad Iriawan kepada tim Apaberita.com saat meninjau langsung progres fisik proyek.

Komitmen Pengawalan Proyek

Iriawan menekankan bahwa manajemen Pertamina akan terus melakukan pengawalan ketat terhadap setiap tahapan pembangunan. Selain memastikan aspek teknis berjalan lancar, perhatian khusus juga diberikan pada pemenuhan aspek environmental, social, and governance (ESG) serta pemberdayaan masyarakat lokal di sekitar wilayah operasi. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur energi dengan keberlanjutan lingkungan hidup.

Kunjungan ini merupakan sinyal kuat bahwa Pertamina, sebagai motor penggerak energi nasional, tidak hanya fokus pada operasional bisnis harian tetapi juga memiliki visi transformatif jangka panjang. Dengan selesainya Proyek NGRR Tuban sesuai target yang telah ditetapkan, diharapkan Indonesia dapat segera menikmati kedaulatan energi yang lebih kokoh, sekaligus menekan defisit transaksi berjalan akibat impor minyak dan petrokimia yang selama ini menjadi salah satu titik rentan perekonomian nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User