Komdigi Nyatakan 812 BTS Terdampak Gempa di NTT Pulih Total

JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan seluruh 812 titik Base Transceiver Station (BTS) yang terdampak gempa bumi di delapan kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah p...

Aug 23, 2026 - 23:30
0 0
Komdigi Nyatakan 812 BTS Terdampak Gempa di NTT Pulih Total

JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan seluruh 812 titik Base Transceiver Station (BTS) yang terdampak gempa bumi di delapan kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah pulih 100 persen. Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Fifi Aleyda Yahya, dalam agenda Penyerahan Bantuan Kemkomdigi untuk NTT di Kantor Badan Penghubung NTT, Tebet Timur, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2026).

Fifi menjelaskan, pemulihan konektivitas telekomunikasi telah tuntas di seluruh wilayah yang terdampak getaran gempa. Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya hingga Sabtu, tidak terdapat lagi menara pemancar yang mengalami gangguan operasional di kedelapan kabupaten tersebut. Seluruh layanan telepon seluler dan internet dinyatakan kembali berfungsi normal pascaperbaikan yang dilakukan para operator.

“Dari total 812 titik atau site BTS yang terkena dampak gempa di delapan kabupaten di NTT, per hari ini seluruhnya telah kembali beroperasi normal,” ujar Fifi.

Pemulihan Infrastruktur Berjalan Bertahap

Fifi menuturkan, proses rehabilitasi infrastruktur telekomunikasi dikerjakan secara bertahap oleh para operator seluler bersama tim teknis sejak gempa melanda sejumlah wilayah di NTT. Upaya tersebut mencakup perbaikan jaringan, pemulihan pasokan daya listrik di menara pemancar, hingga penggantian sejumlah perangkat yang rusak akibat getaran.

Berdasarkan data yang dihimpun Komdigi, kedelapan kabupaten terdampak kini telah kembali menikmati layanan komunikasi secara penuh. Pemerintah pusat melalui Komdigi terus memantau perkembangan kondisi jaringan di lapangan untuk memastikan tidak ada gangguan susulan yang menghambat aktivitas masyarakat.

Fifi menegaskan, konektivitas menjadi prioritas utama dalam penanganan pascagempa karena layanan komunikasi dibutuhkan masyarakat untuk melaporkan kondisi darurat sekaligus mempermudah kerja petugas penanggulangan bencana di daerah.

Komdigi Serahkan 20 Perangkat Starlink

Meskipun seluruh BTS terdampak telah pulih, Komdigi tetap menyerahkan 20 perangkat komunikasi Starlink dalam rangkaian agenda penyerahan bantuan tersebut. Fifi mengungkapkan, penentuan lokasi pemasangan perangkat Starlink akan dilakukan oleh tim di lapangan dengan mempertimbangkan kebutuhan di tiap wilayah.

“Kami tetap memberikan penguatan di titik-titik yang masih membutuhkan dukungan konektivitas, sehingga komunikasi masyarakat terdampak dapat terus berjalan lancar,” jelas Fifi.

Perangkat berbasis satelit itu diharapkan mampu menjangkau kawasan yang sulit dilalui jaringan konvensional, seperti daerah pegunungan dan kepulauan. Fifi berharap kehadiran Starlink memudahkan warga untuk tetap terhubung dengan keluarga dan kerabat, sekaligus memperlancar koordinasi penanganan bencana oleh petugas di lapangan.

“Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat nyata, menjaga konektivitas tetap stabil, dan memungkinkan warga NTT terus saling terhubung dalam masa pemulihan,” tutur Fifi.

Bantuan Logistik 15 Ton Disalurkan

Dalam kesempatan yang sama, Komdigi turut menyerahkan bantuan logistik sebanyak 15 ton bagi warga terdampak gempa di NTT. Bantuan tersebut diserahkan melalui Badan Penghubung Provinsi NTT untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di lokasi terdampak.

Penyerahan bantuan berlangsung dalam satu rangkaian agenda di Kantor Badan Penghubung NTT, Tebet Timur, Jakarta Selatan. Fifi dalam prosesi tersebut didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Badan Penghubung Provinsi NTT, Christine Editha Mau.

Fifi menuturkan, penyaluran bantuan logistik merupakan bagian dari upaya pemerintah menindaklanjuti kondisi darurat pascagempa di NTT. Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.

Koordinasi Pemulihan Terus Diperkuat

Komdigi memastikan seluruh upaya pemulihan dan penyaluran bantuan dilakukan dalam koordinasi yang erat bersama pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, operator telekomunikasi, serta lembaga terkait lainnya. Langkah tersebut ditempuh agar penanganan dampak gempa berjalan efektif, cepat, dan tepat sasaran.

Fifi juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk memanfaatkan layanan komunikasi yang telah pulih secara bijak serta melaporkan setiap kendala jaringan kepada operator atau petugas terkait. Dengan pulihnya seluruh infrastruktur BTS, aktivitas komunikasi masyarakat NTT diharapkan kembali normal.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi proses pemulihan NTT pascagempa, baik dari sisi infrastruktur telekomunikasi maupun pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, hingga kondisi wilayah benar-benar pulih dan kembali kondusif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User