Kemensos Dirikan Puluhan Tenda dan Salurkan Sembako untuk Korban Gempa Manggarai

Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan penanganan dampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terus berjalan dengan mendirikan puluhan tenda pengungsian, membuka da...

Kemensos Dirikan Puluhan Tenda dan Salurkan Sembako untuk Korban Gempa Manggarai

Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan penanganan dampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terus berjalan dengan mendirikan puluhan tenda pengungsian, membuka dapur umum, serta menyalurkan paket sembako kepada warga terdampak pada Kamis, 20 Agustus 2026. Langkah ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar pengungsi pascagempa.

Gempa bumi yang melanda Kabupaten Manggarai dan sekitarnya memaksa sebagian warga meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Berdasarkan laporan yang dihimpun dari posko tanggap darurat, guncangan tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, sehingga keluarga terdampak tersebar di beberapa titik pengungsian.

Kemensos menindaklanjuti kondisi itu dengan mengerahkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan pendamping sosial untuk melakukan asesmen serta pendataan keluarga terdampak. Koordinasi penanganan dilakukan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kabupaten Manggarai, TNI, dan Polri dalam rapat koordinasi tanggap darurat.

Anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan sosial turut memantau perkembangan penanganan bencana di Manggarai. Komisi VIII menyatakan dukungannya terhadap percepatan penyaluran bantuan serta meminta Kemensos memastikan pendistribusian tenda dan sembako tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu.

Pendirian Puluhan Tenda Pengungsian

Kemensos telah mendirikan puluhan tenda pengungsian di sejumlah lokasi untuk menampung warga yang rumahnya rusak akibat gempa. Tenda-tenda tersebut disiapkan guna memastikan para pengungsi memiliki tempat berlindung yang layak selama masa tanggap darurat.

Selain tenda, Kemensos membuka dapur umum untuk melayani kebutuhan makan para pengungsi setiap hari. Dapur umum dioperasikan oleh petugas bersama relawan dengan menu yang disesuaikan kebutuhan gizi keluarga pengungsi, termasuk ibu hamil, anak-anak, dan lanjut usia. Dapur umum juga menyediakan makanan tambahan bagi balita, dengan ketersediaan bahan pangan yang dijamin melalui suplai logistik dari gudang daerah dan pusat.

Pendirian tenda dan pengoperasian dapur umum dilakukan di titik yang mudah dijangkau warga. Kemensos menyiagakan petugas di lapangan untuk memastikan pelayanan berjalan lancar dan bantuan tepat sasaran.

Penyaluran Sembako dan Suplai Logistik

Sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar, Kemensos menyalurkan paket sembako kepada kepala keluarga terdampak. Setiap paket berisi beras, minyak goreng, gula pasir, dan kebutuhan pokok lainnya. Distribusi dilakukan bertahap agar seluruh warga terdampak memperoleh bantuan.

Kemensos juga melakukan suplai logistik secara berkelanjutan ke lokasi pengungsian. Pendistribusian menyesuaikan hasil asesmen di lapangan sehingga bantuan dapat menjangkau keluarga yang paling membutuhkan. Proses penyaluran melibatkan pemerintah daerah dan relawan setempat guna memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat, dengan pendataan penerima manfaat yang melibatkan aparat desa dan perangkat kewilayahan.

Respons Cepat dan Rencana Pemulihan

Menteri Sosial menegaskan bahwa pemerintah memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak gempa di Manggarai terpenuhi selama masa tanggap darurat. Penanganan dilakukan melalui pendekatan terpadu yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

"Pemerintah memastikan kebutuhan dasar warga terdampak gempa di Manggarai terpenuhi. Kami menindaklanjuti hasil rapat koordinasi dengan mempercepat penyaluran tenda, sembako, dan layanan dapur umum hingga kondisi warga kembali pulih," tegas Menteri Sosial dalam keterangan resminya.

Kemensos menyatakan akan terus berkoordinasi dengan BNPB dan pemerintah daerah untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana. Selain pemenuhan kebutuhan dasar, pemerintah menyiapkan layanan pendampingan psikososial bagi pengungsi, khususnya anak-anak dan lanjut usia yang terdampak secara psikologis.

Untuk tahap selanjutnya, Kemensos bersama pemerintah daerah menyusun rencana pemulihan jangka menengah, termasuk penanganan rumah warga yang mengalami kerusakan. Keputusan terkait mekanisme perbaikan rumah akan ditetapkan setelah proses asesmen dan verifikasi data selesai dilakukan di lapangan, berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang penanggulangan bencana.

Kemensos mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Bantuan akan terus disalurkan hingga seluruh kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi dan situasi di Kabupaten Manggarai kembali kondusif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User