Sep 02, 2026
Politik

Kericuhan Tarkam Bogor, Polisi Mediasi

Kericuhan antara pemain dan penonton dalam pertandingan sepakbola antar kampung (tarkam) di Kabupaten Bogor terjadi pada Minggu, 23 April 2023, sekitar pukul 16.00 WIB. Insiden tersebut berlangsung si...

Kericuhan Tarkam Bogor, Polisi Mediasi

Kericuhan antara pemain dan penonton dalam pertandingan sepakbola antar kampung (tarkam) di Kabupaten Bogor terjadi pada Minggu, 23 April 2023, sekitar pukul 16.00 WIB. Insiden tersebut berlangsung singkat dan berhasil diredam setelah aparat kepolisian dari Polres Bogor melakukan mediasi di lokasi kejadian.

Kronologi Kericuhan

Berdasarkan keterangan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) setempat, Komisaris Polisi (Kompol) Andi Prasetyo, kericuhan bermula ketika wasit memberikan keputusan yang dianggap kontroversial oleh salah satu tim. Sejumlah pemain dan penonton dari kedua kubu terlibat adu mulut yang kemudian berkembang menjadi saling dorong. "Kericuhan terjadi antara pemain dan penonton. Namun, berlangsung hanya beberapa saat sebelum situasi kembali kondusif," ujar Kompol Andi Prasetyo dalam konferensi pers di Mapolsek, Senin, 24 April 2023.

Pertandingan tarkam tersebut mempertemukan tim dari Desa Cibinong dan Desa Cilebut di Lapangan Sepakbola Desa Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Acara digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Desa Cibinong. Sekitar 200 penonton hadir menyaksikan laga yang berlangsung sengit sejak babak pertama.

Langkah Mediasi Polisi

Menindaklanjuti insiden tersebut, Polres Bogor segera mengerahkan personel untuk mengamankan lokasi dan memisahkan kedua kubu. Polisi melakukan mediasi dengan mempertemukan perwakilan pemain, panitia, dan tokoh masyarakat setempat. "Kami menggelar Rapat Koordinasi dengan semua pihak untuk memastikan tidak ada lagi gesekan. Mediasi berjalan lancar dan kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan," tegas Kompol Andi Prasetyo.

Dalam mediasi yang berlangsung sekitar dua jam, disepakati bahwa keputusan wasit bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Panitia pertandingan juga berjanji akan mengevaluasi sistem pengamanan untuk mencegah kericuhan serupa di masa mendatang. "Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan. Sepakbola adalah hiburan, bukan ajang untuk memicu konflik," tambah Kapolsek.

Dampak dan Respons Masyarakat

Akibat kericuhan, pertandingan sempat dihentikan selama 15 menit. Tidak ada korban luka serius, namun beberapa penonton mengalami memar ringan akibat desak-desakan. Panitia memutuskan untuk melanjutkan pertandingan setelah situasi dinyatakan aman oleh polisi. Tim Desa Cibinong akhirnya menang dengan skor 2-1 atas Desa Cilebut.

Kepala Desa Cibinong, Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa pihaknya akan memperketat pengawasan pada acara serupa. "Kami akan bekerja sama dengan Polres Bogor untuk menyediakan petugas keamanan tambahan. Ini menjadi pelajaran berharga bagi kami agar kegiatan olahraga tetap berjalan damai," ujarnya.

Sejumlah warga yang hadir mengaku lega dengan respons cepat polisi. "Kami khawatir kericuhan meluas, tapi alhamdulillah polisi sigap. Mediasi membuat semua pihak sadar bahwa kekerasan tidak menyelesaikan masalah," kata Rudi, seorang penonton asal Desa Cilebut.

Evaluasi Keamanan Pertandingan Tarkam

Polres Bogor berencana mengeluarkan surat edaran kepada seluruh penyelenggara tarkam di wilayah hukumnya. Edaran tersebut akan memuat standar keamanan minimum, termasuk keberadaan petugas pengamanan dari kepolisian atau satuan pengamanan swakelola. "Kami tidak ingin kejadian serupa terulang. Tarkam adalah bagian dari budaya olahraga masyarakat, dan harus dijaga kondusivitasnya," ujar Kompol Andi Prasetyo.

Berdasarkan data Polres Bogor, selama tahun 2023 tercatat tiga insiden kericuhan dalam pertandingan tarkam. Dua di antaranya berhasil diselesaikan melalui mediasi, sementara satu kasus berujung pada laporan polisi karena adanya penganiayaan. "Kami terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya sportivitas. Hukum tetap berlaku jika ada pelanggaran pidana," tegas Kapolsek.

Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga juga menyatakan akan mendukung upaya kepolisian. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor, Dedi Mulyadi, mengatakan bahwa pihaknya akan menggelar sosialisasi tentang tata tertib pertandingan di setiap kecamatan. "Kami bersama Polres Bogor akan memastikan setiap turnamen memiliki protokol keamanan yang jelas," pungkasnya.

Dengan mediasi yang berhasil, situasi di Lapangan Sepakbola Desa Cibinong kembali normal. Pertandingan tarkam dijadwalkan berlanjut pada pekan depan dengan pengamanan yang lebih ketat. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User